
Keterangan:
[] \= Tanda sistem berbicara
{} \= Tanda afifa yang berbicara kepada sistem dalam pikiran
Sudah beberapa menit berlalu,mereka masih berada pada posisi saling berpelukan.
Afifa yang melihat mobil dan motor yang berlalu lalang di jalan dengan banyak pengendara yang melihat mereka berdua dengan penasaran membuatnya menjadi malu. Afifa mencoba mendorong tubuh nathan untuk melepaskan dirinya dari pelukannya.
Nathan yang merasakan afifa mencoba melepaskan diri dari pelukannya langsung mengeratkan pelukannya di tubuh afifa.
Afifa yang tidak bisa melepaskan diri dari pelukan nathan hanya pasrah, dia mencoba memohon kepada nathan : "Nathan!,bisakah kau melepaskan ku?!. Kita diliatin banyak orang!,"bisik afifa pelan di telinga nathan .
Nathan yang merasakan rasa panas yang berhembus di telinganya membuat telinganya menjadi memerah. Wajahnya yang berwarna sawo matang kini sudah dilapisi oleh warna merah . Mata nathan yang lembut semakin dalam. Melihat afifa yang bersikeras , nathan dengan enggan melepaskan afifa dari pelukannya.
Merasakan nathan melepaskan tubuhnya, afifa langsung memundurkan tubuhnya menjauh dari nathan. Afifa menatap nathan dengan waspada .
Nathan yang ditatap oleh afifa seperti itu, hanya terkekeh geli.
Melihat nathan yang tersenyum melihatnya, afifa mengerenyitkan keningnya. Kenapa protagonis laki-laki tertawa tiba-tiba?. Apakah dia sudah gila!?.
{Sistem!, protagonis laki-laki sudah menjadi gila!!. Apakah tugasku dibatalkan?!..Soalnya protagonis laki-laki sudah tidak waras lagi sekarang!!. Wajah Serius.jpg.}
Mendengar ucapan tuan rumahnya, sistem hanya mendengus malas. Apakah tuan rumahnya berpikir dia bodoh untuk percaya dengan alasannya yang tidak masuk akal ini!!.
Sistem ini sangat pintar Oke!!.
Sistem hanya diam tanpa merespon ucapan tuan rumahnya yang bodoh ini. Ingin melalaikan tugas?,oh, tidak bisa!.
Afifa yang tidak mendengar respon sistemnya hanya mendengus kesal.
{Dasar sistem tidak berguna!!,.Sistem bodoh!!!,.}upat Afifa kepada sistem.
__ADS_1
Mendengar upatan tuan rumahnya, sistem hanya pura-pura tuli dan tidak mempedulikan tuan rumahnya yang sedang marah. Dia langsung mengaktifkan mode offline lagi untuk melanjutkan menonton drama Korea favoritnya. Daripada mendengarkan tuan rumahnya yang menyebalkan, lebih baik menonton wajah oppa-oppa yang tampan saja agar otak sistem lebih encar. Karena menurut para ahli, sering melihat wajah pria tampan dapat membuat otak kita menjadi lancar. Jadi sistem harus lebih sering melihat wajah oppa-oppa yang tampan agar otak sistem menjadi pintar dan tidak ketularan kebodohan tuan rumahnya!!.heheh(^•^).
"Kenapa kau menatapku seperti itu?!!!,"tanya afifa dengan kesal.
Mendengar pertanyaan afifa, nathan mendekatkan tubuhnya dan mengulurkan tangannya ke pinggang afifa dan menariknya hingga membentur tubuhnya.
Afifa yang tiba-tiba ditarik langsung terkejut, dia menengadahkan kepalanya dan menatap nathan dengan dengan mata bulat dan besarnya semakin besar karena terkejut membuatnya sangat imut.
Nathan yang melihat ekspresi afifa yang sangat imut menjadi gemas. Dia tidak bisa menahan dirinya dan langsung mengulurkan tangannya ke pipi tembem afifa dan mencubitnya.
"Ya!!,apa yang kamu lakukan?!!,"tanya afifa dengan marah kepada nathan.
Nathan yang melihat afifa marah, membuatnya lebih menggoda afifa. Dia terus mencubit dan menggosok pipi tembem afifa dengan gemas.
Afifa yang diperlakukan seperti ini oleh nathan mejadi sangat marah. Wajahnya yang putih kini sudah dilapisi dengan warna merah seperti kepiting rebus . Afifa benar-benar sangat kesal saat ini, dia menatap nathan dengan galak dengan bibirnya ranumnya yang maju menjadi semakin imut. Bukannya takut, nathan malah ketagihan menggoda afifa.
"Kenapa bisa ada perempuan seimut ini di dunia!!!,"pikir nathan dalam hati.
Afifa tahu tugasnya adlah membuat protagonis laki-laki mencintainya. Tapi jika protagonis laki-laki nya seperti ini, afifa benar-benar enggan melakukan tugasnya. Protagonis laki-laki di dunia ini sungguh menyebalkan!!!!!.
Melihat afifa yang sudah sangat marah, nathan berhenti menggodanya. Dia tidak mau jika perempuan yang dia cintai ini lebih membenci dirinya : " Kamu mau kemana?,"tanya nathan kepada afifa.
Afifa yang mendengar pertanyaan nathan hanya mendengus kesal tanpa menjawab.
"..."Dia pikir dia siapa?!!. Sudah membuatku marah, kini bertanya pada dirinya.
Melihat afifa yang diam tanpa meresponnya, nathan hanya menggaruk tekuk belakang kepalanya yang tidak gatal tanpa daya.
" Mau aku antar ke tempat tujuan ?hmm?,"tanya nathan dengan nada yang sangat lembut .
Mendengar tawaran nathan ,afifa masih diam dan langsung melangkahkan kaki pergi meninggalkan nathan.
Melihat afifa yang pergi berjalan meninggalkan dirinya, nathan langsung berjalan menyusul afifa. Karena perbedaan tinggi badan membuat nathan sangat mudah menyusul afifa. Nathan langsung mengulur tangannya menangkap tangan mungil afifa dan menghentikannya.
__ADS_1
Afifa yang dihentikan oleh nathan menjadi sangat kesal : " Kenapa sih kamu terus menggangguku?!!,"teriak afifa dengan marah.
Afifa benar-benar sangat kesal sekarang ini. Protagonis laki-laki sejak tadi terus mengganggu dirinya. Apakah dia tidak merasa kalau dia sangat menyebalkan!!.
Nathan yang mendengar afifa yang berteriak marah kepada dirinya langsung terdiam. Nathan menundukkan kepalanya dan melepaskan tangannya. Suasana tiba-tiba menjadi hening.
[Tuan rumah, kamu mungkin sudah keterlaluan kepada protagonis laki-laki.]ucap sistem kepada tuan rumahnya.
Mendengar ucapan sistem, afifa langsung tenang. Afifa tersadar bahwa dirinya sudah sangat keterlaluan. Afifa menundukkan kepalanya merasa bersalah. Dia seperti anak sekolah dasar yang telah melakukan kesalahan. Afifa mengulurkan tangannya dan memegang tangan nathan dengan lembut : " Maaf!,"bisik afifa pelan.
Mendengar ucapan afifa , nathan yang sedang menundukan kepalanya tersenyum penuh kemenangan di bibirnya. Sebenarnya dia tidak sedih ataupun marah dengan ucapan afifa, malah dia sangat senang melihat afifa yang menunjukkan ekspresi marah , karena menurutnya wajah marah afifa sangat imut membuatnya sangat gemas melihatnya.
"Maaf ya?!!,"ucap afifa lagi kepada nathan.
Nathan langsung membuat ekspresi sedih di wajahnya agar perempuannya kasihan pada dirinya. Dia sangat suka melihat perempuannya menjadi khawatir pada dirinya.
Melihat ekspresi nathan yang sedih, afifa menjadi semakin merasa bersalah.
Melihat tuan rumahnya mulai melunakkan hatinya pada protagonis laki-laki, sistem langsung menambahkan bahan bakar agar tuan rumahnya lebih merasa bersalah.
[Tuan rumah, sebenarnya protagonis laki-laki sangat menyedihkan. Dia tidak disayangi dan dipedulikan oleh orang tuanya, dan kini tuan rumah juga membencinya. Wajah sedih.jpg] Sistem menunjukkan ekspresi sedih dengan air mata buatan yang mengalir .
Afifa yang mendengar ucapan sistem menjadi lebih merasa bersalah. Dia tidak bermaksud seperti itu oke?!.
Afifa mengulurkan tangannya dan menangkup wajah nathan : "Maafkan semua yang kukatakan padamu. Aku akan melakukan apapun agar kamu bisa memaafkan ku!,"ucap afifa dengan lembut.
Mendengar ucapan afifa, nathan langsung menampilkan ekspresi senang.
melihat ekspresi senang di wajah nathan, afifa menjadi lega. Tapi di detik berikutnya, saat dia mendengar permintaan nathan. Afifa langsung terkejut.
"Karena kamu berjanji akan melakukan semua yang aku minta, maka aku ingin kamu menjadi kekasihku!,"ucap nathan kepada afifa .
"Apa!!!!(°∆°)"
__ADS_1