
Keterangan:
[] \= Tanda sistem berbicara
{} \= Tanda afifa yang berbicara kepada sistem dalam pikiran
Merasakan tubuh nathan yang kaku, afifa langsung senang. Dia memundurkan tubuhnya dan menatap nathan dengan senyum bangga di bibirnya seperti seekor kucing yang menatap bangga kepada pemiliknya.
Nathan menatap afifa dengan mata yang dalam dan intens. Tubuhnya sudah mendidih kerena ulahnya. Walaupun nathan mencoba untuk tenang , tetapi reaksi psikologis masih ada dalam dirinya. Melihat afifa yang tidak sadar dengan apa yang dia lakukan, membuat dirinya tak berdaya. Apakah dia tidak memikirkan konsekuensi melakukan itu?!!.
Awalanya, nathan memiliki rasa kasih sayang yang tak dapat dijelaskan kepada afifa saat pertama kali melihatnya, tapi semakin dia dekat dengannya, membuat nathan tak dapat menahannya dirinya untuk menjadikan afifa menjadi miliknya.
Melihat nathan yang terdiam, afifa mencari kesempatan melarikan , saat melihat dia celah, afifa langsung berlari keluar dari kelas meninggalkan nathan sendiri.
Nathan yang melihat sosok afifa yang telah pergi, hanya menggelengkan kepalanya tak berdaya. Dia mengacak rambutnya dengan kasar dan terkekeh geli memikirkan Kelakuan kucing kecilnya yang melarikan diri setelah merayunya.
Afifa yang sudah berlari jauh, menolehkan kepalanya ke belakang untuk melihat apakah protagonis laki-laki bajingan itu mengikutinya. Saat dia merasa bahwa dirinya aman. Afifa dengan senang hati menyenandungkan lagu dengan bahagia sambil berjalan keluar sekolah.
{Sistem!,sistem!, Aku sudah membuat protagonis laki-laki menjadi kesal. Heheh(^•^)"ucap afifa dengan bangga kepada sistem 174 sambil menyombongkan prestasinya.
Sedangkan sistem yang mendengar ucapan tuan rumahnya hanya mendengus malas :[ Apakah tuan rumahnya tidak tahu jika dia telah merayu protagonis laki-laki. Untung saja tuan rumahnya yang bodoh ini tidak di makan.(-_-)]ucap sistem dalam hatinya.
Tanpa mempedulikan sistem yang tidak meresponnya, afifa dengan bahagia melangkahkan kakinya menuju mobil ayahnya yang sudah menjemputnya.
Setelah memasuki mobil, Afifa tersenyum kepada ayahnya.
Melihat anak perempuan cantiknya ini yang tersenyum senang membuat yanto menjadi penasaran .
"Anak papa, kenapa senyum-senyum sendiri?,apakah ada yang menarik di sekolah hari ini??,"tanya yanto dengan penasaran kepada anak gadisnya.
Mendengar pertanyaan ayahnya, afifa hanya tersenyum manis dengan misterius :"heheh(^•^),iya papa . Aku mengalami banyak hal yang menarik hari ini,"jawab afifa dengan ceria.
Mendengar Jawaban anaknya, yanto hanya tersenyum. Merekapun mengendarai mobil menuju rumah.
Sisi lain
Nathan saat ini berjalan ke rumah sakit jiwa menemui wanita yang dia sayangnya.
__ADS_1
Rumah sakit jiwa mawar
Nathan sedang duduk di atas kursi dengan perasaan yang gugup dan canggung.
Langkah kaki seorang wanita menghampiri nathan dan duduk di depan kursi nathan. Dia memberikan air kepada nathan dan bertanya lembut : "kamu beneran nggak mau makan?."
Mendengar pertanyaan seorang wanita yang merupakan ibu kandungnya ,nathan menjawab dengan lembut : " Nggak ma, aku tadi sudah makan di jalan." Sambil meminum air yang diberikan ibunya.
"Mama bikin sup loh, kesukaan kamu."bujuknya lagi kepada nathan.
"Tidak ma."tolak nathan lagi.
Wanita itu menatap nathan dengan senyum yang hangat dan bertanya : " eh, bagaimana perasaan kamu niel saat pertama kali masuk SMA?. Bisa beradaptasi dengan baik kan?!."
Mendengar pertanyaan ibunya, nathan hanya tersenyum: " Iya ma, daniel bisa beradaptasi dengan baik."
Mendengar jawabannya anak kesayangannya ini, senyum hangat wanita itu semakin merekah.
Nathan sudah terbiasa dengan ibunya yang mengganggap dirinya sebagai saudara kembarnya daniel, yang telah lama meninggal . Dia rela jika ibunya tidak pernah menganggap dirinya, yang dia inginkan agar ibunya bahagia dan cepat sembuh.
"Daniel harus belajar yang rajin ya agar bisa membanggakan mama, jangan seperti saudaramu yang mirip dengan ayahmu, sama-sama bajingan."ucap wanita itu kepada nathan.
"Iya ma!. Ma, daniel pergi dulu ya karena ada tugas yang belum selesai daniel kerjakan."ucap nathan memberi alasan.
Wanita itu yang mendengar ucapan anak nya , hanya tersenyum.
"Hati-hati di jalan ya!."
"Iya ma,"jawab nathan sambil mencium punggung tangan ibunya.
Melihat ibunya yang dibawa ke kamar oleh perawat, nathan langsung pergi keluar dan mengendarai motor nya meninggalkan panti jompo.
Suara angin yang menderu terdengar dari telinga nathan, malam yang gelap dan dingin menyelimuti tubuhnya membuat nathan merasakan rasa dingin sampai ke hatinya.
Nathan tak tahu , hatinya sudah lama diselimuti oleh rasa tidak aman dan tidak memiliki. Dia sudah lama merasakan rasa kesendirian. Orang-orang yang berada di sisinya di masa lalu sudah pergi satu persatu.
Nathan mengendarai motornya dengan kecepatan 60km/jam.
__ADS_1
Sisi lain
Afifa saat ini sedang berada di supermarket di dekat rumahnya.
Rumahnya berada di jalan raya dan supermarket berada di samping melewati dua rumah lagi dari rumahnya.
Saat afifa sedang berjalan ke supermarket, tiba-tiba ada motor yang berhenti di depannya. Afifa tidak mempedulikannya, dia terus berjalan ke depan menuju supermarket. Saat dirinya melewati motor itu, tangannya tiba-tiba digenggam oleh seseorang membuat afifa menolehkan kepalanya dan menatap orang aneh yang tiba-tiba menghentikannya.
Afifa merasakan takut dihatinya.
{Sistem!, sistem!, tolong aku!!. Ada orang jahat yang ingin melakukan sesuatu padaku!!!.wajah takut.jpg}
Teriak afifa meminta tolong kepada sistem nya.
Mendengar teriakan tuan rumahnya, sistem juga khawatir.[Tuan rumah, biarkan sistem mengambil alih tubuhmu. Sistem akan mengaktifkan seni bela diri kung Fu panda yang sering di tonton sistem]
Mendengar ucapan sistem, afifa yang ingin menganggukkan kepalanya langsung terkejut saat orang aneh itu melepaskan helm dari kepalanya.
Afifa langsung terkejut bahwa nathan lah yang menghentikan dirinya. Afifa menghela nafas lega dan menatap nathan dengan kesal.
"Ternyata kamu !,bikin aku takut tahu!!."ucap afifa dengan suara keras.
Mendengar ucapan afifa, nathan hanya menampilkan senyum di bibirnya tanpa rasa bersalah. Nathan turun dari motor dan mendekati tubuh afifa, dia menatap wajah afifa dengan dalam dan mengulurkan tangannya memeluk tubuh afifa . Saat merasakan rasa hangat yang berasal dari tubuh afifa, nathan merasakan rasa hangat dihatinya.
Sepertinya,hatinya yang sudah kosong kini telah diisi penuh, yang membuatnya merasakan rasa puas yang tak terkatakan.
Ternyata memiliki seseorang yang bisa membuat hatinya merasakan rasa hangat sangat luar biasa. Dan dia ingin selamanya seperti ini.
Ding...
[Nilai cinta Nathan: +10
Total nilai cinta : 95/100
(Keterangan : Hatiku sepertinya sudah terisi penuh sekarang)]
Afifa yang ingin memberontak dan melepaskan diri dari pelukan nathan langsung terdiam. Afifa tidak tahu kenapa, protagonis laki-laki yang dia temui ini terlihat sangat menyedihkan!.
__ADS_1
"Apa yang aku pikirkan!!!!,"pikir afifa dengan kesal kepada perasaan yang aneh ini.