Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku

Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku
Dilan 11


__ADS_3

Keterangan:


[] \= Tanda sistem berbicara


{} \= Tanda emalia yang berbicara kepada sistem dalam pikiran


Hari ini adalah hari rabu, saat ini sedang  jam istirahat.


Semua anak-anak dikelas telah keluar  kelas untuk melakukan rutinitasnya masing-masing.


Saat ini emalia dan dilan masih berada di dalam kelas, dengan  beberapa siswa siswi lainnya yang masih berada  dikelas.


Melihat kekasihnya yang sedang sibuk mengerjakan tugas, emalia yang bosan mengganggu kekasihnya dan selalu membuat masalah di sampingnya.


Dilan tanpa daya meremas pipi tembem kekasihnya : “ Jangan buat masalah, jika aku belum selesai mengerjakan tugas ini , maka kita tidak akan pergi ke kantin untuk makan!.”


“Kalau begitu aku akan pergi ke kantin sendiri!,”jawab emalia tidak takut mendengar ancaman kekasihnya, dia masih dengan senantiasa mengganggu kekasihnya dan terus menyodok bahunya, menyodok pipinya ,menyodok pinggang , perut dan pahanya.....tertawa..


“Hehehehe (^∆^)”


Dilan tak berdaya melihat kelakuan kekasihnya yang terus mengganggu dirinya, saat dia hampir kehabisan waktu seringkali dia menangkap tangan mungil kekasihnya atau hanya tanpa daya membiarkan apapun yang dilakukan kekasihnya pada dirinya. Terkadang dia berhenti, menoleh ke arah emalia , mencubit pipi tembemnya sebentar dan menggosok surau hitamnya  sebentar sampai rambut lembutnya menjadi kacau hingga terlihat rambutnya menjadi sedikit berantakan. Melihat hasil mahakarya, dilan akan merasa sangat puas.


Setelah beberapa menit kemudian, dilan sudah menyelesaikan semua tugasnya. Dia menoleh ke samping untuk mengajak kekasihnya ke kantin, tapi yang dia lihat adalah kekasihnya yang tertidur dengan tangan yang menumpu kepalanya di meja.


Melihat wajah tenang kekasihnya, hatinya menjadi lembut. Dilan melihat sebentar wajah tidur kekasihnya dan berjalan pergi ke kantin untuk membeli makanan untuk kekasihnya agar tidak kelaparan.


Sudah beberapa menit berlalu, mata indah emalia yang tertutup kini telah terbuka. Saat dia membuka matanya, dia tidak melihat kekasihnya  di sampingnya. Emalia langsung melihat ke sekeliling untuk mencari keberadaan kekasihnya.


Dia menoleh ke kanan kiri untuk mencari keberadaan kekasihnya, tapi dia tidak menemukannya.


Emalia langsung bingung . Kemana kekasihnya pergi!?.


{Sistem!,kemana kekasihnya pergi????}


[Protagonis laki-laki sedang pergi ke kantin  membelikan makanan untuk tuan rumah!]


Mendengar jawaban sistem, emalia hanya diam. Dia dengan tenang menunggu kekasihnya kembali ke kelas.


Sudah beberapa menit berlalu, tapi kekasihnya belum juga datang. Waktu di jam dinding kelas telah menunjukkan jam 13.25 , tinggal 5 menit lagi waktu pelajaran akan dimulai dan jam istirahat akan berakhir.


“Dilan kemana sih?!!, Sampai sekarang belum datang juga.”ucap emalia sambil melihat ke arah pintu masuk kelas.


Dia langsung berdiri dari kursi dan berjalan keluar kelas untuk menemui kekasihnya.Dia khawatir mungkin terjadi sesuatu.Dia sudah sampai di lorong kelas dan menuju ke kantin, tapi saat di sudah sampai di kantin, dia tidak melihat keberadaan kekasihnya.

__ADS_1


Dia melihat ada Vian yang berada di sana, emalia langsung berjalan mendekati Vian.


“Vian!, Dimana dilan?,”tanya emalia kepada Vian.


Vian yang mendengar pertanyaan emalia menunjukkan ekspresi gugup.


Melihat Vian yang gugup , emalia bertanya lagi : “Dimana kekasihku sekarang?!,”


Vian dengan ragu mengatakannya kepada emalia. Setelah berpikir beberapa detik,Vian dengan ragu berkata kepada emalia : “ Dilan ada di UKS sekarang.”


Mendengar jawaban Vian, emalia  terkejut dan langsung berlari ke UKS.


UKS sekolah


Saat emalia memasuki UKS, dia melihat Dilan kekasihnya bersama seorang perempuan yang ternyata  milea yang merupakan protagonis wanita.Dia melihat Protagonis wanita sedang mengobati Wajah dilan yang babak belur .


Saat emalia ingin keluar dari UKS, dilan yang melihat kekasihnya masuk langsung menepis tangan milea yang akan mengobati wajahnya.


“Sayang!.”


Mendengar panggilan dilan, emalia langsung berlari keluar dari UKS tanpa menghiraukan panggilan dilan.


Dilan yang melihat kekasihnya berlari meninggalkannya langsung berdiri dari tempat tidur dan berlari mengejar kekasihnya.


Dia tidak peduli dengan rasa sakit yang dirasakan pada wajah dan tubuhnya. Yang ada di pikirannya sekarang adalah bagaimana agar kekasihnya tidak marah kepada dirinya.


Dilan dengan sekuat tenaga mengejar emalia, tapi dia tidak melihat bayangan kekasihnya lagi.


Saat dia datang ke kelas, dia masih tidak menemukan kekasihnya.


“Kenapa wajah kamu dilan?,”tanya pak guru kepada dilan.


“”saya habis dikeroyok orang pak, bisa saya izin pulang?!.”


Mendengar alasan dilan, pak guru langsung memberi izin.


Sebelum keluar kelas ,dilan bertanya kepada teman kelas tentang kekasihnya.


Tapi  jawabannya yang dia dapatkan adalah bahwa kekasihnya izin pulang karena dia sakit. Mendengar itu, dia langsung keluar dari kelas dan pergi ke tempat parkir mengambil motornya dan pergi ke villa emalia.


Villa


Emalia saat ini berada di kamarnya, dia dengan malas merebahkan tubuhnya di atas kasur tanpa mengganti bajunya.

__ADS_1


Melihat keadaan tuan rumahnya yang lesu, sistem mencoba membujuk tuan rumahnya : [Tuan rumah!, Mungkin protagonis wanita tidak sengaja melihat kekasih tuan rumah terluka dan membantu mengobatinya.]


Mendengar ucapan sistem, emalia hanya diam tanpa mengeluarkan suara.


Melihat tuan rumahnya yang masih berada dalam mood yang buruk tanpa menjawab dirinya, sistem langsung mengaktifkan mode diam untuk membuat tuan rumahnya menjadi tenang.


[Mode diam diaktifkan]


Emalia menatap langit-langit kamar, merenungkan kejadian tadi. Dia benar-benar cemburu melihat Protagonis wanita dan kekasihnya bersama. Bukankah kekasihnya bisa suruh temannya untuk memanggil dirinya agar dirinya yang mengobati luka ditubuhnya?!. Kenapa harus protagonis wanita yang menemani dan mengobatinya?!!.Apakah dia tidak menganggap dirinya sebagai seorang kekasih?!.


“Dasar laki-laki jahat!!!, protagonis laki-laki bajingan!!!!!,aku tidak mau lagi bertemu dengannya!!.”bangun dari tempat tidur dan mengangkat tangannya yang mengepal tinggi-tinggi dan berkata : “ Mulai sekarang, aku, emalia Anandita tidak akan pernah mau bertemu dan berbicara dengan laki-laki jahat itu!!,’ucapnya dengan suara lantang.


(V:Untung kamar emalia kedap suara jadi tidak ada yang bisa mendengarnya.)


Sisi lain


Dilan sudah sampai di depan villa emalia. Dia turun dari motor dan mengetuk pintu rumah emalia.


Tok..tok..tok...


“Assalamualikum.”


Mendengar panggilan dari pintu, bik darti yang sedang berada di dapur langsung berlari ke depan untuk membuka pintu.


Klik


“den!!?.”


Melihat pintu yang dibuka oleh bik darti, dilan langsung bertanya : “ Bik darti!, emalia nya ada?.”


“non emalia nya ada den.”


“Bisa panggilkan bik, bilang dilan ada di depan.”


“Iya den.” Bik darti langsung masuk ke villa lagi dan menuju ke kamar nona nya


Tok..tok.tok..


“Non, ada den dilan di depan mencari enon!,”panggil bik darti di depan pintu.


Mendengar ucapan bik darti, emalia langsung menolak : “ Bilang aja ke dia kalau aku udah tidur bik!.”


“Tapi non ,den dilan udah nunggu di depan.”ucap bik darti.

__ADS_1


“aku lagi gak mau ketemu dia bik!.”balas emalia lagi.


Mendengar ucapan non nya, Bik darti langsung pergi ke keluar. Melihat hanya bik darti yang keluar, dilan langsung tahu kalau kekasihnya tidak mau bertemu dengan dirinya.


__ADS_2