
Keterangan:
[] \= Tanda sistem berbicara
{} \= Tanda afifa yang berbicara kepada sistem dalam pikiran
" Jika kamu berani menggangguku lagi ,maka aku akan menggigit mu , huh!!!." ancam afifa sambil tersenyum sombong ke arah nathan. Afifa sangat bahagia bisa melampiaskan rasa kesalnya di dalam hati.
"Afifa dilawan!!, hehehe (^•^)."
Nathan yang melihat tingkah afifa yang sangat imut langsung dibuat gemas karenanya. Nathan langsung mendekati afifa .
Afifa yang melihat nathan yang mendekati dirinya langsung mundur hingga punggungnya menyentuh dinding , merasakan dirinya tidak bisa mundur lagi, afifa menatap nathan dengan gugup.
Nathan mengulurkan tangannya dan meletakkannya di sisi kiri dan kanan afifa, membuat tubuh afifa terpenjara dan tak bisa keluar.
Nathan menatap afifa dengan senyum penuh arti . Kali ini, dia akan melaporkan semua yang terjadi dan mengembalikannya lagi.
Afifa menatap waspada ke arah nathan dan berkata dengan marah : " Apa yang kamu lakukan?!!!." Afifa merasakan ada sesuatu yang salah dan mencoba mendorong tubuh nathan untuk melepaskan dirinya. Saat ini afifa merasakan rasa aman yang sangat rendah. Tidak hanya itu, dia tidak dapat menemukan celah untuk melepaskan diri. Apalagi orang membuatnya seperti ini adalah iblis besar yang sangat jahat!!!.
Nathan yang melihat ekspresi waspada afifa kepada dirinya menjadi lebih gencar menggoda afifa.
"Kamu menggigitku, tentu saja aku akan balas menggigit mu kembali!,"ucap nathan sambil tersenyum penuh arti ke arah afifa.
Mendengar perkataan nathan, afifa menjadi gugup. Matanya yang waspada semakin waspada menatap nathan.
"Tap..tapi, kamu yang menyuruhku menggigit dirimu!!,"balas afifa tidak terima.
Nathan tidak menghiraukan penjelasan afifa dan langsung mendekatkan wajahnya ke wajah afifa yang membuat jarak mereka semakin pendek.
Afifa mencoba mendorong tubuh nathan, saat wajah nathan semakin dekat, afifa langsung memalingkan wajahnya ke kiri. Tangannya memukul tangan nathan yang memenjarakan tubuhnya. Perbedaan kekuatan membuat afifa tak berdaya. Dia masih mencoba melepaskan diri walaupun tidak berguna.
Nathan mengulurkan tangannya dan mencekram tangan kanan afifa dan mendekatkannya ke bibirnya.
Afifa yang melihat nathan yang mencekram tangannya merasa gugup. Afifa menutup matanya dengan pasrah menerima rasa sakit yang akan dia rasakan . Beberapa detik berlalu, tangannya yang seharusnya merasakan rasa sakit malah merasakan benda lembut yang menyentuh punggung tangannya. Saat afifa membuka matanya, dia langsung terkejut dan tersipu.
Dia melihat nathan mencium tangannya dengan lembut dan penuh kasih sayang membuat jantung Afifa berdetak sangat kencang.
__ADS_1
Deg...
Jantungnya terus berdetak sangat kencang tanpa berhenti. Pipinya yang putih kini dilapisi oleh rona merah.
Dia tidak pernah berpikir bahwa nathan akan mencium tangannya, dan itu membuat dirinya tersipu malu.
Nathan mengecup punggung tangan afifa dengan lembut seperti sedang menyentuh suatu barang yang sangat berharga dan rapuh.
Sungguh, afifa yang diperlakukan seperti ini menjadi sangat tersipu.
Sistem yang baru saja selesai menonton drakor langsung menghidupkan mode online untuk melihat keadaan tuan rumahnya saat ini.
[Mode online diaktifkan ]
Sistem yang ingin menyapa tuan rumahnya langsung menampakkan ekspresi terkejut melihat protagonis laki-laki mencium tangan tuan rumahnya.
[Apakah aku ketinggalan sesuatu!??. wajah terkejut.jpg]
Sistem benar-benar terkejut melihat situasi yang sangat romantis ini, seperti menonton drama korea secara live rasanya.
[Baru aja kembali, udah jadi bola lampu lagi!. Nasib-nasib(-_-)]
" Kamu,kamu,kamu,..."ucap afifa dengan wajah terkejut.
"Maaf, sepertinya saya belum memiliki posisi untuk ini,"ucap nathan enteng, tapi wajahnya tidak menunjukkan rasa bersalah apapun.
Afifa menatap nathan yang tidak menunjuk ekspresi bersalah apapun menjadi kesal.
"Apakah kau tidak tahu bahwa yang bisa menyentuh tanganku hanya orang yang menjadi kekasihku!!!,"ucap Afifa marah kepada nathan "Bagaimana aku akan mengatakan kepada kekasihku nanti bahwa ada orang asing yang mencium tanganku tanpa izin!!!."
Afifa sangat sedih. Ternyata protagonis laki-laki adalah laki-laki bajingan!!?
{Sistem!,sistem!, protagonis laki-laki adalah bajingan!!. Dia mencium tangan perempuan tanpa izin dan juga tidak menghubungkan dengannya. Aku tidak mau bersama laki-laki bajingan!!!.huhuhu. cry. Jpg}
Mendengar keluhan tuan rumahnya, sistem 174 hanya diam. Dia tanpa daya meladeni tuan rumahnya yang sangat bodoh ini.
"Apakah karena iq tuan rumahnya cuma 40 ya, jadi otak tuan rumah sulit berjalan?"pikir sistem dalam hati mendengar logika tuan rumahnya yang luar biasa .
__ADS_1
"Apakah tuan rumahnya tidak tahu jika protagonis laki-laki menyukai tuan rumah, dan itu alasan kenapa protagonis laki-laki melakukan itu." Tambah sistem lagi dalam hati.
Melihat sistem tidak menjawab keluhannya, afifa merasa sangat dirugikan. "Kenapa sistem tidak menjawabnya?!!,huhuhu.cry.jpg" batin afifa.
Mendengar ucapan afifa, nathan merasakan rasa kesal dihatinya . Dia tidak suka jika perempuan yang sudah dia identifikasi menjadi miliknya menganggap dirinya sebagai orang asing!.
Nathan langsung mengulurkan tangannya dan menangkup pipi afifa dan mendekatkannya ke wajahnya. Dia menatap wajah cantik afifa dengan intens dengan matanya yang penuh dengan afifa : "Apakah aku orang asing bagimu?,"tanya nathan kepada afifa.
Afifa yang mendengar pertanyaan nathan langsung menjawabnya tanpa ragu : " Ya!."
Mendengar jawaban tegas dari afifa, nathan menatap afifa dengan tajam.
Afifa yang ditatap seperti itu oleh nathan menjadi gugup. Afifa tidak tahu kenapa, dia jadi ragu melanjutkan perkataannya.
Nathan mendekatkan wajahnya ke wajah afifa hingga jarak mereka hanya 5 cm : "Jika hanya kekasihmu yang bisa melakukan itu pada dirimu, maka akan akan bertanggung jawab padamu dan menjadi kekasihmu!."ucap nathan dengan nada biasa tapi matanya yang menatap afifa sangat dalam, seperti akan menenggelamkan dirinya ke dalamnya.
Mendengar ucapan nathan , afifa langsung terkejut : " Apa yang kamu maksud?!!."
"Jadi..."mendekatkan bibirnya ke telinga afifa dan berbisik pelan : " Aku ingin kamu menjadi kekasihku!."
Merasakan hembusan nafas panas nathan yang menyembur di telinganya membuat telinga afifa menjadi merah.
Afifa mencoba menjauhkan dirinya untuk menghindari nathan. Rasanya hatinya sangat tidak aman selama berdekatan dengan protagonis laki-laki bajingan yang satu ini!.
[Tuan rumah!, Kamu jangan mau kalah dengan protagonis laki-laki. Masa tuan rumah digoda oleh Protagonis laki-laki terus , dimana harga diri tuan rumah?!!.]ucap sistem mengompori sambil mengangkat tangan imajinernya tinggi-tinggi memberi semangat.
Mendengar ucapan sistem, afifa langsung terbujuk :"Ya!,bagaimana bisa aku kalah dengan protagonis laki-laki!!"ucapnya dengan tegas di dalam hati.
Afifa tidak berusaha menghindari nathan lagi, dia balas menatap nathan dengan senyum yang manis. Afifa mendekatkan bibirnya ke telinga nathan dan meniupnya dengan pelan membuat tubuh nathan seperti tersengat listrik.
Deg...
Jantung yang susah berdetak kencang semakin berdetak kencang.
Ding....
[Nilai cinta Nathan : + 20
__ADS_1
Total nilai cinta : 85/100
(Keterangan : sepertinya jantungku akan meledak.]