
Keterangan:
[] \= Tanda sistem berbicara
{} \= Tanda emalia yang berbicara kepada sistem dalam pikiran
Sudah seminggu lebih emalia masih mengabaikan dan menghindari dilan, hari ini adalah hari jadian 1 bulan mereka tapi emalia masih menghindari dilan.
Dan hari ini juga merupakan hari mereka akan pergi ke Jakarta. sebagai murid yang terpilih , emalia harus pergi ke Jakarta.
Saat ini emalia duduk di kursi kedua belakang di dekat jendela,di sampingnya ada Siska yang merupakan teman sekelasnya.
Dilan yang berada di seberang menatap intens ke arah emalia, dia menatap emalia sebentar dan menundukkan kepalanya dengan sedih karena kekasihnya masih mengabaikan dirinya.Sungguh dia sangat tidak menyukai ini.
Selama di dalam mobil sampai tujuan, emalia tidak menoleh ke arah dilan sedikitpun.
Dilan hanya pasrah melihat kekasihnya yang masih mengabaikan dirinya.
Tanpa dilan tahu bahwa emalia sedang mengobrol dengan sistemnya untuk memantau dirinya.
{Sistem!,.apa yang dilakukan kekasihku sekarang?}
[Tuan rumah, Protagonis laki-laki sedang menatap tuan rumah]
Mendengar jawaban sistem ,hati emalia menjadi senang. Tapi diwajahnya hanya menampakkan wajah tenang yang menatap ke arah jendela.
Jakarta
Setelah sampai di Jakarta, mereka semua dituntun oleh guru untuk mengikuti kegiatan. Setelah semua kegiatan selesai, emalia langsung keluar dari ruangan bersama temannya tanpa menunggu dilan.
Dilan yang melihat kekasihnya langsung pergi meninggalkan dirinya menghela nafas sedih, saat dia akan menyusul kekasihnya, milea yang berada di belakang dilan langsung memegang tangan dilan.
Dilan yang melihat tangannya dipegang oleh seseorang langsung menoleh ke belakang dan melihat wajah perempuan yang sangat tidak dia sukai karena telah membuat kekasihnya marah pada dirinya. Kenapa sih perempuan menyebalkan ini terus mengganggu hubungan dirinya dan kekasihnya?!.
Dilan langsung menepis tangan milea dari lengannya dan pergi meninggalkan milea menyusul kekasihnya.
Milea yang melihat dilan menepis tangannya menjadi kesal, kenapa dilan meninggalkan dirinya?!!. Milea menatap tajam ke arah kepergian emalia.
Sisi lain
{Sistem!, Sedang apa kekasihku saat ini?}tanya emalia kepada sistem di kepalanya.
[Protagonis laki-laki berada di belakangmu tuan rumah, dia mengikuti dirimu sedari tadi.]jawab sistem kepada tuan rumahnya.
Mendengar jawaban sistem, emalia dalam suasana hati yang baik.
Dilan yang berada di belakang emalia, mengikuti setiap langkah kekasihnya. Dia dengan tenang mengikuti kekasihku pergi.
Saat melihat ada kafe, emalia langsung berhenti disini dan membawah temannya untuk duduk.
Dilan yang melihat kekasihnya berhenti di kafe langsung duduk di kursi mengamati kekasihnya sedikit jauh.
"Kamu mau pesan apa sis?,"tanya emalia kepada temannya.
"Aku mau pesan es lemon aja."
Emalia pun langsung memanggil pelayan untuk memesan .
Tidak lama kemudian, terjadi lah keributan di sekitar.
Saat emalia melihat sumber keributan itu, ternyata protagonis wanita sedang bertengkar dengan pacarnya.
Emalia hanya mengamatinya dengan bosan dan lanjut meminum jus alpukat yang sudah diantarkan.
Sedangkan dilan masih dengan senantiasa melihat kekasihnya tanpa peduli dengan apa yang terjadi di sekeliling.
Dia tidak peduli dengan keributan yang terjadi di sekitarnya,yang dia pedulikan hanya bagaimana kekasihnya bisa memaafkan dirinya secepatnya. Dia sungguh tidak tahan merasakan rindu yang sangat berat, dia ingin memeluk tubuh kekasihnya sekarang , merasakan kehangatan dan kenyamanan yang sudah lama tidak dirasakan.
Saat tinggal emalia sendiri sedangkan Siska teman sekelasnya sedang mendekat untuk melihat keributan itu, dilan dengan cekatan langsung menghampiri kekasihnya.
__ADS_1
Melihat dilan yang duduk di sampingnya, emalia hanya mendengus dan menolehkan kepalanya kesamping.
Melihat kekasihnya mencoba mengabaikan dirinya, dilan langsung mengulurkan tangannya menangkup pipi tembem emalia dan menghadapkannya ke arahnya.
"Sayang, bisakah kau berhenti marah padaku sekarang,"ucapnya dengan memohon.
Emalia hanya diam tanpa membalas ucapan dilan. Matanya mencoba menghindari tatapan dilan pada dirinya, dirinya tidak tahan dengan suasana canggung ini.
Melihat kekasihnya mencoba melepaskan tangannya dari pipinya, dilan langsung melepaskan tangannya yang mencekram pipi kekasihnya.
Dilan menghela nafas mencoba menenangkan dirinya, dia langsung memegang tangan kekasihnya dan menariknya pergi dari kafe dengan uang yang sudah dia letakan di atas meja.
Emalia mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman dilan, tapi kekuatannya tidak sebanding dengan dilan sehingga dia dengan pasrah dibawa oleh dilan.
Saat ini mereka telah berada di taman di Jakarta. Mereka berdua duduk di kursi yang ada di taman.
Dilan memegang tangan emalia dengan erat tanpa melepaskannya.
Emalia yang mencoba melepaskan tangannya dari genggaman dilan tapi kekuatan cengkraman dilan menjadi lebih erat sehingga emalia tidak bisa melepaskan nya. Setelah beberapa kali mencoba, emalia masih tidak bisa melepaskan tangannya dari cengkraman emalia.
Emalia berdiri dan ingin pergi, dilan yang memegang tangan emalia juga mengikutinya. Dia tidak pernah melepaskan tangan emalia.
Melihat kekasihnya sangat lengket membuat emalia merasa tak berdaya.
Emalia menoleh ke arah dilan dan berkata : " Baiklah, aku memaafkan dirimu sekarang,jadi bisakah kamu melepaskan diriku?!,"
Mendengar ucapan kekasihnya dilan menjadi sangat senang, akhirnya kekasihnya memaafkan dirinya.
Bukannya tangannya mengendur ,malah dilan tambah erat menggenggam tangan emalia.
Dia menarik tangan emalia dan memeluk tubuh mungil emalia ke pelukannya, kepalanya menyelusup ke tekuk putih emalia. Dia merasakan rasa hangat dan nyaman yang sudah lama tidak dia rasakan.
Sungguh diabaikan oleh kekasihnya adalah hukuman dan siksaan yang sangat berat bagi dirinya.
Stelah kejadian itu, dilan semakin lengket kepada kekasihnya, setiap hari dia memeluk dan memegang tangan kekasihnya tanpa melepaskannya. Dia akan menemani kemanapun emalia pergi.
Melihat kekasihnya semakin lengket pada dirinya membuat emalia tak berdaya. Sedangkan protagonis wanita tidak lagi mengganggu hubungan mereka karena pacarnya telah pindah ke sekolahnya juga untuk bersama dirinya.
Saat dilan meminta restu orang tua emalia, hubungan mereka sempat tidak direstui oleh papi emalia karena tidak rela anak perempuan kesayangannya ini di makan oleh serigala liar di luar.
Tapi karena bujukan dari emalia dan juga istrinya yang ikut membantu, terpaksalah faisal emalia menyetujui hubungan mereka.
Setelah beberapa tahun kemudian mereka lulus SMA, dan saat itulah dilan melamar emalia kepada orang tuanya.
Tapi papi emalia tidak menyetujuinya karena dilan baru lulus SMA dan belum mapan untuk menjadi suami anaknya.
Karena mendengar alasan dari ayah dari kekasihnya, dilan mulai melakukan segala cara untuk bekerja agar dia bisa membuat kehidupan lebih baik untuk kekasihnya.Dilan tidak kuliah tapi dia membuka usaha untuk membuat hidupnya lebih mapan untuk menikahi kekasihnya.
Sedangkan emalia melanjutkan kuliah dengan jurusan pendidikan bahasa Indonesia.
Setelah usaha dilan sudah sukses dan bisa membuka perusahaan dan beberapa cabang di Indonesia.
Dia melamar emalia tepat pada kelulusan wisuda emalia.
Dan dengan usaha keras dan kegigihan nya, mereka berdua direstui oleh papi emalia.
Saat ini adalah hari pernikahan dilan dan emalia.
Emalia dengan gugup duduk di ruangan tempat ruang ganti untuk merias pengantin wanita.
Saat ini dia hanya sendiri di dalam ruangan menunggu acara akan dimulai. Tangannya yang sudah berkeringat karena gugup.
{Sistem!, Seperti nya aku mengidap sindrom pernikahan.}
[Tuan rumah jangan gugup, tuan rumah harus rileks dan menenangkan diri.Tari nafas dalam-dalam!]
Emalia menghirup nafa dalam-dalam dari hidungnya.
[Keluarkan!]
__ADS_1
"Hah"mengeluarkan nafas dari mulut.
[Apakah tuan rumah sudah cukup tenang?!]
{Iya sistem,makasih(^•^)}
[Sama-sama tuan rumahku sayang]
Setelah dia merasakan dirinya tidak gugup lagi, emalia merasa senang.
Tok..tok..tok...
"Emalia!."
"Masuk aja mi!".
Klik
Yati memasuki ruangan, dia melihat Putri kesayangannya sangat cantik dengan pakaian pengantin. Entah kenapa air matanya mengalir di matanya.
Melihat maminya menangis, emalia langsung terkejut. Walaupun emalia tahu dia bukan putrinya yang sebenarnya tapi emalia sudah menganggap ibu pemilik asli sebagai maminya sendiri.
Emalia memeluk tubuh Yati dengan lembut, membiarkan maminya melampiaskan rasa sedihnya di pelukannya.
Saat mereka berdua sedang saling melampiaskan rasa sedih, Faisal memeluk istri dan putrinya dengan penuh kasih sayang.
Mereka bertiga saling berpelukan dengan hangat .
Aula pernikahan
Emalia dan dilan telah duduk dan akan melakukan ijab kabur.
Dilan memegang tangan Faisal dan mengikuti ucapannya.
Setelah suara sah yang terdengar menandakan mereka telah resmi menjadi suami istri.
Emalia dengan senyum manis mencium punggung tangan dilan yang sudah menjadi suaminya dan dilan dengan lembut dan penuh kasih sayang mengecup kening kekasihnya yang telah resmi menjadi istrinya.
Sungguh hari ini adalah hari paling bahagia dalam hidupnya karena telah mendapatkan kekasihnya seutuhnya
Ding...
[Nilai cinta dilan :+5
Total nilai cinta : 100/100
(Keterangan : Aku akan mencintaimu hingga maut memisahkan kita)]
Mendengar pemberitahuan sistem yang sudah lama tidak terdengar. Emalia merasa senang bahwa tugasnya telah selesai.
[Tuan rumah, apakah tuan rumah akan tinggal atau melanjutkan ke tugas berikutnya?]
Mendengar pertanyaan sistem, emalia menoleh ke arah suaminya yang baru saja menikah.
Melihat senyum suaminya yang sangat bahagia, emalia berpikir sebentar dan membuat keputusan.
[Sistem, jika aku pergi . Apakah diriku di sini akan mati?}
[Tidak tuan rumah,kamu akan diberikan salinan untuk menggantikan dirimu]
[Baiklah sistem, aku ingin pergi ke tugas selanjutnya.]
Mendengar keputusan tuan rumahnya sistem langsung terkejut. Dia pikir tuan rumahnya akan memilih tinggal di dunia ini, tapi ternyata tuan rumahnya dengan tegas memilih untuk meninggalkan dunia ini.
[Baik tuan rumah,
Memasuki dunia berikut....
Hitung mundur dimulai....
__ADS_1
3...2....1]