
Malam hari dimana sekarang keluarga Nabila mengadakan acara pertunangan. Nabila mengundang rekan kerja, tetangga, sebagian lagi adalah kerabat dan rekan kerja ayahnya.
Almira dan Keanu ikut andil dalam acara tersebut, terutama Almira dia adalah sahabat Nabila satu satunya. Sedangkan Keanu adalah bos besar tempat ia bekerja.
Semua orang bertepuk tangan atas kebahagiaan, karena Nabila dan Jonathan sudah menyematkan cincin di jari mereka. Keluarga kedua belah pihak terharu bahagia, semua orang yang ada di sana mengucapkan selamat kepada pasangan yang baru saja bertunangan itu.
“Selamat, Bil, semoga secepatnya naik pelaminan.”
“Sama sama, Al, doakan saja yang terbaik untukku.” Nabila berbicara seperti itu di sebabkan dia masih belum menerima kenyataan kalau partner hidupnya bukan orang yang di cintai nya.
“Oh iya, Jo, kenalin ini sahabat aku namanya Almira.” Nabila mengenalkan sahabatnya itu ke tunangannya.
“Salam kenal Almira, semoga saya bisa bersahabat juga dengan kamu.” Jonathan memeluk Nabila erat memperlihatkan ke Almira bahwasanya dia sangat mencintai Nabila.
“Salam kenal juga Jonathan, tolong jaga baik baik sahabatku yang satu ini.”
Di sisi lain Keanu yang sedang menyimak pembicaraan rekan bisnisnya dari tadi, tak sengaja melihat Almira berbincang dengan sepasang tunangan yang merupakan tuan rumah. Keanu berjalan ke arah mereka bertiga untuk mendengar apa yang mereka bicarakan.
“Nabila, selamat semoga secepatnya kamu dan tunangan kamu menjadi pasangan suami istri, saya harap kamu bisa menjalani kehidupan bersama Jonathan.” Keanu mendoakan yang terbaik untuk karyawan nya, Nabila juga adalah anak rekan bisnisnya.
“Makasih loh, pak, atas doa dan harapan yang bapak sampaikan. Semoga bapak juga secepatnya menemukan pendamping hidup.” Almira yang sedang melihat ke bawah, terhenti menatap lantai sejenak lalu menatap Nabila kalau ia marah apakah akan membuat Nabila curiga. Akhirnya Almira memutuskan untuk pulang saja.
“Bil, ini udah malam aku pulang duluan ya.” Nabila memegang tangan Almira lalu berbicara.
“Kok cepet banget pengen pulangnya, padahal acaranya masih lama.”
“Aku gak ingin pulang malam, Bil, tahu sendiri kan aku ini perempuan yang ke sini sendirian.” Nabila malah tersenyum, Nabila sudah tahu Almira ke sini sendirian tapi kenapa dia cepat pulang padahal dirinya masih butuh Almira.
“Almira... Almira, makanya kamu cepat nyari pacar atau pasangan hidup alias suami.” Nabila berbicara sambil menahan tawa karena niatnya memang dia hanya bercanda.
“Nanti aja kalau aku sudah bosan sendirian soal nyari pasangan hidup, kamu aja pasangan pilihan orang tua kamu.” Almira tahu Nabila tadi bercanda dia pun balas dengan candaan.
__ADS_1
“Eh tapi, Al, kamu tuh cocok juga dengan pak Keanu.” Bisik Nabila supaya hanya dia dan Almira yang mendengar di sana.
Keanu asik berbincang dengan tunangan Nabila, Almira melihat dari atas sampai bawah rupa dari bosnya.
“Bil, aku dan dia bagaikan langit dan bumi. Kamu tahu itu, kita itu profesional kok, Bil. Aku pulang dulu ya, Bil, kamu cegah aku mulu perasaan dari tadi.”
“Ya udah, deh kamu sana pulang! Jangan ke sini lagi!”
“Jangan ngambek, Bil, nanti setelah acara ini selesai kita sleep Coll sampai pagi.” Almira kini benar benar pergi meninggalkan kediaman rumah Nabila.
___________
“Huh cape banget walaupun cuma berdiri sebentar di sana.” Almira melempar tas nya ke atas kasur lalu menyusul tubuhnya berbaring di atas kasur.
Berbaring sebentar sambil menatap langit langit kamar, rasa kantuk datang menyelimuti mata Almira hingga beberapa menit kemudian dia sudah terlelap tidur.
Pukul kurang lebih sebelas malam Keanu sudah sampai di apartemennya. Sebenarnya pas di tengah tengah acara Keanu mencari Almira, di tambah khawatir juga kalau Almira pulang sendirian.
Di dalam kamar Keanu sedang mengecek statistik data keuangan perusahaan, di temani dengan secangkir kopi hitam yang dia buat. Lama tidak membuka ponselnya, Keanu iseng membukanya karena takut ada yang mengirimkan pesan untuknya.
Benar saja ayahnya mengirimkan pesan kepada dirinya yang bertuliskan.
{Nak, besok bundamu ngajak kamu dan istrimu untuk berziarah ke makam kakek kamu}
‘Oh iya, aku dan keluargaku belum tahu dimana letak makam kakek.’
{Emang ayah udah tahu dimana letak makam kakek?}
Keanu membalas pesan itu, walaupun dia tahu pesan itu akan di balas pagi hari. Dapat di pastikan olehnya bahwa ayahnya sudah tidur.
Pukul satu dini hari Keanu memutuskan untuk tidur karena matanya sudah berat, selain itu pekerjaan nya sudah selesai. Tidak ada alasan lagi untuk begadang.
__ADS_1
_________
Adzan subuh berkumandang membangunkan umat Islam yang sedang tertidur, termasuk Almira dan Keanu. Setelah sholat subuh Almira keluar kamar untuk memasak nasi, sedangkan Keanu sholat di masjid dan baru saja pulang ketika Almira mencuci piring kotor.
“Al, hari ini bunda aku ngajak kita berdua untuk ke makam kakek.” Keanu berbicara setelah meminum air mineral.
“Tiba tiba banget ngasih tahunya mas.” Almira duduk berhadapan dengan Keanu di meja makan.
“Maaf, handphone saya baru ke buka tadi malam.”
“Oh... Kita mau bawa apa ke sana?”
“Gak harus bawa apa apa, nanti di sana kita beli air mawar dan bunga.” Keanu kembali meneguk air tadi yang tersisa.
“Sarapan kali ini aku mau masak sayur sop, kamu suka kan sayur sop?” tanya Almira
“Apa aja yang kamu masak aku makan,” jawab Keanu
“Jangan so jadi suami penyayang, pak! Kalau bapak gak mau makan juga saya gak papa.” Almira mengambil bahan untuk di masak yang ada di dalam kulkas, lalu mengiris sayuran seperti wortel dan kol.
Keanu tak berkomentar atas tuduhan yang di lontarkan Almira, dia kembali ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya setelah itu dia bersiap siap melakukan apa yang harus dia bawa ke tempat tujuan.
“Al, kamu sekarang mandi dulu sana! supaya kita cepat sampai di rumah orang tuaku untuk berkumpul.” Suruh Keanu
“Mas, kalau begitu kamu makan duluan, aku bisa nanti.” Almira melepas celemek nya, lalu berjalan menuju ke kamarnya.
“Aku tunggu kamu, kita sarapan bareng.”
Almira tetap berjalan ke arah kamarnya dia tidak mau membantah untuk sekarang ini. Beberapa menit kemudian, Almira keluar kamar dengan menggunakan baju yang tertutup asalkan sopan di mata mertuanya.
Almira dan Keanu sarapan bareng, sesudah itu mereka ke bawah lalu menaiki mobil. Mereka menuju rumah Fandi sekitar pukul enam pagi. Mungkin terlalu pagi tapi karena Keanu sangat merindukan ibunya, jadi bersemangat.
__ADS_1