
“Al, ini aku Nabila bukan suami kamu.” Seketika Almira berjalan ke arah pintunya untuk membukanya.
“Ternyata kamu, ayo masuk, temani aku di sini.” Almira menarik tangan Nabila lalu menyuruhnya duduk di sofa yang ada di dalam kamarnya.
“Mau di buatin apa? Teh, kopi atau oranye jus,” tawar Almira
“Buatin saja teh, Al,” jawab Nabila
Almira lalu keluar kamar untuk sekarang ini, karena dia ingin membuatkan minuman dan mengambil makanan ringan untuk di suguhkan ke Nabila.
Keanu yang sedang memasak di dapur tidak di lirik oleh Almira, dia masih marah dan malu atas ulahnya sendiri. Keanu memberitahu Almira untuk mengajak Nabila makan malam bareng di sini, tapi Almira hanya membisu tak menjawab.
“Ini, Bil, aku bawain makanan ringan untuk ngemil supaya enak ngobrolnya.” Almira menaruh makanan itu di meja yang ada di hadapan Nabila.
“Gak usah repot-repot, Al, aku ke sini hanya sebentar. Aku tahu kamu lagi ada masalah sama pak Keanu, kamu belum makan kan? aku tahu itu dari suamimu.”
“Gak usah mikirin aku, Bil, aku udah biasa kalau lagi marah pasti gak selera makan.” Almira duduk di samping Nabila.
Nabila menghadap ke samping supaya bisa berhadapan dengan Almira. “Al, kamu sayang gak sama aku? Kalau sayang kamu batalin untuk resign dari kantor, aku masih butuh kamu, Al.” Nabila menggenggam tangan Almira.
“Tapi aku gak bisa, Bil, aku gak mau mengingkari omongan aku sendiri untuk keluar dari perusahaan.” Almira belum bisa menatap mata sahabatnya, dia gak mau sampai terbujuk oleh rayuannya.
“Al, tatap mata aku, aku mau kamu kembali ke sana karena aku hanya punya kamu di sana. Kamu udah janji kalau kita akan sama sama terus, aku sampai bela belain gak bantuin ayah aku di perusahaannya.” Almira mulai menatap Nabila, dia melihat kesedihan di matanya.
“Kalau aku keluar kamu harus bantuin ayah kamu, supaya kamu gak sendirian.” Nabila melepas genggamannya lalu berdiri.
“Al, aku maunya sama kamu bukan sama ayah aku, kamu tahu kan hubungan aku sama ayah aku seperti apa?” Almira mulai berpikir memang benar kalau hubungan Nabila dan ayahnya itu tidak sedang baik baik saja, apalagi kemarin Nabila terpaksa harus menuruti kemauan ayahnya.
“Tapi, Bil... Aku malu pada diri aku sendiri, tadi pagi aku sudah membentak suamiku sekaligus bosku. Kalau aku kembali kerja aku terus dibayangi rasa bersalah atas sikapku sendiri.” Setelah mendengar itu Nabila duduk kembali dan menggenggam tangan Almira lagi.
__ADS_1
“Kamu harus lupakan kejadian tadi pagi, aku juga akan meminta maaf atas kesalahan yang kamu buat ke pak Keanu. Aku akan melakukan apa pun asalkan kamu tidak resign.”
“Bil, ajak Almira keluar untuk makan malam!” Teriak Keanu yang berhasil membuyarkan ketegangan keduanya.
“Ayo Al, kita keluar untuk makan malam, kamu juga belum makan kan tadi siang?” Almira hanya mengangguk dia ingin menolak untuk keluar, tapi Nabila terus memaksanya.
Nabila berhasil membujuk Almira untuk makan malam mereka keluar barengan, di meja makan sudah terhidang tempe, tahu, dan telur. Itu saja yang bisa di masak oleh Keanu, yang gampang gampang aja (YGGA).
“Maaf ya, Bil, saya masaknya cuma bisa segini. Andai saja istri saya yang masak, pasti akan masak banyak buat kamu.” Keanu menggoda Almira ekspetasinya ingin membuat Almira berbicara, tapi kenyataannya Almira tak meresponnya.
“Aku ambilin ya, Al, makanan untuk kamu. aku banyakin nasinya supaya kamu tidak kelaparan.” Almira pasrah atas apa yang di lakukan sahabatnya.
Mereka bertiga makan dengan hidmat tidak ada yang berbicara ketika makan, Keanu yang selesai terlebih dahulu kembali ke kamarnya. Keanu menitipkan Almira ke Nabila.
“Aku udah selesai makan, kamu harus makan, Al, sedikit saja supaya kamu tidak sakit.” Almira ingin kembali ke kamarnya tapi Nabila mencegahnya.
“Al, sekarang tidak ada suamimu jadi, ayo kamu habiskan makanan kamu! Kamu gak usah malu sama aku, biasanya kita selalu makan bersama apalagi makan nya di restoran.” Memang Nabila pandai membujuk orang apalagi sahabatnya, yang hatinya tidak sekeras batu.
‘Lah malah bikin perjanjian, mau makan aja susah ini anak gak biasanya seperti ini,’ gumam Nabila dalam hati
“Bil, kamu setuju atau tidak, kalau gak mau aku juga gak mau makan.”
“Iya, aku setuju nginep di sini, untuk malam ini saja kan?” tanya Nabila
“Iya, untuk malam ini saja besok kamu kan kerja,” jawab Almira
Almira memakan makanannya sampai habis, Nabila yang melihat itu tersenyum bahagia akhirnya sahabatnya itu mau makan juga walaupun bersayarat.
Sebelum tidur Nabila menanyai Almira apakah dia akan pergi bekerja atau tidak? Almira tetap menjawab tidak! Nabila terus menanyai Almira beberapa sampai Almira nyerah dan bilang, iya.
__ADS_1
“Al, besok pasti aku akan membantu kamu untuk meminta maaf ke pak bos.” Nabila terus berbicara padahal Almira sudah tidur, mungkin Almira tidak dapat mendengarkannya lagi.
“Al, al, kamu sudah tidur ya?” Nabila melihat tubuh Almira yang sudah tidak meresponnya, dia lalu tidur menyusul Almira.
__________
Pagi hari di kantor perusahaan Bagaskara, Nabila memboyong Almira ke ruangan Keanu untuk membantunya meminta maaf.
“Pak, saya minta maaf atas perbuatan sahabat saya.”
“Kamu yang minta maaf, apa dia yang nyuruh kamu minta maaf? Kalau kamu yang minta maaf supaya dia di maafkan saya tidak bisa memaafkan nya.”
“Dia yang nyuruh saya minta maaf, karena dia masih malu. Iya kan, Al? Kamu menyesal atas perbuatan yang kamu lakukan.”
“Iya, saya menyesal pak! Tolong maafkan kesalahan saya yang kemarin.” Almira menunduk biasanya dia akan menatap mata Keanu walaupun sebentar.
“Ok saya maafkan kamu untuk kesalahan kemarin. Terus sekarang meu ngapain? Keluar sana kalian berdua! Kan urusannya udah selesai.” Nabila terus menyenggol lengan Almira supaya dia ngomong apa maksud kedatangannya kemari selain meminta maaf.
“Pak, kalau boleh saya tahu, tempat sekretaris bapak masih kosong atau sudah terisi?” tanya Nabila
“Masih kosong, sebab Almira belum mengajukan surat resign.” Nabila lega atas jawabannya.
“Emangnya kenapa?”
“Itu pak, kalau belum mengajukan bisa dong Almira kembali kerja,” ucap Nabila
“Kalau Almira nya masih mau kerja di sini, ya saya welcome welcome saja.”
“Berarti bapak ngizinin Almira tetap kerja di sini?”
__ADS_1
“Iya, saya izinkan Almira kerja di sini asalkan dia mau juga.” Imbuh Keanu
“Makasih, pak, udah ngizinin saya tetap berkerja. Saya masih mau kok kerja di kantor ini,” Almira bersuara.