Rahasia CEO Dan Sekretarisnya

Rahasia CEO Dan Sekretarisnya
29


__ADS_3

{Buat apa?}


{Sebenarnya aku mau nyari Keanu, siapa tahu kalian sahabatnya tahu tempat mana yang sering di datangi olehnya}


{Suami kamu emangnya gak ada di sana?}


{Ya, gak ada. Makanya aku hubungi kamu, kamu kan salah satu sahabatnya}


Tidak ada balasan yang di kirim Ridho. Yang ada Ridho mengirimkan nomor Davin dan Rizki, itu kan yang di inginkan Almira. Nomor itu sudah di terima Almira.


“Oh, jadi nama dua orang itu Davin dan Rizki baru tahu aku.” Gumam Almira


{Halo, Aku Almira tolong save nomor Aku}


{Almira istrinya Keanu, ya. Tahu dari mana nomor aku} ~Rizki


{Iya, aku istri nya Keanu. Aku tahu nomor ini dari Ridho, maksud aku ini mau nanya tempat yang sering di datangi Keanu dimana?}


{Tempat yang sering dia kunjungi adalah club, taman kota dan rumah Davin}


{Makasih infonya}


Almira mengirimkan pesan ke Davin. Mungkin saja Keanu berada di rumahnya, atau dia tahu dimana Keanu berada.


{Save Almira, istrinya Keanu}


{Almira kamu gak papa?}


{Enggak papa, aku mau nanya ada mas Keanu gak di sana?}


{Gak ada, kalian lagi marahan}


{Enggak kok, makasih infonya}


Almira memutuskan pergi keluar mencari suaminya. Sudah menghubungi sahabat sahabat nya, ternyata kenyataan nya tidak ada yang tahu keberadaannya. Memang benar pernikahan ini secara terpaksa akan tetapi, dari dulu Almira menganggap Keanu sebagai Abang nya. Jadi, bagaimana bisa dia kembali kehilangannya.

__ADS_1


Dengan menggunakan mobil nya, Almira menuju taman kota yang sering di datangi Keanu. Di dalam perjalanan juga Almira menghubungi Keanu namun panggilan itu tidak di angkat oleh Keanu.


Di taman kota banyak pasangan yang sedang menikmati malam yang sepi, di sana juga ada pedagang nasi goreng dan sate yang sedang nangkring di sana. Almira berjalan mengelilingi taman itu, dia juga memperlihatkan foto suaminya ke orang orang.


Tidak ada orang yang melihat wajah Keanu di sekitaran sana, pedagang di sana pun tidak pernah melihat wajah Keanu. Almira merasa khawatir dan merasa bersalah apa mungkin ini semua salahnya? Jadi, Keanu pergi meninggalkan dirinya sendirian.


“Kak Ridwan kamu dimana? Kamu jangan pernah ninggalin aku sendirian lagi!” Almira berbicara sendiri sambil melihat ke sekeliling, siapa tahu Keanu berada di sana.


Almira memutuskan pergi menuju ke sebuah club yang sering di datangi Keanu, tadi dia juga sempat menanyakan nama tempat itu ke Rizki. Walaupun hatinya tak ingin ke sana karena di sana banyak pria dan wanita yang sedang mabuk, tapi demi menemukan Keanu dia rela masuk ke tempat itu.


Di tempat sana tepatnya di parkiran ada mobil Keanu, Almira juga hapal plat nomor dan warna mobil suaminya itu. Almira langsung masuk ke tempat itu untuk pertama kalinya.


Suara musik yang volumenya full di tambah dengan lampu berwarna warni yang berkelap-kelip. Itu membuat Almira pusing ketika melihat cahaya lampu itu, namun semua itu tidak membuat nya menyerah mencari keberadaan suaminya.


“Dimana sih sebenarnya dia? Aku gak betah di sini, kenapa dia betah banget di sini?”


Almira menemukan seorang waiters yang sedang menyajikan minuman ke pelanggan, dengan segera Almira mendekatinya lalu bertanya kepadanya. “Maaf, saya mau tanya. Mas ini pernah melihat wajah yang di foto ini nggak?”


“Kurang tahu, mbak. Bisa tanya kepada waiters lain, mbak, soalnya saya banyak kerjaan.” Waiters itu pergi meninggalkan Almira.


Keanu juga tidak peduli kepadanya, mungkin dengan cara ini mereka sama sama menyesal. Pikiran itu berhasil ia tepis, Almira berusaha lagi untuk mencari Keanu. Dengan bertanya kepada waiters lain yang ada di sana, dia juga memberanikan bertanya kepada wanita yang sering di sebut kupu-kupu malam.


“Maaf, mbak, saya mau tanya. Apa mbak pernah melihat orang ini?” Almira memperlihatkan foto Keanu seperti biasa.


“Oh iya, saya tadi melihatnya, dia sedang ada di toilet.” Jawab wanita itu.


Almira pergi menuju toilet sebelum masuk dia berpikir apa di dalam gak ada laki laki selain Keanu. Almira memutuskan untuk ke kamar mandi wanita dulu untuk membasuh wajahnya, dia mulai pusing dan ngantuk mungkin ini akan mengurangi ngantuk.


Almira berusaha lagi dengan menghubungi nomor Keanu, namun hasilnya nihil dia tidak mengangkat panggilan itu. Almira mencoba untuk mengirimkan pesan saja apakah dengan cara ini dia membalasnya.


{Kapan kamu pulang? Aku sekarang ada di club yang sering kamu datangi}


Ting!


Keanu menerima pesan itu, dia yang sedang memuntahkan cairan dari tubuhnya melirik handphonenya yang sedang menampilkan layar.

__ADS_1


Dengan cepat Keanu membuka isi pesan itu, betapa syok nya dia kalau Almira berada di dekatnya.


Drtt...Drtt... Drtt


“Halo, kamu kapan pulang? Dari tadi aku hubungi gak kamu angkat. Kamu masih peduli kan sama aku.”


“Maaf, Al, aku tadi siang ninggalin kamu. Sekarang aku ada di toilet tunggu saja aku di luar, kamu jangan lama lama berada di sini!”


“Aku sekarang ada di toilet wanita nungguin kamu, secepatnya kamu jemput aku di sini.”


“Bentar lagi aku akan ke sana, tunggu saja!”


Tut


Beberapa menit kemudian Keanu beranjak pergi dari toilet pria menuju toilet wanita. Terserah apa yang mau di bilang wanita yang ada di sana, yang terpenting dia harus mengeluarkan istrinya.


“Al, ngapain di sini? Ayo kita pulang!” Keanu menarik tangan Almira paksa, Almira juga tidak protes akan hal itu.


Almira akan berbicara di rumah saja yang ruangan nya privat, tidak akan orang lain yang akan mendengar obrolan nya dengan suami.


“Aku bawa mobil sendiri, jadi kita pulang masing masing.” Sebelum pergi meninggalkan tempat itu, Almira memberitahu Keanu bahwa dia ke sini dengan mengendarai mobilnya.


“Ini udah malam kamu hati hati di jalan, nanti di belakang aku buntuti kamu.”


Mereka lalu masuk ke dalam mobil masing masing, seperti apa yang di katakan Keanu tadi bahwa dia akan membuntuti Almira di belakang. Bagaimana pun juga Keanu harus mempertanggung jawabkan ini semua, Almira adalah istrinya jadi dia harus menjaganya.


Tidak berselang lama Almira dan Keanu sampai di apartemen mereka. Almira yang membuka pintu dia juga yang masuk terlebih dahulu, Keanu hanya mengikuti.


“Ayo kita duduk dulu, aku mau bicara sama kamu.” Mereka duduk di sofa ruangan itu


“Mau ngomongin apa? Apa masalah tadi yang ingin kamu pertanyakan.”


“Iya, soal itu, ngapain kamu ke sana? Padahal di rumah ada istri.”


“Kamu yang mulai duluan.”

__ADS_1


__ADS_2