Rahasia CEO Dan Sekretarisnya

Rahasia CEO Dan Sekretarisnya
Bab 24


__ADS_3

“Orang lagi ngobrol lo potong, kebiasaan lo selalu motong obrolan orang yang lagi cerita.” Davin memberitahu Rizki atas kebiasaan yang tak pernah dia sadari.


“Sorry, ayo lanjut Ken, ceritanya!” Untuk mengatasi masalah ini, Rizki menyuruh Keanu melanjutkan cerita.


“Istri gue melakukan inseminasi untuk mengandung anak, ya gue izinin walaupun awalnya gue tidak mengizinkan proses itu.” Davin dan Rizki yang mendengarkan cerita Keanu hanya mengangguk tanda mengerti apa yang di alami Keanu.


“Tapi, gue gak ngerti apa itu inseminasi? Yang gue tahu insomnia.” Rizki yang tadi juga mengangguk ternyata kenyataan nya dia tidak tahu inseminasi.


“Gue gak tahu juga, tapi karena cewek gue suka baca novel gue tau inseminasi. Kalau lo belum tahu searching aja di internet.” Ucap Davin


Rizki merogoh handphonenya yang ada di saku celananya, setelah itu dia mencari arti dari inseminasi di internet. Ketika membacanya dia melotot kaget untuk memastikan bahwa itu benar, dia membuka artikel yang menjelaskan detail inseminasi.


“Gila, kalau gue jadi lo udah gue tidurin duluan istri lo, daripada menghilangkan kesempatan dan kenikmatan menerobos selaput dara.” Rizki berbicara tanpa berpikir bahwa ini di tempat umum.


“Bisa aja lo, gue gak tega untuk melakukan itu dengan di paksa. Tapi, dia udah janji kalau inseminasi ini gagal dia harus melayani gue.”


“Kalau begitu gue ada satu ide supaya inseminasi itu gagal.” Rizki memberitahu ide yang ada di otaknya, masalah ginian emang dia paling sinkron.


“Apaan tuh?” Tanya Keanu dan Davin barengan.


“Jadi gini.........” Rizki membisikan ide yang di dalamnya rencana untuk menggagalkan inseminasi istri Keanu.


“Apa itu gak berbahaya? Takutnya dia kenapa kenapa.” Khawatir Keanu


“Gak bahaya, bro, yang berbahaya itu perut dia di tusuk atau di pukul benda tumpul.” Rizki menjelaskan apa yang berbahaya baginya, kalau menurut nya ini rencana tidak akan mengurangi kesempurnaan.


“Ok, gue akan ikuti alur rencana yang lo buat.” Keanu meyakinkan dirinya dan menjanjikan akan melakukan itu pada sahabatnya.


Setelah berlama lama nongkrong di cafe. Keanu, Davin dan Rizki pergi keluar dari cafe itu, karena habisnya pembicaraan dan hari yang sudah mulai siang. Apalagi mereka bertiga memilih tempat nongkrong di outdoor.


_________


“Assalamualaikum.”

__ADS_1


“Waalaikumsalam.”


Almira berjalan menghampiri Keanu lalu memberikan paket yang masih belum di buka.


“Ini dari siapa?” Tanya Keanu kebingungan


“Gak tahu, yang beri ini dari kurir langsung.” Keanu membuka paket itu, ternyata sebuah undangan pernikahan. Entah siapa yang akan menikah tapi dia tahu siapa setelah membaca nama mempelai lelaki.


“Siapa?” Tanya Almira yang masih berdiri di hadapan Keanu.


“Ini Ridho yang ngirim undangan pernikahan nya, dia mantannya Nabila sahabat kamu.”


“Oh, tapi Ridho nikahnya secepat itu, dia di jodohkan orang tuanya juga.” Almira masih belum tahu siapa wanita yang akan menikah dengan Ridho mantan pacar sahabatnya itu, terlebih lagi dia tidak pernah di kasih nomor handphone nya sama Nabila.


“Kaya nya enggak, aku dengar dari cerita Davin dia itu meniduri anak orang waktu itu dia juga lagi mabuk dan terlepas dari pengawasan kita, sahabatnya.”


“Astagfirullah, dia mabuk aku gak nyangka dia seperti itu. Masalahnya hanya putus dengan Nabila sampai segitunya, memang ya cinta itu buta.” Almira malah mengkomentari hidup Ridho yang hampir gila karena baru putus cinta.


(Vin, lo dapat undangan dari Ridho gak?)


(Ya dapet lah gue kan yang paling dekat dengan dia)


(Vin, si Ridho secepat inikah menikah dengan cewek yang di nodai nya itu kan?)


(Iya bener, tadi gue udah telpon dia katanya harus secepatnya apalagi cewek itu alumni ponpes. Jadi orang tuanya ingin si Ridho segera menikahi anaknya)


(Terus kapan lo nyusul si Ridho buat nikahin pacar lo, kalau gak salah namanya Stefany)


( Jangan alihin pembicaraan deh, Ken! Si Rizki aja masih jomblo)


(Davin.... Davin, bisa aja si Rizki nikah duluan sebelum elo, walaupun dia jomblo tapi dia buaya kan)


(Masalah jodoh, umur dan maut tidak ada yang tau Keanu. Lo aja nikah dadakan sama orang yang gak lo cintai)

__ADS_1


(Emang bener sih apa yang lo bilang, semoga saja lo akan menikah dengan orang yang gak lo cintai. Semoga Takdir lo sama seperti gue dan Ridho)


(Gue gak mau seperti kalian, yang gue mau nikahin orang yang gue cintai titik)


Tut, tut


“Halo, halo Vin. Dasar, Davin lo itu kaya anak kecil sekalinya marah langsung di matiin.” Keanu tersenyum ketika mendengar suara Davin yang lagi marah seperti anak kecil, gaya bicaranya pun sama.


Davin cowok cool kalau di dekati cewek selain orang yang di cintai nya, dia tipe orang yang setia. Davin juga ingin menikah sebenarnya, tapi sang kekasihnya belum siap karena dia ingin memuncak kan karirnya dulu.


_________


Keesokan harinya.....


“Kemarin aku dapat undangan juga tapi itu dari Nabila, Nabila juga akan menikah Minggu depan.” Mereka berdua sedang sarapan di meja makan, kemarin Almira belum sempat memberitahu Keanu karena kelupaan.


“Terus sekarang kamu rencananya mau ngasih apa ke dia pas acaranya?”


“Belum kepikiran ke sana, yang aku pikirin sekarang adalah nanti di sana kita berperan sebagai apa? Apakah suami istri atau atasan dan bawahan.”


“Kalau kamu mau peran nya jadi suami istri ya aku setuju saja, yang penting kita datang ke acaranya.”


Almira hampir tersedak makanan yang ia makan untung saja dia cepat minum, untuk menghilangkan ketegangan nya.


“Kalau di pikir pikir kita jadi atasan dan bawahan saja, kan nanti bisa jadi peran suami istri di acara nikahan Ridho.” Keanu mau protes tapi takut dia ngambek lagi.


‘Kalau nanyain itu harus ngambil jawaban orang lain, ini mah udah ada jawaban dari diri sendiri masih aja nanyain. Mau heran tapi ini cewek.’ Batin Keanu


Mereka berdua melanjutkan makannya setelah obrolan tadi, hari ini masih libur kerja jadi mereka berdua pergi ke taman yang ada di dekat apartemen untuk bersantai dan menikmati liburan yang tersisa.


Banyak penghuni apartemen yang lain juga datang ke sana, karena di sana hawa nya adem cocok untuk yoga di alam terbuka. Ada juga yang piknik di sana bersama keluarga kecil mereka, banyak anak anak yang berlari lari di sana untuk bermain.


Melihat itu Almira merasa ingin cepat cepat mempunyai anak untuk menghibur dirinya.

__ADS_1


__ADS_2