Rahasia CEO Dan Sekretarisnya

Rahasia CEO Dan Sekretarisnya
Bab 14


__ADS_3

“Ridho, makanya gue udah kasih tau dari dulu, Jangan Pacaran Dengan Orang Yang Berbeda Keyakinan. Bakal terasa begitu menyakitkan pada akhirnya, karena gue juga pernah ngerasain apa yang Lo rasain.” Ungkap Rizki


“Yang sabar, bro, mungkin ini jalan takdir yang harus Lo jalanin.” Davin mengelus punggung Ridho untuk menenangkan hatinya yang hancur.


“Terus sekarang pacar lo gimana? Maksud gue mantan pacar Lo.” Keanu mempertanyakan kabar mantan pacar Ridho untuk sekarang ini.


“Dia mungkin udah bahagia bareng tunangannya. Gue seperti ngeliat, Lo Ken, pas dia tunangan.”


“Emang kapan si dia tunangan? Mungkin gue bisa inget siapa dia.”


“Baru aja kemarin malam, Ken.”


“Oh dia, sahabatnya istri gue. Namanya Nabila kan?”


Semua orang yang semeja dengan Keanu belum menyadari apa yang di ucapkan nya, hanya Rizki yang menyadari sampai menyemburkan air yang sedang ada di dalam mulutnya.


“Apaan sih, Ki, kok Lo main sembur aja muka gue pake air yang udah di mulut lo.” Protes Davin


“Lo, gak ngeh, Vin, si Keanu ngomong istri. Ridho, lo juga gak denger emangnya?” tanya Rizki


“Oh iya, tadi gue denger lo nyebut sahabat istri gue, yang gue tau Nabila itu punya sahabat cuma satu yaitu Almira.” Ucap Ridho


“Tapi, gue dan Nabila kok gak pernah ada undangan dari Almira, padahal lo sahabat gue juga, Keanu Bagaskara.” Tambah Ridho


“Nah, itu yang menjadi pertanyaan, ya kan, Vin?”


“Hemmm.”


Keanu mulai berpikir keras, di saat seperti ini apakah dia akan jujur atau malah berbohong lagi pada sahabatnya.


“Jadi, waktu itu gue dan Almira datang ke kampung nya Almira, di sana ibunya lagi koma terus ibunya itu menitipkan Almira ke gue. Awalnya Almira protes dan gak mau gue nikahin, tapi akhirnya dia setuju juga.” Keanu menceritakan semuanya dengan jujur


“Kenapa awalnya dia nolak dan protes? Karena Almira itu sekretaris gue, bro. Dan ia gue datang ke acara tunangan Nabila, karena dia juga karyawan gue.” Jelasnya lagi.


Yang ada di sana pun memahami kondisi pada saat itu, mau protes juga gak mungkin karena semua udah terjadi.


“Keanu, terus ngapain, Lo, nyembunyiin fakta ini dari kita bertiga?” Davin bertanya


“Ya, ya, dia istri gue itu, gak mau orang tau bahwa dirinya nikah dengan atasannya sendiri. Mungkin dia berpikir negatif yang dia pikirkan, orang lain akan mengira dirinya matrai. Kalau semua orang tahu pernikahannya.” Davin dan sahabatnya mulai mengerti apa yang di takutkan istrinya Keanu.

__ADS_1


Keanu dan sahabatnya pulang ke rumahnya satu persatu, Keanu juga harus pulang karena dia harus mempertanyakan lagi soal masa lalunya ke Almira.


________


Almira sudah terbangun dari tidurnya, ketika melihat ke sekeliling dia sudah ada di kamarnya sendirian. Tadinya mau menelepon Keanu, ternyata Keanu sudah sampai rumah, sekarang dia sedang membuka pintu ketika Almira mau menghubunginya.


Keanu berjalan ke arah kamar Almira, setelah membuka pintu Keanu dan Almira bertemu pandang menatap mata.


“Kamu udah pulang, darimana?”


Keanu mendorong Almira untuk masuk ke dalam kamarnya lagi, Keanu mendudukkan Almira di sisi ranjang.


“Al, aku mau tau cerita aku dan kamu di masa lalu.”


Almira bingung kenapa Keanu menginginkan dirinya, untuk menceritakan kisah masa lalu. Yang lebih membuatnya bingung adalah kenapa dia tidak mengingatnya.


“Gimana, ya, nyeritain nya dari mana?” Almira menanyai dirinya sendiri.


“Cepat, ceritain aku ingin tahu kisahnya. Maaf, mungkin aku sudah melupakannya, karena pas aku kuliah di luar negeri aku di sibukkan oleh kegiatan belajar.” Keanu berterus terang kenapa dia melupakannya.


“Jadi gini, aku dan kamu itu sahabatan dari umur kamu sekitar tujuh tahunan, kalau aku umur lima tahun mengenal kamu. Kita berdua selalu bersama karena waktu itu kakak aku selalu menjauhi ku, dulu aku anggap kamu itu Abang aku.”


“Kamu yang selalu mengajari, dan membantu aku mengerjakan PR. Dulu juga kita pernah di tuduh ingin berbuat yang nggak nggak.”


“Jangan pura pura polos deh, itu kalau di jabarkan seperti hubungan suami istri.”


“Ooh, mana mungkin kita di tuduh seperti itu, emang waktu itu kita lagi ngapain?” Untuk lebih nyaman mendengar cerita Almira, Keanu duduk di sofa sebrang kasur.


“Nah, pada saat itu kita lagi belajar bareng pada waktu itu kamu mau ambil laba laba yang ada di belakang aku pas banget aku bangun dari membungkuk. Ceritanya kita lagi belajar di saung di tengah kebun salah satu warga.”


“Emang waktu itu kita berdua kelas berapa?” tanya Keanu


“Aku kelas IX, kalau kamu kelas XI.”


“Aku ngerti, ngerti banget.”


Keanu bangun dari duduknya untuk pergi menuju kamarnya, tapi Almira bertanya Mau Kemana? Keanu menjawab bahwa dirinya hanya ingin ke kamarnya.


“Tolong buattin jus strawberry untuk aku dulu, sebelum masuk kamar.”

__ADS_1


“Pake gula ngak?”


“Ngak usah, aku suka yang ori.”


Keanu berjalan lagi keluar kamar Almira lalu menuju dapur sebelum masuk ke dalam kamarnya. Ketika Almira ingin jus strawberry, Keanu mendengar bisikan seseorang yang selalu ingin di buatkan jus strawberry oleh dirinya.


Untung saja di dalam kulkasnya ada buah yang berwarna merah itu, emang Keanu juga kadang kadang suka memakan buah strawberry. Ketika memakannya pun Keanu mengingat seseorang, tetapi tidak jelas wajah dan namanya sudah terhapus dalam ingatannya.


Beberapa menit kemudian Keanu kembali ke kamarnya Almira, Almira yang sedang rebahan seperti orang sakit langsung menerima jus yang di berikan Keanu.


“Makasih, mas.”


“Sama sama, aku ke kamar dulu kalau butuh apa apa kamu panggil aku aja. Gak usah sungkan.”


“Iya.”


Keanu akhirnya bisa masuk ke dalam kamarnya, di dalam kamar Keanu membuka handphonenya di dalam sana sudah ada banyak pesan yang di kirimkan sahabatnya.


{Tadi, gue belum nanya sama lo, kapan lo akan ngadain resepsi?} ~Rizki


(Kapan kapan, Ki) Balas Keanu


{ Semoga Sakinah Mawadah Warahmah, ya, pernikahan, lo} ~Davin


(Aamiin... Makasih doanya, Vin)


{Semoga gue bisa nyusul ya, doain gue dong supaya secepatnya gue dapat istri yang Sholehah}


(Gue pasti doain lo, doa yang terbaik buat lo)


‘Makasih ya Allah, telah memberikan hamba seorang sahabat yang baik banget seperti mereka. Walaupun kadang mereka selalu berbuat malu maluin.’ Gumam Keanu dalam hatinya.


Malam tiba, ketika Almira sedang menonton televisi handphonenya berbunyi tanda ada pesan yang masuk.


{Lo, udah ngebohongin gue, Al, kenapa lo bohongin gue, Al. Kenapa?}


(Emang, aku ngebohongin kamu soal apa?)


{Soal pernikahan kamu dan pak Keanu gue tau dari Ridho dia juga sahabatnya pak Keanu)

__ADS_1


jedar


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2