Rahasia CEO Dan Sekretarisnya

Rahasia CEO Dan Sekretarisnya
Bab 25


__ADS_3

Ke esokan harinya Almira seperti biasa pergi bekerja. Beberapa hari yang lalu Almira sudah sudah berjanji kepada sahabatnya, bahwa dia akan berhenti bekerja. Ini adalah keputusan terberat bagi Almira tapi, untuk melancarkan rencananya dia harus melakukan semua ini.


“Pak, saya ingin resign,” ucap Almira


Hening belum ada jawaban atau respon dari Keanu.


“Saya masih butuh kamu, saya juga belum menemukan pengganti untuk menjadi sekretaris saya nanti. Kamu akan tetap kerja di sini sampai saya menemukan pengganti posisi kamu.” Keanu belum siap kalau Almira resign kerja. Padahal sekarang sedang ada banyak proyek yang harus di kerjakan.


“Pak, mana bisa saya harus tetap kerja. Bapak tahu, kan? Alasannya.” Almira menatap mata Keanu. Tapi, Keanu memalingkan pandangannya untuk menghindari tatapan mata itu.


“Kamu sana pergi! Kerjakan pekerjaan kamu. Kalau kamu belum menemukan pengganti posisi kamu, berarti jangan harap saya menandatangani surat pemberhentian kerja kamu.”


“Apa? Aturan dari mana? Bapak pasti bercanda,” ujar Almira.


“Saya tidak sedang bercanda, Almira. Keluar dari ruangan saya sekarang! Saya masih banyak kerjaan yang harus saya kerjakan.” Keanu mengusir Almira tanpa ada rasa kasihan.


‘Sekarang pak Keanu terlihat jutek, aku melihat sifat ini pas awal kenal dia di sini. Kemarin kemarin gak gini sifatnya. Almira kenapa mikirin yang gak berguna.’ Gumam Almira dalam hati.


Almira keluar dari ruangan Keanu. Mau protes juga pasti tidak akan merubah keputusan Keanu. Almira duduk di kursi kerjanya, dengan terpaksa dia mengerjakan pekerjaan yang ada di hadapannya. Padahal kalau sekarang dia sudah keluar dari pekerjaan ini, pasti kerjaan ini akan di selesaikan Keanu atau karyawan lain.


__________


Siang hari... Nabila dan Almira makan siang di kantin. Nabila diam sedari tadi, padahal dia mau bertanya ke Almira. Kenapa dia masih ada di sini? Apa mungkin dia gak jadi berhenti kerja?.


“Al, aku mau nanya, kenapa kamu masih di sini? Harusnya kan kamu udah pulang.”


“Panjang ceritanya, Bil. Aku balik kerja dulu, ya.” Almira pergi meninggalkan Nabila. Nabila melihat Almira terlihat lesu, dan pucat. Mungkin efek kurang asupan makanan atau banyak pikiran, itu yang di pikirkan Nabila.

__ADS_1


Almira mengerjakan kerjaan nya, masih menumpuk dokumen yang harus di periksa. Dia sampai lupa untuk sekarang ini harus banyak banyak istirahat dan jangan banyak pikiran. Omongan Keanu tadi pagi membuat dirinya harus mencari pengganti nya.


Almira tadi menemukan orang nya, yaitu Nabila. Tapi, Almira juga tahu bahwa sahabatnya itu nanti nya akan berhenti kerja setelah menikah. Mungkin besok atau lusa Nabila akan mengirimkan surat pemberhentian kerja ke Keanu.


Pada saat pulang kerja, Almira masih belum selesai akan pekerjaannya. Almira juga mendapatkan telepon dari kakaknya. Kakaknya memberitahu bahwa lusa nanti adalah empat puluh hari ibunya meninggalkan mereka. Pembicaraan itu hanya sebentar, kakak Almira yang mematikan telepon tadi setelah dia tahu Almira masih kerja.


___________


Malam hari... Sekitar pukul tujuh Almira sampai di apartemen. Di dalam apartemennya, Almira tidak melihat Keanu. Almira juga sudah tidak peduli terhadap dia, yang telah membuat mood nya rusak. Andai saja pernikahan ini bisa di akhiri tanpa ada orang yang tersakiti atau pun kecewa.


Almira membersihkan tubuhnya setelah itu dia memakai baju piyama. Sebelum tidur Almira melihat lihat isi handphonenya, banyak pesan yang di kirim Nabila. Setelah Nabila melihat bahwa Almira sudah melihat pesan yang dikirimnya, Nabila pun menelepon Almira.


[Halo, Al, gimana kabarnya?]


[Baik, sekarang mau bahas apa?]


[Aku gak di izinin berhenti. Sebelum aku menemukan pengganti aku]


[Jadi gimana? Kamu kan udah melakukan sejauh ini. Bisa jadi ini akan membuat proses inseminasi kamu gagal]


[Bisa jadi. Aku gak terlalu berharap lebih tentang hasil inseminasi ini. Mungkin aku harus pasrah akan takdir yang akan terjadi nanti]


[Yang kuat, ya, Al. Aku dukung apa yang akan kamu lakukan. Asalkan itu baik buat kamu]


Akibat terlarut dalam suasana yang di buat Almira, membuat Nabila mematikan telepon tanpa aba aba. Nabila menangis akan nasib yang di alami Almira. Walaupun agama mereka beda. Tapi, itu tidak membuat persahabatan mereka lemah.


___________

__ADS_1


Di sisi lain.... Keanu sedang bermain dengan sahabatnya. Malam ini mereka memainkan permainan truth or dare. Yang di mana mereka semua harus memilih salah satu di antara jujur atau tantangan.


“Kita mulai lagi, ya. Sekarang aku yang gerakin botol ini,” ucap Rizki


Bola itu berputar begitu cepat hingga berhenti menunjuk ke arah Keanu. Davin, Rizki dan Ridho terus menanyai Keanu. Karena ini adalah momen yang mereka tunggu tunggu.


“Gue pilih tantangan, soalnya gue gak ada masalah yang gue sembunyikan dari kalian.” Mereka bertiga saling pandang, mereka menjauh dari Keanu untuk berdiskusi apa tantangan yang harus di berikan ke Keanu.


Beberapa saat kemudian Davin, Rizki dan Ridho kembali ke dekat Keanu. Mereka bertiga terlihat senyam senyum, membuat hati Keanu gelisah dan penasaran apa yang mereka rencanakan.


“Kita sudah memutuskan apa yang harus lo lakukan. Jadi, tantangan yang kita berikan itu gampang, yaitu lo harus menerobos selaput dara istri lo.” Dengan enteng nya Ridho mengucapkan tantangan yang harus di lakukan Keanu.


“Memangnya gak ada tantangan lain selain ini. Gue udah janji ke dia, kalian tahu, kan? Janji yang gue buat.”


“Gimana, ya, kita bertiga gak ada tantangan yang ingin di berikan ke elo. Selain itu, kalau yang lain Lo udah pernah ngelakuin semuanya,” ucap Davin


Hening sejenak mereka semua menunggu jawaban dari Keanu. Apa dia akan melakukan nya atau ganti ke truth saja. Keanu juga di buat bingung oleh mereka bertiga, padahal mereka tahu bahwa Keanu tidak pernah mengingkari janjinya.


Apa yang harus di lakukan Keanu? Menerima tantangan atau membuat hukuman untuk dirinya sendiri.


“Lo bisa melakukan mapel dengan istri, Lo. Tanpa ada rasa bersalah dengan cara lo harus minum minuman yang di kasih serbuk p3r4n954n9.” Rizki memberi saran ke Keanu. Supaya pas melakukan nya nanti tidak ada rasa bersalah, karena pada saat seseorang tidak sadar membuat orang itu melupakan semua bebannya.


“Emangnnya lo punya apa yang di bicarakan tadi?” tanya Keanu


“Gak punya. Tapi, gue ada kenalan yang selalu meminum itu. Ayo kita ke sana!”


Mereka yang ada di sana mengangguk tanda setuju kalau mau di ajak ke sana. Davin dan Keanu yang tidak tahu mau di bawa kemana terlihat kebingungan.

__ADS_1


__ADS_2