Rahasia CEO Dan Sekretarisnya

Rahasia CEO Dan Sekretarisnya
Bab 18


__ADS_3

Malam hari, pukul delapan Almira terbangun dari tidurnya. Ada seseorang yang menelponnya, ketika melihat layar itu tertera nama Nabila.


(Halo, ada apa?)


(Kamu baru bangun tidur, sakit apa?)


(Cuma pusing aja, Bil, sekarang aku udah mulai rada enakan badannya)


(Syukur kalau begitu, kamu lanjut aja tidur biar ku matikan dari sini)


(Hemm.)


Almira melihat waktu dari handphonenya, dia bangun dan beranjak dari tempat tidurnya. Almira tidak tahu kapan tadi di bangunkan Keanu, lalu setelah itu dia tidur lagi.


Almira mencari makanan di dapur karena belum makan malam. Di lemari es ada makanan instan padahal kemarin belum melihatnya.


Setelah makanan itu di hangatkan oleh microwave, Almira langsung memakannya sambil melihat video yang ada di media sosial.


“Akhirnya kenyang juga, kalau aku tidur lagi gak akan bisa tidur, pasti.”


“Aku nonton drama Korea aja, untuk sekarang ini siapa tau aku nantinya ketiduran.” Almira ke kamarnya lalu memplay drama yang akan dia tonton.


Sudah tengah malam akan tetapi Almira belum bisa tidur, malah semakin segar matanya. Dia tidak mendengar gerak gerik Keanu, mungkin saja Keanu sudah tidur pikir Almira.


Di sisi lain Keanu sedang merencanakan party untuk acara tahun baru nanti, bersama sahabatnya Keanu membuat acara ini. Sampai lupa belum memberitahu Almira bahwa dia sedang ada di luar.


Kumandang adzan subuh membangunkan pemuda pemuda yang ada di kamar Ridho, mereka mengantri untuk mengambil air wudhu. Setelah wudhu mereka saling tunjuk untuk menjadi imam, akhirnya yang menjadi imam Davin seorang.


Sekitar pukul enam pagi Keanu baru sampai apartemennya, Almira tidak menyadarinya karena dia sedang memasak di dapur. Keanu ke kamarnya dahulu untuk men charger handphonenya.


“Kamu lagi masak apa?” Keanu duduk di depan meja makan, meja makan itu di depan dapur jadi bisa terdengar suaranya oleh Almira.


“Lagi masak nasi goreng.” Almira mengambil piring.


Seperti biasa Keanu minum air putih, tak berselang lama Almira menyajikan nasi goreng yang di buatnya tadi. Keanu langsung memakannya tanpa melihat wajah istrinya.


“Tadi malam kamu udah tidur tepat waktu belum?” Tanya Keanu


Sebelum pergi meninggalkan meja makan Keanu menanyakan hal ini.


“Semalam aku gak bisa tidur.”

__ADS_1


“Kan sudah saya bilang, kamu harus tidur tepat waktu.” Keanu menaikan nada bicaranya.


“Kamu kan tahu kemarin aku tidur siang, jadi malamnya gak bisa tidur.” Almira menghentikan makannya dia sudah tak selera makan.


“Sebenarnya kamu niat kerja gak sih?”


“Ok, ya udah aku resign dari kerjaan ku, besok aku akan kirimkan itu ke kantor kamu.” Almira pergi meninggalkan Keanu sendirian, apakah dia sadar atau nggak yang jelas dia sedang emosi untuk sekarang ini.


Keanu memanggil Almira di balik pintu kamarnya tapi Almira tidak menyahut, sekalinya menyahut Almira menyuruh Keanu pergi.


“Kamu benar benar ingin resign, kalau benar hari ini saya akan cari pengganti yang lebih baik dari kamu.” Itulah kalimat terakhir Keanu sebelum meninggalkan pintu kamar Almira.


Keanu seperti biasa pergi ke kantornya tanpa mempedulikan Almira, sesampainya di kantor Keanu meminta pihak HRD untuk membuat poster di cari seorang sekretaris atau tempel di jendela kantor lowongan pekerjaan.


Awalnya HRD itu bingung kenapa di suruh nyari sekretaris, padahal yang ia tahu Almira adalah sosok sekretaris yang sempurna.


______


Nabila yang sedang gelisah karena memikirkan Almira kenapa dia tidak masuk kerja, mau bertanya ke suaminya malu plus takut. Nabila melirik kertas yang di tempel di kaca tadi, ketika membacanya Nabila terkejut dan kaget.


“Kenapa di tulisan ini di Carikan sekretaris, sekretaris siapa ya? padahal manajer udah pada punya sekretaris.” Nabila terus berpikir untuk mencari siapa orang yang membuat sekretaris.


“Aku telpon Almira aja, siapa tau dia tahu orangnya. alasan aja kenapa dia gak kerja.” Nabila meraih handphonenya di saku celananya, lalu memencet no Almira.


(Aku baik kok, kalau kamu gimana kabarnya?)


“Aku juga sama baik, tapi aku mau nanyain siapa yang butuh sekretaris di kantor. Siapa tau kamu dengar sesuatu.”


(Aku mau resign, Bil, mungkin itu untuk sekretaris pak Keanu)


“Gimana ceritanya kok kamu mau resign, kamu lagi ada masalah apa? sama pak Keanu.”


(Cuma pertengkaran biasa, tadi pagi aku ke bawa emosi terus minta resign itu aja. Ternyata benar dia mau cari pengganti aku)


“Kamu gak takut suami kamu di goda sekretaris yang baru kalau kamu resign lalu di gantikan cewek yang agresif plus genit.” Nabila berbicara tanpa koma.


(Aku gak peduli! Yang penting masalah ini sudah terselesaikan)


“Yaelah, sekarang belum kejadian jadi kamu gak peduli, tapi kalau kejadian kamu nangis nangis minta cerai mungkin nantinya.”


(Kamu kok ngomong gitu, niat kamu sebenarnya apa?)

__ADS_1


“Niat aku itu, aku gak mau kalau pernikahan kamu kandas karena kamu digantikan orang lain dalam pekerjaan.”


(Bil, aku untuk sekarang ini masih belum bisa mengontrol emosi. Mungkin saja karena belum bisa mengetahui karakter masing-masing kamu kan tahu, aku dan dia seperti di jodohkan.)


“Al, aku di panggil atasan aku matiin ya, mungkin kelamaan nelpon.”


Nabila kembali ke meja kerjanya, ketika kerja dia selalu memikirkan sahabatnya. Apakah dia harus ngobrol berdua dengan Keanu untuk menjelaskan sifat dan karakter Almira yang belum dia ketahui, atau membujuk Almira untuk mencegah Keanu mencari sekretaris yang baru.


“Sudahlah jangan urusin Almira, Nabila kamu harus fokus kerja.” Nabila berusaha membuang masalah Almira di pikirannya.


Beberapa menit kemudian Nabila masih saja belum fokus ke dalam masalah pekerjaannya, dia benar benar di buat bingung harus bagaimana caranya membuang masalah sahabatnya.


“Aku sudah bulat selepas pulang kerja aku akan menemui Almira, untuk membujuk nya supaya tidak resign.” Keputusan Nabila sudah bulat, Nabila sudah biasa kalau keadaan seperti ini jadi dia harus mengambil keputusan dulu baru bisa fokus.


____________


{Al, apartemen kamu dimana? Lantai berapa?}


{Apartemen ×××, lantai lima, terus nanti di depan pintunya ada tulisan Bagaskara}


{Makasih infonya}


Nabila menancap gas mobilnya setelah mendapat informasi tempat tinggal Almira yang baru. Sesampainya di bangunan apartemen, Nabila takjub karena banyak orang kaya yang membeli salah satu ruangan apartemen.


Tok


Tok


Tok


Ceklek


“Siapa! Oh ternyata kamu, Bil, mari masuk!”


“Makasih, pak, Almira nya ada?” Tanya Nabila sebelum masuk.


“Ada di kamarnya, tolong kamu bujuk dia keluar untuk makan.” Keanu membuka lebar pintunya, Nabila pun masuk dan Keanu menunjukkan kamar Almira.


Tok


Tok

__ADS_1


Tok


“Aku dari tadi udah bilang, aku gak mau keluar.” bentak Almira


__ADS_2