Rahasia CEO Dan Sekretarisnya

Rahasia CEO Dan Sekretarisnya
Bab 13. Makam Kakek


__ADS_3

Di rumah orang tua Keanu, Keanu di beritahu dari siapa Fandi dan Sinta mengetahui letak makam kakek Rudi. Dari dulu keluarga Bagaskara belum mencari tahu kabar Rudi, biasanya setiap hari lebaran Fandi dan sekeluarga berkunjung ke kampung halaman Rudi.


Banyak warga warga yang meninggalkan rumahnya untuk berkunjung ke sanak saudara yang di luar desa, ketika lebaran tiba jadilah Fandi tidak tahu harus kemana mencari tahu. Akan tetapi beberapa hari yang lalu Fandi menyuruh orang untuk mencari informasi dari warga sekitar.


“Keanu, kamu dan istri kamu bener gak mau satu mobil bareng ayah bunda?”


“Bukan begitu Bun, bukannya gak mau satu mobil, tapi aku udah bawa mobil sendiri. Jadi, lebih baik Pakai mobil sendiri.”


Setelah berbincang di luar mobil akhirnya Sinta dan Keanu masuk mobil. Mobil Fandi yang terlebih dahulu berangkat, sedangkan mobil Keanu membuntuti dari belakang.


Di perjalanan Almira teringat dengan kakaknya yang ada di kampung, andai dia berani memberitahu keinginannya kepada suaminya. Almira melirik suaminya yang sedang menyetir, dalam benaknya kenapa harus dia? yang menjadi suami dirinya.


“Al, Almira.”


“Ya, ada apa?”


“Kamu pusing gak? kalau pusing, kita istirahat dulu di rest area.”


“Aku baik baik aja kok, gak usah khawatirin aku! Harusnya bapak yang kudu istirahat, saya lihat lihat kelopak mata bapak hitam, pasti tadi malam begadang.”


“Saya gak ngantuk untuk sekarang ini, Almira.”


“Pak, biar saya saja yang nyetir takutnya bapak oleng karena ngantuk.”


“Saya masih kuat, Almira. Jadi, biar saya yang nyetir sampai tujuan.”


“Ya, udah kalau bapak tetep kekeuh atas pendirian, bapak.”


Almira melanjutkan melihat pemandangan dari kaca, sungguh miris kehidupan nya yang sekarang ini. Mau ke rumah kakaknya harus minta izin kepada suaminya, padahal dia malu plus takut pada suaminya sendiri untuk mengungkapkan keinginannya.


Akhirnya Fandi dan sekeluarga sampai di tujuan, sebab sekarang mereka sudah melampaui plang yang bertuliskan SELAMAT DATANG DI KAMPUNG DAHLIA.


“Al, Al, Almira kita udah sampai.”


“Aku seperti pernah melihat desa ini. mas, nama desa nya apa?”


“Kampung Dahlia, Al. Ayo kamu turun, ayah sama bunda udah turun tuh dari mobil.”


Almira dan Keanu turun dari mobil, lalu berjalan masuk ke pemakaman umum. Di sana Almira mengingat sesuatu bahwasanya, Tempat Pemakaman Umum ini adalah tempat dimana ayahnya di kuburkan.

__ADS_1


Almira bungkam tidak memberitahu ini ke suaminya, mereka berempat tetap berjalan menuju kuburan Rudi. Betapa syok nya Almira ketika melihat jahul yang di beri nama Rudi Handayani Bagaskara.


“Ini...”


“Ini benar Almira, ini kuburan kakek aku. Lihat saja nama yang tertera di jahul itu.”


“Ber-rarti ka-kamu kak Iw...”


“Al, Almira bangun. Bun, bunda!” Teriak Keanu memanggil Bundanya untuk meminta pertolongan.


Sinta yang mendengar orang memanggilnya itu pun, menengok ke belakang kenapa putranya memanggilnya.


“Keanu, kenapa Almira?” Sinta bangkit lalu menghampiri kedua orang itu, yang jaraknya beberapa langkah.


“Dia kenapa? Keanu.”


“Gak tahu, Bun, setelah melihat nama yang tertera di jahul kakek, dia jadi pingsan seperti ini.”


“Kalau begitu kamu bawa dia masuk ke dalam mobil.”


“Ok, Bun aku duluan, ya.” Sinta mengangguk


Keanu mengangkat tubuh Almira, atas perintah Bundanya ia membawa Almira masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil Keanu berusaha menyadarkan Almira, awalnya menepuk pipinya tapi Almira belum sadar juga yang kedua kalinya menyipratkan air ke wajahnya akhirnya Almira tersadar juga.


“Kenapa ya?” Almira berusaha mengingat kejadian sebelumnya. “Oh, iya kalau nama kakek kamu Rudi, besar kemungkinan kamu adalah.” Almira belum mengatakan semuanya dia malah langsung memeluk Keanu.


“Adalah apa, Almira? Jangan setengah-setengah kalau bicara.”


“Kamu... Kamu, kak Ridwan yang aku kenal.”


“Kamu kok tahu? Nama lain aku, dari mana?” Keanu mempertanyakan soal kenapa Almira tahu nama lainnya.


“Bener kan dugaan aku, masa kamu gak inget adik kamu ini yang lucu dan nge gemesin.”


“Coba kamu ingat ingat, kita pernah ngalamin tinggal di desa ini. Aku adalah orang yang selalu dekat dengan kamu, dulu orang kira kita adalah sepasang kekasih.”


Keanu terus mengingat orang yang dulu pernah bermain dengannya di sini. Walaupun sudah berusaha mengingatnya, ingatan tentang desa ini telah hilang dari ingatan Keanu.


“Gak bisa ngingat sesuatu, Al, aku tentang orang orang yang ada di desa ini.”

__ADS_1


“Nanti aku ceritain di apartemen, aku mau tanya sebenarnya nama lengkap kamu siapa?”


“Nama lengkap aku, Ridwan Keanu Bagaskara. Kamu kan pernah denger pas akad nikah.”


“Oh, mungkin pas waktu itu aku lagi ngelamun, jadi aku tidak mendengar apapun.”


Keanu mengajak Almira untuk ke makam, akan tetapi Almira tidak mau dia malah menyuruh suaminya itu untuk pulang. Almira tidak sabar untuk menceritakan semuanya, tentang masa lalu dirinya dan Keanu.


Pada akhirnya Keanu berbohong ke Bundanya, dia mengirim SMS bahwa Almira kurang enak badan. Dia tidak terbiasa berbohong kepada Bundanya, mungkin nanti dia akan meminta maaf atas kebohongan yang dia lakukan


Di sepanjang perjalanan Almira memeluk tangan kiri suaminya, biasanya dirinya tak semanja seperti sekarang. Akibat sudah tahu suaminya siapa sebenarnya, sikap Almira terhadap Keanu sama seperti dulu.


Almira tertidur ketika hampir sampai ke apartemen, dengan terpaksa Keanu mengangkat Almira. Tadinya mau membangunkannya akan tetapi, dia tidak enak ketika melihat wajah Almira yang kelihatan nya lelah.


Ketika ingin membuka pintu Keanu meminta tolong kepada petugas yang sedang berjaga, untuk membukakan pintu. Keanu meletakkan Almira di atas kasurnya, setelah itu Keanu menelepon ibundanya untuk meminta maaf.


Keanu memutuskan untuk mengajak teman temannya menongkrong di cafe, tempat biasa mereka nimbrung. Teman yang di ajak Keanu ke tongkrongan adalah teman rekan bisnisnya.


__________


“Keanu, gimana bisnis kamu?” tanya Davin salah satu rekan bisnisnya Keanu.


“Alhamdulillah, lancar dan berkembang.”


“Syukur kalau begitu, Ken.”


“Vin, adek LO kemana? kok gak di ajak.” tanya Rizki anak rekan bisnisnya Keanu, dia di ajak Keanu karena dia juga salah satu keluarga rekan bisnisnya.


“Adek gue sibuk pacaran, si Devan kan sebentar lagi mau nikah, jadi dia menghabiskan waktu bersama pacarnya sebelum nantinya di pingit,” jawab


“Jangan lupa undang kita semua, bilang itu sama adek lo ya, Vin,” ujar Rizki


Mereka berbincang soal bisnis masing-masing, sambil menunggu satu orang lagi yang belum datang.


“Hey, maaf nunggu lama.”


“Gak apa apa, Dho,” ucap Davin


“Ridho, kamu gak sibuk sama pacar kamu, kenapa?” tanya Rizki

__ADS_1


“Gue baru putus, gue pernah cerita kan ke kalian, bahwa gue dan dia beda keyakinan.”


Semua yang ada di sana tertawa.


__ADS_2