
Sementara itu di sebuah rumah mewah sedang ada syukuran, keluarga Saka sedang berbahagia atas kehamilan istri Saka yang sudah menginjak empat bulan.
Ibu dan nenek Saka yang sangat antusias sekali dengan acara ini, karena mereka sudah lama menginginkan kehadiran seorang bayi di rumah itu.
Apalagi neneknya yang sudah tidak sabar dengan datang nya cicit pertamanya, sunggung penuh dengan kebahagiaan seisi rumah itu.
"Mas aku cape, aku istirahat sebentar ya" pamit Rahma pada Saka sang suami.
"Baiklah sayang, kamu bisa sendiri kan ke kamar?" tanya Saka yang sedang menerima tamu nya.
"Bisa kok mas" jawab Rahma dengan tersenyum.
Rahma pun berjalan menuju kamar nya di lantai atas,menaiki satu persatu anak tangga, badannya berasa lemas sekali dan kepalanya sedikit pusing, namun ia tetap melanjutkan langkah nya.
Lima anak tangga terakhir kepala nya benar-benar berat sekali, ia tak mampu menggapai pijakan hingga akhir nya oleng dan...
"Bruugghhh !!!"
Bukan hanya terjatuh Rahma pun terguling sampai ke bawah, membuat semua orang berteriak histeris.
"Arrrrgggg Rahma..." Teriakan Oma yang paling keras,
Saka uang yang melihat istrinya terjatuh langsung berlari dan langsung memeluk istrinya, "Sayang bertahan kita akan ke rumah sakit sekarang, pak Anto cepat siapkan mobil!" titah Saka pada supir nya.
pak Anto pun bergegas menyiapkan mobil untuk sang majikan, suasana rumahnya itu berubah drastis penuh ketegangan, sang pemeran utama harus cepat mendapat perawatan.
Oma Aminah begitu syok melihat kejadian itu hingga kesehatan nya langsung down, ia pingsan di pangkuan Winda.
__ADS_1
"Bu.. ibu bangun Bu.." Winda mencoba membangunkan ibu mertua nya namun Oma tak kunjung bangun.
"Mas..." teriak Winda memanggil Winata suaminya.
"Ibu kenapa win?" tanya Winata yang langsung menghampiri Winda.
"Ibu pingsan mas,"
Winata langsung membawa Oma Aminah ke kamarnya, dan langsung memanggil dokter keluarga nya, yang kebetulan ada di sana.
"panggil dokter Irsyad sekarang" titah Winata pada Reni ART yang membawakan air ke kamar Oma.
"baik pak"
Tak lama dokter datang dan memeriksa keadaan Oma, dan menyimpulkan Oma syok atas kejadian yang ia lihat.
Sementara di dalam mobil Saka menangis, ia merasa bersalah karena tidak menemani istrinya istirahat, hingga istrinya harus terjatuh.
"Maaf aku sayang, aku gak bisa menjaga kamu" ucap Saka dalam tangis nya.
Namun Rahma hanya terdiam tak menanggapi apa yang di ucapkan suaminya, ia menahan sakit di perut nya sejak tadi, ia meringis dan juga menangis.
"Awwww... sakit mas... ahhhh"
"Tahan sebentar lagi kita sampai." Saka mencoba tidak panik melihat istrinya kesakitan.
Akhirnya mereka sampai di RS dan Rahma langsung menaiki brankar yang di dorong oleh beberapa petugas dan juga Saka.
__ADS_1
Rahma menjerit kesakitan membuat semua orang menoleh ke arah nya, "Argggghh sakit..."
Rahma langsung di masukan ke ruang IGD, dan mendapat pertolongan dari dokter.
"Maaf pak, tunggu di luar bapak gak bisa ikut masuk" Seorang suster menghentikan langkah Saka yang ingin ikut masuk.
"Tapi sus saya hanya ingin menemani istri saya"
"Maaf pak gak bisa," Suster itu langsung menutup pintu.
Saka hanya mondar mandir di depan IGD menunggu dokter selesai menangani istrinya, dengan penuh cemas dan harap.
"Ya Allah aku mohon selamatkan istri dan anakku" Saka memohon dengan terus menitikan air matanya.
Tak lama dokter keluar dan menyuruh Saka untuk menemuinya di ruangan nya. Saka pun langsung mengekor di belakang dokter.
Sandra masuk dan kini berada di ruangan IGD karena ibunya masih dalam keadaan kritis, di lihat nya di sebrang brankar ada seorang wanita yang sedang menangis tersedu.
Sandra sebenarnya ingin menghampiri dan bertanya kenapa menangis namun ia tak mau di sebut mengganggu atau kepo dengan apa yang d alami wanita itu, dan juga keadaan nya sama sedang bersedih.
"Bu.. dari mana aku mendapatkan uang untuk operasi ibu? aku bingung Bu?" ucap Sandra dengan Isak tangisnya.
Rahma yang sedari tadi menangis pun langsung menoleh ke arah depan nya, di mana Sandra sedang menangis, dan berdialog dengan ibunya yang masih tertidur.
Kawasan wajib like dan komen..
bantu vote juga ya..
__ADS_1
terimakasih