
raka pun membuka amplop cokelat tersebut.
dan betapa terkejut nya dia melihat banyak nya foto seorang laki-laki dan seorang perempuan dalam keadaan bugil tersebut. dan bukan hanya satu 10 lelaki yg ditiduri nya.
"apakah ini? alasan dia memutuskan ku? cih! dia tidak lain dari seorang wanita malam! mengapa aku baru menyadari nya! selama ini kukira? dia hanya berkencan dengan dua lelaki? satu nya diriku? satu nya orang yg merenggut kesucian nya? tapi ternyata bukan hanya 2 tapi ah sudahlah? "ucap raka sambil meletakkan semua foto itu di meja.
" loe masih nggak moveon juga? apa gue bilang? dia perempuan nggak bener? loe nya aja yg nggak percaya? "ucap ando menjelaskan apa yg dia ucap kan tempo dulu.
" gue udah cinta ndo? apapun yg dulu ia lakukan? gue nggak bisa sepenuh nya bisa benci"ucap raka memang benar bukan waktu yg sebentar bagi raka dan claudia menjadi hubungan. dari dia kuliah sampai dia sudah sukses seperti ini. clau la yg menemani nya baik saat terpuruk atau pun suka.
"udahlah ka? moveon la? loe nggak bisa terus menerus seperti ini? kasian loe ka? " ucap ando penuh prihatin kepada sahabat nya itu.
"gue harus gimana coba ndo? gue masih belum bisa membuka hati gue untuk orang lain ndo? " ucap raka lirih.
"udah gini aja gue ada undangan ni, buat ke pesta dansa, loe ajak teman wanita loe buat acara malam besok, gimana? " ucap ando sedikit menghibur raka.
seketika sebuah buku mendarat ke kepala nya ando.
"loe kira gampang apa cari cewek yg cocok sama gue ha", 'ucap raka kesal terhadap teman nya.
" tenang aja loe, gue bakal cariin loe patner untuk di ajak dansa loe tenang aja, "ucap ando antusias buat menghibur teman nya itu.
" oke gue bakal pergi tapi loe harus cariin teman yg pas buat gue ajak dansa, dan jangan sampai malu-maluin gue ya"ucap raka penuh peringatan.
"oke loe tenang aja kok, gue nggak bakal kecewain temen gue, tenang aja, " ucap ando senang.
********
hari yg di nanti pun telah tiba di kantor dua orang tersebut tengah di sibuk kan dengan wanita-wanita yg di bawanya.
__ADS_1
"Hai sayang, sini ke pesta sama gue aja! gue cukup cantik kok, buat di ajak keranjang dan ke pesta" ucap wanita yg bernama ara tersebut. dengan gaya centil nya dia mengedipkan satu mata nya ke arah raka. seketika raka pun bergidik ngeri melihat ke arah wanita tersebut.
"gila ya ndo! loe itu mau gue ke pesta dansa apa pesta **** ha? " ucap raka dengan nada dingin.
"ya ke pesta dansa lah, buat apa coba ke pesta ****? bikin kerjaan aja, " ucap andi tengah berbisik dekat telinga raka.
"kalau loe tau itu! kenapa loe bawak cewe model begini an ke gue ha, " ucap raka makin kesal dengan teman nya itu.
"hehe gue mana tau kalau mereka model beginian semua" ucap ando bergidik ngeri melihat semua wanita yg ada di depan nya tersebut dengan banyak ekspresi.
ada yg gaya nya centil, ada yg gaya sok glamour,dan banyak lagi tingkah nya.
"sudah la kalian semua bubar.semua nya gue ennek lihat kalian tau nggak.
ucap raka dengan nada yg sangat dingin.
" ya kamu nggak mau sama aku sayang"ucap ara ketua dari semua gadis yg ada disana.
"stop disitu jangan sampai kamu mendekat ke arah ku atau kamu! " ucap raka penuh ancaman. seketika ara pun berhenti.
"kalian pergi dari sini! kalau kalian masih tidak mau pergi, saya akan membuat kalian menyesal seumur hidup." ucap raka penuh ancaman. seketika nyali ara pun menciut. dan lansung pergi meninggalkan kan tempat tersebut.
"loe gimana sih ndo, kata nya loe mau cariin gue pasangan buat ngehadirin pesta, tapi apa wanita macam balang sembah loe suruh, " ucap raka ketus.
"gue kan nggak tau kalau yg datang model begini an, terus kita harus gimana, nggak ada loe masih wanita yg bisa di ajak ke pesta, " ucap andi khawatir. "ini harus di hadirin ka, karena ini salah satu rekan bisnis kita yg nggak bisa kits tolak ajakan nya, " ucap ando sedikit lirih karena sedari tadi belum menemui wanita yg cocok untuk teman nya tersebut.
"akh sudah lah kalau emang nggak ada, jangan datang, apa susah nya, bilang aja urusan di kantor belum selesai aoa salah nya" ucap raka santai.
dia tidak terlalu mementingkan urusan tersebut.
__ADS_1
"ya nggak bisa juga gitu ka, loe nggak mau ngebuktiin ke mantan loe bahwa loe udah move on, itu salah satu caranya ka, " ucap ando.
"kalau memang begitu, maka carikan gue wanita yg benar-benar bisa menyaingi clau, wanita yg berkilau di atas yg berkilau, " ucap raka dengan enteng nya.
"gimana gue mau cari cewek yg kayak gitu pasti sangat sulit ,di jaman ini wanita yg kayak di sebut kan oleh raka. " ucap ando sedikit putus asa dengan apa yg terjadi l. sampai tiba-tiba dia melihat seseorang ngelepas kaca dengan riang nya sambil sesekali bernyanyi.
ando mendekati wanita tersebut.
"kamu bisa bantu saya nggak" ucap ando seraya menepuk pundak krystal. krystal lun terkejut karena seseorang mengagetkan dia
"astaghfirullah,,, pak,ada apa ya pak? " ucap krystal karena merasa heran kepada sekretaris boa nya itu.
"bisa kota bicara sebentar" ucap ando
"dimana pak,? " ucap ku lagi.
"kita ke kafe seberang ajaa dulu sambil minum kopi atau susu, biar enak bicara nya, " ucap ando seraya menarik tangan krystal tanpa mendengar apa yg di ycap kan krystal
sesampainya di kafe mereka pun memesan minuman.
"waktu itu saya menolong kamu, apa kamu tidak mau membalas budi, " ucap ando lansung to the point.
"iya Pak apa yg bisa saya bantu? " ucap ku lagi.
"bisa tolong saya untuk menghadiri salah satu pesta? bisa nggak? " ucap ando serius.
"oh bisa pak ,kalau hanya sekedar untuk mengantarkan minuman, " ucap ku karena memang di fikiran ku hanya itu. tidak mungkin ando menyuruh untuk menjadi pasangan nya di pesta.
mimpi terjun balon ke kebun tetangga kali kalau sampai itu terjadi.
__ADS_1
"bukan itu yg saya maksud, kamu mau nggak ke pesta bersama pak raka, sebagai pasangan nya, "
"a-apa" ucap ku reflek aku mengebrak meja terkejut.