
Di sebuah sekolah SMA. Baru saja merayakan hari kelulusan kelas 12 . Pun merayakankan nya dengan penuh suka cita.
Tring, Tring, Tring, dering ponsel Krystal terus berbunyi.
"Siapa sih? Nelfon terus, orang lagi senang juga" Sungut Krystal sambil mengangkat telfon.
" Assalamu'alaikum" Sapa seseorang di seberang telefon.
"Iya,Walaikumsalam ada apa ya?" Jawab Krystal dengan bingung. Karena si penelfon tersebut suaranya bergetar.
"Neng, ini dengan Neng Italkan ya? " Sahut B Darsih" Si penelfon tersebut.
"Iya bik ada apa? " Jawab Krystal.
"Ini neng ib.. ibunya neng? " Jeda Bi Darsih.
"Iya bik ada apa dengan Ibu,Bik " Sahut Krystal dengan nada khawatir.
"Ini neng ini ibunya eneng masuk kerumah sakit neng, tadi pingsan didapur neng".Sahut Bi Darsih
"APA!!! Bik" Sahut Krystal dengan cemas. Sampai HPnya jatoh.
"Hei, Lo kenapa Tal? Kok bengong? Sampai HP Lo jatoh juga, nggak terasa"Senggol Nadia. Yang sedari tadi kesal dengan temannya itu.
"Ibu Gue Nad! Ibu Gue"Sahut Krystal.
"Yayaya!! Ibu Lo kenapa? Kangen sama Loe? Baru aja 3 jam ke sekolah udah kangen-kangennan aja!"Cerocos Nadia.
"Bukan gitu Nad! Ibu gue, Ibu Gue masuk rumah sakit! Astaga Ya Allah ibu! " Cerosos Krystal.
"Eh, Nad. Gue pulang dulu ya, soalnya Gue mau lihat keadaan Ibu Gue Nad".
"Oke-oke Lo mau nggak gue anterin! Sekalian soalnya gue lagi pake mobil sendiri!Ni Bokap gue yang nyuruh".
"Oke-oke ayo siap-siap Nad! Buruan, cepetan Nad ayo!"Tarik Krystal.
" Ya ilah Tal, sabar dikit napa! Gue mau bedakkan dikit napa! Gue mau tampil cantik di depan adik kelas!"Cerocos Nadia.
"Yaelah, Lo mah lambat. Cepetan itu nyawa Ibu gue loh Nad. Nggak usah becanda napa!"Serius Krystal.
"Eh iya!" Gue becanda dikit biar muka Lo nggak tegang amat kayak pancingan hehe"Sahut Nadia.
Sesampainya di rumah sakit. Krystal pun bergegas ke tempat ibunya di rawat.
"Dok, gimana keadaan Ibu saya dok?"Tanya Krystal.
"Ini dengan Krystal anaknya Buk Ainun ya"Sahut Pak Dokter.
" Iya Pak" Jawab Krystal.
"Bisa saya bicara sebentar?" Jawab sang Dokter.
__ADS_1
"Bisa pak!"Jawab Krystal.
" Ini mbak ini ibunya harus segera di operasi!"Jawab sang dokter setelah sampai di ruangannya.
"Emang ibu saya sakit apa dok?" Jawab Krystal.
"Ini ibunya mbak, sakit kanker rahim mbak, dan harus di operasi biar sakitnya nggak bertambah parah!"Jwab sang dokter.
"Apa!! Dok Ibu saya terkena kanker rahim dok?"Jawab Krstal dengan mulut sedikit ternganga mendengar dokter.
"Iya mbak" Jawab sang dokter.
"Berapa biaya operasinya Dok?"Jawab Krystal.
"50 puluh juta mbak! "Jawab sang dokter.
Tampak Krystal sedang berfikir.
"Gimana ya dok, bisa nanti kalau udah ada uangnya saya lansung ke sini ya dok, tapi Pak Dokter bisakan ya urus ibu saya dulu di rumah sakit ini Dok!"Sahut Krystal sedikit Memelas.
" Iya bisa, tapi bayar administrasi dulu di luar ya mbak soal untuk biaya penginapan ibu nya".
"Iya dok saya akan bayar dulu!"Jawab Krystal.
(Ya Allah gimana gue dapat uang sebanyak itu!"Sahut Krystal dalam hati. Tak terasa air matanya pun mengalir meratapi nasibnya sendiri.
"Gue harus kuat demi ibu!Semangat Krystal".
Krystal pun memasuki kamar tempat tidur ibunya.
"Sudah neng, Ibu sudah siuman, kapan kita pulang neng?"Jawab ibu.
"Ekhem" Krystal pun mendehem sangat keras.
"Buk, Ibu disini aja dulu ya, buk ya, ibu nginap disini dulu ya"Jawab Krystal.
"Emang ibu sakit apa neng? Sampai kamu suruh Ibu nginap"Jawab Ibu.
"bukan buk, Ibu nggak sakit parah kok, cuma kata dokter ibu harus nginap di sini dulu!"Jawab Krystal. Yang berusaha menutupi penyakit yang di derita ibunya.
"Ya udah deh"Sahut ibu pasrah.
Lama keduanya saling diam dengan pikiran masing-masing sampai Krystal pun memecahkan keheningan.
" Buk Ital bisa bicara buk? "
"Iya bicara apa neng!"Jawab sang ibu.
Krystal pun menarik nafas panjang sangat sulit baginya untuk bicara dengan Ibu tapi dia tidak ada pilihan yang lain.
"Buk, Ital ke Jakarta ya? Ital mau kerja disana. Biar ada yang bantuin biaya pengobatan Ibu disini".
__ADS_1
Ibu pun kaget mendengarnya dan melirik Krystal dengan tajam.
Krystal meneguk salivanya dalam-dalam takut sang ibu marah.
"Emang ibu sakit apa? Sampai-sampai harus di rawat di sini sangat lama! Dan kamu mau kerja di kota?"Jawab sang ibu yang penuh dengan amarah.
Krystal pun Menghembuskan nafas dalam-dalam takut ada kesalahan dalam bicaranya.
"Ibu nggak sakit parah kok cuma, Ibu emang harus di rawat untuk beberapa hari Buk, boleh ya!"Bujuk Krystal pada sang ibu.
"Neng di jakarta itu bahaya neng, nengkan baru aja lulus SMA. Eneng mau kerja apa di sana neng? "Jawab sang ibu yang sudah agak lembut kata-katanya .
Krystal pun menarik nafas dalam-dalam biar sang ibu mau mengizinkan kan nya.
"Buk, Ital kerja di jakarta itu buat keperluan kita buk. Biar ibu nggak sibuk lagi jualan keliling buk, Ital bisa cari kerja buk ,Ya Buk ya"Bujuk Krystal.
"Emangnya eneng mau kerja apa disana? Teus ibu disini sama siapa neng? Ibu hanya punya kamu!"Jawab sang Ibu dengan nada sedih. Takut sang anak kerja di kota.
"Ital kerja apapun boleh Buk, asal halal biar murah tapi ada buk untuk keperluan kita"Jawab sang anak.
Lama mereka saling diam dengan fikiran masing-masing sampai akhirnya sang ibu pun bersuara.
"YA neng, neng boleh kerja di jakarta tapi Hati-hati ya Ibu takut neng".
" Iya buk, ibu tenang aja Ital bisa jaga diri kok"Jawab sang anak.
"Terus kapan neng mau ke Jakarta? "Sahut sang ibu penuh perhatian.
"Besok buk, Ital berangkat besok pagi-pagi" Jawab sang anak.
"Ya udah besok Hati-hati ya neng, berangkatnya, ibu nggak bisa nganterin neng ke terminal"Jawab sang ibu.
"Iya buk, nggak apa apa buk!"Jawab Krystal.
Tak terasa pagi pun menjelang saatnya Krystal pun berpamitan dengan sang ibu.
"Do'ain Ital ya buk semoga sukses di jakarta"Sahut Krystal saat berpamitan dengan sang ibu tercinta.
Menciumi punggung tangan sang ibu.
"Hati-hati ya neng"Sahut sang ibu sedih melepaskan anak semata wayangnya ke Jakarta.
Krystal pun pamit dengan sang ibu menuju ke terminal.
"Neng mau kemana? " sang supir bis.
"Ke Jakarta pak!"Jawab Krystal saat sudah masuk ke salah satu bis menuju Jakarta.
"Oh iya neng"Jawab sang supir.
Selama sehari semalam KrystaI naik bis akhirnya sampai ke tempat tujuan jakarta.
__ADS_1
Dengan senyum yang merekah di bibir tipisnya Krystal.
WELCOME TO JAKARTA. Teriak Krystal kegirangan.....