
"RAKA..... " ucap mamanya raka geram..
"emmmm" raka tak menggubris ucapan sang mama.
"ando ambil kan air mineral? di mobil mama! cepat mama mau buat pelajaran sama ni anak!. nggak ada kapok-kapok nya sama sekali" ucap sang mama geram.
ando pun bergegas ke mobil sang mama untuk mengambil air mineral tersebut. dengan lari terbirit-birit ando pun memberikan sebotol air mineral kepada mama raka sekaligus mama angkat ando.
BYURRRRR basah dan terkejut itu lah uluh di rasa kan raka.
"siapa sih yg nyiram gue? mau gue penggal kepala nya hah." ucap raka marah tapi tidak menoleh kepada pelaku yg menyiramnya.
"saya!!!! " ucap mama raka marah.
deg.
seketika raka terkejut mengenali asal suara tersebut. dan raka pun menoleh dengan sedikit takut.
"mama... hehe ngapain mama kesini. " ucap nya sedikit bergetar takut sang mama naik pital. karena dia tahu perangai sang mama. papa nya pun takut apalagi raka.
"iya kenapa mama kesini hah? kalau mama nggak kesini? kamu mau Senang-senang? balapan nggak jelas gitu? , raka kamu itu sudah dewasa? kapan kamu bisa berubah hah..." ucap sang mama marah.
"kalau ada apa-apa kamu di jalan? siapa yg susah aaa? mama yg juga susah dg papa mu. " ucap sang mama tanpa menoleh kepada sang anak. geram melihat sifat anak nya sedari dulu tidak berubah.
dengan susah payah raka menelan saliva nya tersebut.
"raka... minta ma... af ma.. " ucap nya sedikit takut kepada sang mama.
"sudah mama mau pulang, ando kamu urus raka! jangan sampai kelayapan nggak jelas lagi, kalau sampai kalian mama lihat kelayapan lagi? habis kalian? mama hukum. " ucap sang mama kepada kedua anak nya.
dan mama raka pun berlalu pergi dengan kesal.
__ADS_1
"siapa buk" ucap sang supir yg di kira krystal tadi suami mama nya raka.
"nggak apa-apa kok pak, tu anak orang dari planet Venus nyasar kesini" ucap nya geram.
"emang bisa ya buk? orang di planet lain tinggal di sini" ucap sang supir dengan polos nya.
"bisa lah pak! udalah pak jangan dibahas, jalan ajak pak" ucap sang mama. dan di balas anggukan oleh sang supir.
mobil sang mama pun berlalu meninggal kan tempat tersebut.
"gila lo ya ka, kalau sampai loe kenapa-kenapa? habis gue ka? habis di sayur lodeh ama nyokap loe?. " ucap ando sambil membayangkan kan kemarahan sang mama. sampai tanpa sadar ando pun bergidik ngeri.
"nyokap loe juga kali" ucap nya.
"tunggu bentar kayak ada yg lewat deh" ucap raka.
"loe tu ya! pikiran nya negatif mulu? deketin mbak kunti loe baru tau rasa? ucap raka sambil menahan tawa. karna memang teman nya yg satu ini sangat tahun dengan hantu.
seketika amdo membulat kan mata.
" ka, ayo jalan? gue nggak mau jadi pengantin ghoib"ucap nya sedikit takut.
"bukan itu yg gue maksd oon, otak tu di pakai dikit ngapa? . ucap raka sambil mengulum senyum.
" lah terus maksud loe tadi apaan coba? kayak ad yg lewat kata loe? "ucap ando melupakan penelfon tadi.
" yah emang? tapi nggak gitu juga maksud gue? kayak ada seorang cewek deh nolongin gue? bukan nya clau ya"ucal raka kepada ando karena sedari tadi dia masih merasa ciuman tersebut. tanpa sadar raka pun memegangi bibir nya tersebut. dengan mengulum senyum. karena memang ciuman itu terasa nyata.
__ADS_1
"oh iya gue ingat, " ucap ando sambil berfikir. "tapi kayak nya bukan clau? soal nya dia sempat nelfon gue? bukan suara clau? dan nggak mungkin clau nggak kenal gue? dan satu lagi nyokap loe tadi disini sebelum gue? kalau clau nggak mungkin? habis dia di rendang nyokap loe? " ucap ando karena memang sedari tadi dia nggak melihat seorang pun selain nyokap raka.
tampak raka sedikit mengeryit kan alis heran "kalau bukan clau siapa? ciuman itu terasa? memang rasa nya berbeda saat mencium clau? ini rasa yg nggak pernah gue lupain seumur hidup gue" ucap raka dalam hati.
tampak raka dan ando saling diam dengan pikiran masing-masing. sampai akhir nya ando membuka obrolan.
"dahlah ka? kita pulang aja? nanti kalau nggak pulang habis kita di marahin nyokap, kalau soal perempuan itu gue bakal cari tau? dan kita bakal kasih uang buat dia untuk tanda ucapan terimakasih.
"ya udah deh iya, kita pulang aja dulu" ucap raka. dan mereka pun berganti posisi jadi kini ando yg menyetir. karena kepala raka masih agak terasa pusing.
di perjalanan mereka saling diam dan raka pun memecah kan keheningan tersebut.
"gue nggak jadi liburan" ucap raka
"kenapa?" ucap ando heran kepada teman nya tersebut. karena yg yliya tahu teman nya itu perlu sedikit refresing kan pikiran nya.
"nggak kok? nggak kepengen aja" ucap raka sedikit berbohong. karena memang ciuman tadi mengganggu pikiran raka. dia masih bingung siapa gadis tersebut. yg menjadi kan pikiran nya terganggu. dan sedikit demi sedikit hilang memikirkan tentang clau mantan pacar nya.
"siapa gadis itu" gumam nya dalam hati.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
tak terasa pagi pun menjelang ayam saling berkokok membangun kan sebagian manusia yg sedang di landa mimpi tersebut.
HUAAAAHHHHHH. ucap seorang gadis yg baru saja bangun dari tidur nya.
"kenapa gue mimpi tentang kejadian kemaren ya? " gumam nya kepada diri sendiri. tanpa terasa krystal pun kembali meraba leher nya tersebut yg sudah di kasih plester oleh sang ibu kost. karena krystal bilang sama ibu kost di sedot tawon. dan bisa-bisa nya sang ibu kost percaya apa yg di ucap kan krystal.
"moga aja nggak ketemu om-om itu lagi, udah ngambil ciuman pertama gue, eh di tambah lagi ni apa coba tanda ini? " ucap krystal bersugut-sungut.
"nanti kalau teman gue nanya gimana coba? gue harus jawab apa coba? ya kali gue pakai syal di jakarta? kan nggak lucu? " ucap nya berucap lirih.
__ADS_1
"udah lah daripada gue mikirin itu terus mending gue mandi bergesas buat kerja? "
semangat krystal hari ini hari pertama loe kerja loe harus semangat demi ibu loe semoga hari ini hari yg bahagia nggak kayak kemaren ucap nya dalam hati.