RAKA DAN KRYSTAL

RAKA DAN KRYSTAL
Malam Pertama Yang Menyedihkan.


__ADS_3

Ando pun turun dari mobilnya. Heran kenapa ada mobil temannya di club.


"Nie anak,bukannya malam pertama eh tau-taunya kesini." Ucap ando geleng-geleng Kepala.


...----------------...


Raka masih memeluk Claudia hangat. Dia tak ingin sekalipun melepaskan pelukannya.


"Ka, hiks hiks hiks " Claudia masih saja berakting.


"Nggak apa-apa ada gue disini! " Ujar Raka.


"Loe pergi jauh-jauh dari sini, Sebelum gue bakalan ngebunuh loe tanpa koma! " Ancam Raka menunjuk kearah Erik.


"Oke dengan senang hati, loe pungut ya sampah bekas gue! " Ucap nya berlalu pergi meninggalkan Raka dan Claudia di ruangan itu.


Ando pun langsung bergegas ke club tampan sekilas dia melihat Erik memberi uang kepada seorang pelayan.


"Ngapain Erik kesini? " Dalam hati Ando bertanya-tanya kenapa sepupu temannya itu disini.


Ando pun bertanya kepada satu Pelayan. Pelayan itu mengangguk tahu.Dia pun membawa Ando ke ruangan dimana ada Raka disana.


"Maafin gue ya, gue telat! Buat nyelamatin elo dari bajingan itu! Sampai Sampai loe harus di pakainya terlebih dulu, " Ucap Raka penuh penyesalan, rasa bencinya kepada Clau pun hilang menguap entah kemana. Yang ada hanya rasa iba.


"Nggak apa-apa kok, yang penting loe udah datang nyelamatin gue, " Ucap Clau bergelayut manja di leher Raka.


Raka pun merangkul pinggang Clau dengan sangat erat. Dan tidak tahu siapa yang lebih dulu mulai bibir mereka pun kini telah menyatu menyesap satu sama dengan yang lain.


Tapi tiba-tiba bayangan Krystal muncul dihadapan Raka. Raka pun menghentikan ciumannya dia baru ingat bahwa dia sudah menikah.


Ando yang membuka pintu pun terkejut mendapati Raka dan Claudia berciuman.

__ADS_1


"Apa-apaan loe ka? Loe baru aja habis nikah udah bemesraan dengan si ****** ini" Ucap Ando marah kepada Raka dan Claudia.


"Gue di telfon mama tengah malam gini buat cariin elo,tapi apa yang loe buat ha! Loe" Ucap Ando terputus dia benci melihat bosnya masih bersama mantan kekasihnya itu.


Ando tahu bila wanita di depannya itu sangatlah licik .Rubah berwajah kupu-kupu. Itu lah gambaran untuk seorang yang bernama Claudia itu. Dari dulu dia tak pernah suka melihat temannya itu berpacaran dengan Claudia. Karena Ando adalah teman Claudia dia dari sekolah SD sampai Kuliah. Jadi dia tahu bagaimana perangai seorang Claudia.


"Nikah? Kapan? Kok gue nggak tahu?" Ucap Clau terkejut. Memang dia tidak tahu menahu masalah Raka yang sudah menikah.


Plakk. Sebuah tamparan mendarat di pipi mulus Ando. Claudia dan Ando pun tampak terkejut. Dengan reaksi Raka.


"Siapa yang nyuruh loe buat ceritain bahwa gue udah nikah ha! " Ucap Raja ketus.


"Oh, jadi loe lebih ngebelain ni ****** sampai-sampai loe harus nampar gue ha! " Ando pun tak kalah ketus.


"Ya, dan rencananya kami bakal balikan lagi. Paham! " Jawabnya.


"Oke, Kalau itu yang loe mau, kalau loe ada apa-apa jangan panggil gue atau curhat sama gue" Ucap Ando berlalu pergi, dia benci kepada Raka. Dia tidak menyangka mendapatkan reaksi seperti itu. Dia sangatlah benci dan pulang tanpa melihat ke belakang.


Plakkk. Sebuah tamparan pun melayang ke wajah Raka.


"Loe kenapa nggak bilang sama gue ha! Kalau loe itu udah nikah, Sia-sia gue disini nelfon loe" Ucap Claudia pura-pura marah karena mendengar Raka menikah Claudia sangatlah suka karena dia lebih leluasa untuk bemesraan dengan Erik. Ya Dia tahun yang lalu Claudia berpacaran dengan Erik, karena Erik lebih menantang dari Raka. Dan akhirnya dia pun memutuskan hubungan dengan Raka karena hatinya sudah di penuhi oleh Erik. Tapi baru-baru ini Erik sepertinya berubah. Tak semesra dulu dan dia melakukan rencana buat menguasai harta Raka pun semakin menjadi.


"Maaf, nggak seharusnya ini di tutupi, gue takut kalau loe kecewa mendengarnya" Raka sedih menceritakannya. Rasa untuk Claudia masih sangatlah besar. Untuk kembali pun dia masih mau walaupun sudah menikah.


Claudia pun pergi meninggalkan Raka dan berpura-pura marah kepada Raka.


...****************...


Tak terasa mentari sudah terbit embun pun sudah pelan-pelan menghilang karena sudah berganti menjadi mentari yang sangat terik.


Krystal yang baru bangun dari tidurnya melihat sesosok pria tidur di ranjang.

__ADS_1


Krystal yang tidur di sofa itu pun terbangun. Sebenarnya semalam dia menangis sejadi-jadinya sampai tertidur. Karena malam pertama yang indah berganti dengan malam yang sangat menyedihkan suami yang baru kemarin menikahinya itu entah kenapa pergi tak tahu kemana.


"Sudahlah itu bukan urusan ku, toh gue disini kan hanya nikah kontrak jadi gue nggak bakal urus dia mau kemana? " UcapKrystal yg berdiri ingin pergi ke kamar mandi.


"Kamu sudah bangun? " Ucap Raka dengan suara serak khas orang bangun tidur.


"Ya tuan! Saya mau mandi dan setelah itu saja akan berangkat bekerja tuan" Krystal pun menunduk karena saat ini memang dia mau bekerja.


"Oh iya. Kalau begitu siapkan saya air hangat untuk mandi! " Raka pun duduk di ranjang kebesarannya.


"iya tuan" Krystal pun pergi ke kamar mandi. Dan di kamar mandi betapa terkejutnya dia.


"Ya Tuhan, gimana ini gue sungguh tidak tahu harus mencet yang mana, Dan ini apa kok di gantung ke atas? Nggak ada dayung ya buat mandi? " Krystal yang kebingungan itu pun mondar-mandir kebingungan harus gimana.


Tok Tok Tok


"Kamu nggak apa-apa kan didalam? nggak pingsan kan? " Ucap Raka sedikit khawatir karena dia sudah menunggu 10 menit tapi wanita itu tak kunjung keluar dari kamar mandi.


Ciklik pintu kamar mandi itu pun terbuka melihat sosok wanita yang masih memakai baju tidur.


"Apa airnya sudah siap, Saya mau mandi 30 menit lagi saya akan berangkat" Raka bertanya kepada Krystal.


"Saya nggak tahu tuan dimana air hangatnya nggak ada kompor gas disana? " Ucap Krystal polos.


Raka yang mendengar itu pun lansung terkejut. Karena dikiranya perempuan di depan dia itu wanita yang pintar dan cerdas. Dan ternya dia salah sampai dia yang mendengarnya tersenyum.


"Ya jelas nggak ada? Karena air hangatnya sudah otomatis" Jawab Raka yang lansung masuk kedalam kamar mandi.


Raka mengajarkan cara menyetel air hangat dan dingin di bathub itu.Krystal yang melihat itu pun kagum dengan mata yang berbinar-binar seperti anak kecil yang melihat permen.


"wah canggih ya tuan" Ucapnya kagum dan dia pun bertanya lagi dengan Raka.

__ADS_1


__ADS_2