RAKA DAN KRYSTAL

RAKA DAN KRYSTAL
Makan Malam Bersama.


__ADS_3

"Apa maaf mu itu bisa saya Terima!" Entah kenapa Raka sepertinya marah karena kepada Krystal. Karena istrinya tidak memperdulikannya.


"Saya benar-benar minta maaf tuan" Ucap Krystal seraya menunduk. Kalau suaminya sudah di mode emosian. Siap-siap saja dia kena semprot.


"Ya Tuhan! Suami macam apa yang kau datangkan kepada ku ini" Krystal yang merasa frustasi dengan sikap suaminya yang berubah-ubah.


"Apa yang kau bicarakan? Mengapa bibirmu itu seperti ikan Piranha! " Raka yang semakin kesal itu pun tak henti-hentinya berfikir. Apa alasan dia untuk mengerjai istri kecilnya itu.


"Apa hukuman tadi tidak cukup? Wah sepertinya kamu ingin lebih dari ciumankan" Raka pun lansung menyeringai, menampilkan senyum liciknya.


Spontan Krystal yang mendengar itu membulatkan mata tidak percaya.


"Tidak Tuan! Apa Tuan mau mandi? Akan saya siapkan air hangat untuk Tuan" Krystal yang mendengar ancaman itu pun menciut dan segera pergi dari hadapan Raka. Dia takut jika itu benar-benar terjadi. Cukup malam itu saja, dan dia berjanji bahwa tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.


"Ya Tuhan. Tal, Lo apaan sih! Kenapa Lo bisa bangunin singa yang lagi tidur! " Bibir mungil Krystal tak henti-hentinya mengerucut kesal.


Dengan siap siaga dia pun lansung masuk ke kamar Tuannya. Karena memang kamar mereka berbeda selama di apartemen.


Raka yang melihat punggung istrinya berlalu pergi itu pun lansung tertawa terbahak-bahak. Ancamannya itu bisa membuat Krystal takut.


"Dasar bodoh! Dengan ancaman begitu lansung takut" Ucapnya geleng-geleng kepala pelan.


Setelah sekian lamanya, baru ini Raka menemukan perempuan yang tingkat polosnya di atas Rata-rata.


Setelah dirasakannya airnya pas Krystal pun berbalik ingin memberitahukan kepada atasannya itu. Tapi belum sempat dia berbalik Rakasudah ada terlebih dahulu di kamar mandi.


"AAAAAA..... " Pekik Krystal terkejut. Bagaimana tidak terkejut. Kalau keadaan Raka saat ini bugil tanpa ada satu helai pun benang di badannya.


"Kamu kenapa? Kok kaget kayak gitu? " Tanya Raka berpura-pura. Sejak saat tadi dia selalu menahan tawanya agar tidak meledak saat itu juga.

__ADS_1


"Tuan kok?" Ucap Krystal terjeda dia sangat tidak karuan melihat badan sixpack suaminya itu.


"Tuan mau ngapain?" Krystal takut kalau tuannya itu melaksanakan apa yang di ucapkannya tadi.


"Ya Tuhan, cobaan apa ini? Dilihat Gue bisa-bisa mimisan, kalau nggak dilihat Gue rugi" Krystal sedikit frustasi akan kejadian ini. Hampir tiap hari dia melihat postur badan sang suami.


"Ya! Saya mau mandi,Kenapa? " Raka tersenyum melihat ekspresi istrinya.


"Kamu mau mandi sama Saya? " Godanya kepada Krystal.


"Tidak tuan! Saya tidak berani! Lebih baik Saya mandi kamar Saya! " Krystal lun bergegas pergi darisana bisa gawat kalau sampai dia berlama-lama disana.


Tak terasa malam pun tiba. Krystal keluar dari kamarnya. Dia pun mengurung diri di kamarnya. Karena dia takut kalau bertemu suaminya itu.


Waktu masih menunjukkan pukul 18.30 WIB. Krystal ingin memasak makan malam karena sedari tadi perutnya meronta agar minta diisi.


Saat membuka pintu kamarnya dia mengintip di kamar sebelah. Suaminya tengah tertidur pulas di ranjang kebesarannya.


Sejenak dia berlari-lari kecil dengan earphone yang ada di telinganya. Dia menuju dapur dan mengambil barang-barang yang di perlukan untuk memasak di dalam kulkas. Setelah di rasanya cukup bahan-bahannya dia pun menutup kulkas dan fokus memotong bahan-bahan tersebut. Sesekali dia berjoget riang dan bernyanyi dengan suara yang cukup keras sampai membangunkan seseorang yang tengah sedang di landa mimpi indahnya itu.


"Siapa sih yang nyanyi-nyanyi nggak jelas, ganggu orang lagi tidur aja" Raka pun bersungut-sungut kesal dan mengucek-ngucek matanya. Rasanya dia sangatlah letih hanya untuk sekedar bangkit dari tempat tidurnya.Tapi suara nyanyian tersebut sangat mengganggunya. Mau tidak mau dia harus mengeceknya.


Keluarlah Raka dari kamarnya. Dilihatnya kamar sang istri terbuka.Dilihatnya kamar itu, kosong tak berpenghuni.


"Kemana dia? Apakah dia keluar dari rumah ini tanpa sepengetahuan Gue?Atau mungkin dia pergi bersama selingkuhannya? " Raka pun lansung mengambil kesimpulan sendiri.


"Awas saja kalau dia benar-benar selingkuh. Akan gue gantung dia di pohon bunga taman belakang? " Raka pun bergegas menuju lantai satu melihat siapa yang tengah bernyanyi. Perlahan dia mendekat ke arah sumber suara. Betapa terkejutnya dia mendapati istrinya tengah memasak dan berjoget-joget tak jelas di belakangnya.


"Ternyata Lo yang udah ganggu tidur gue? Gue kerjain aja deh" Raka pun sedang di model tengilnya untuk mengerjai sang istri.

__ADS_1


Krystal yang tengah memasak itu pun sontak terkejut saat ada tangan yang melingkar di pinggang rampingnya itu.


"Ya Tuhan! Kalau itu buto ijo tolong gue, Gue udah nggak suci lagi kok, Kamu nggak bakal mau sama gue" Ucapnya ketakutan.


Raka pun menyonyor kepala Krystal dari belakang dan langsung melepaskan pelukannya.


"Hebat sekali kamu! Saya yang tampan ini, disamakan dengan buto ijo! Kalau saya buto ijonya kamu miss kuntinya" Jawab Raka kesal.


Krystal lansung membuka earphone ni telinganya. Dia yang melihat Raka di belakangnya itu pun hanya menyengir malu.


"Maaf tuan saya kita buto ijo tuan, Habisnya saya tidak tau bahwa itu tuan" Ucapnya sedikit menyesal.


"Jelas kamu tidak melihat saya! Karena kamu joget-joget kayak bebek begitu, mana jelek lagi jogetannya, menggangu orang tidur saja! " Ucap Raka berpura-pura marah.


"Maafkan Saya tuan, saya tidak tahu kalau suara saya nyaring sampai mengganggu tidur tuan" Krystal pun menunduk dia memang menyesal karena mengganggu tidur bosnya itu.


"Sudahlah! Saya lapar hidangkan saya makanan! " Raka yang merasa sedikit tak enak hati karena melihat perubahan dari raut wajah istrinya itu.


Krystal pun menyajikan makanan di atas meja.


"Duduklah! Makan bersamaku"


"Emang boleh tuan" Mata Krystal seketika berbinar karena memang perutnya tengah lapar. Di balas Raka dengan anggukan saja.


Mereka pun makan dengan ekpresi yang berbeda-beda. Sampai habis makan malam mereka masih saling diam dengan pikiran masing-masing.


"Saya ingin ke atas mau ke ruang kerja! " Raka pun meminta izin.Dan dibalas anggukan oleh Krystal.


"Dia kenapa ya kok berubah jadi baik kayak gini" Krystal heran kepada perubahan yang Raka alami.

__ADS_1


Setelah kepergian Raka diatas. Krystal pun melanjutkan mencuci piringnya sehabis mereka makan malam. Saat tengah mencuci piring tiba-tiba lampu di rumah mereka mati.


AAAAA......


__ADS_2