RAKA DAN KRYSTAL

RAKA DAN KRYSTAL
hari pertama kerja


__ADS_3

ini adalah hari pertama krystal kerja. semoga dia tidak mendapat kan hambatan . dan di permudahkan kan urusan nya.


*********


lalalalala ucap krystal sambil menyanyi memasuki kantor tersebut.


"wah jam segini pada masih sepi ya? palingan khusus untuk OB yg cepat datang nya?" ucap ku sambil melirik kanan kiri.


"hai,,, loe udah datang ya? " sapa pandu.


"emmm baru aja nyampe nya. " ucap ku tersenyum kepada nya.


"wah pagii-pagi udah di suguhi? senyuman semanis bidadari?." ucap nya sambil menggoda ku.


"ah loe mah! pagi-pagi udah gombal aja? " yuk masuk yuk! jangan gibah pagi- pagi kayak mak-mak komplek "ucap ku tertawa.dan pandu pun tertawa.


" loe tu ya pagi-pagi udah ngelawak aja" ucap nya."eh tunggu? leher loe tu kenapa tal,? loe nggak apa-apa kan? "ucap nya dengan nada khwatir karena melihat leher ku di tutup plaster.


" ah,, nggak apa-apa kok! kemaren gue belum potong kuku, kegores deh kena kuku gue yg panjang, "ucap ku sedikit gugup takut pandu curiga.


" oh... begitu? kirain kena apa? kali-kali di cium lalat ampe bengkak hahaha"ucap nya sambil sedikit tertawa.


"hahaha becanda loe nggak lucu,! ya udah yuk masuk? kapan kerja nya coba?" ucap ku dengan senyum di paksakan.


"oke yuk kita masuk" ucap nya sambil menggenggam tangan ku. kami pun masuk dengan sedikit berlari. biar cepat nyampai ke ruangan ganti.


dan kami sudah berganti pakaian kerja dan fokus pada pekerjaan masing-masing.


Tiba-tiba seseorang mengejut kan ku dari belakang. "krystal" ucap viona. aku pun segera menoleh ke arah suara.


"eh kakak! ada apa ya? " ucap ku.


"kamu bersihin di atas ya! ruang kerja nya bis ya!soal nya saya lagi sibuk?" ucap nya lansung berlalu.


"eh ngomong-ngomong tempat nya si bos di mana ya? lantai berapa? lupa gue nanya? " ucap ku kepada diri sendiri. "ya Allah tak kenapa loe bego banget !nggak nanya sama kak viona" saat aku tengah berfikir kak viona pun mendatangi aku lagi.


"ya Allah krystal! gue lupa bilang di mana tempat bos! " ucap nya sambil setengah berlari. dia pun menceritakan di mana tempat bos berada secara detail takut ada kesalahan.

__ADS_1


"ya udah gue cabut dulu ya krystal! gue ada urusan" dia pun langsung pergi di hadapan ku. tanpa mendengar jawaban ku terlebih dulu.


"akh udah la yg penting gue udah di kasih tau tempat si bos."


aku pun segera menuju tempat bos tanpa menunggu lama takut bos datang lebih awal daripada jadi semburan si bos mending cepat-ceoat beresin nya.


setelah beberapa menit akhirnya krystal sampai di lantai atas dan di sana ada dua ruangan. satu ruangan bos dan yg satu ruangan sekretaris nya.


aku pun membersihkan kan tempat sekretaris nya terlebih dahulu nggak perlu waktu lama . karena tempat itu tidak lah terlalu berantakan. dan akhirnya aku pun tiba di ruangan direktur utama tersebut. aku membuka pelan pintu tersebut walau pun tidak ada orang nya.setidak nya aku takut.


aku pun membuka pintu secara perlahan. dan


DEG...


aku terkejut seketika aku membulat kan mata. ternyata di ruangan ini ada penghuni. raka dia tertidur di kantor karena malas pulang ke rumah. dia pun tertidur di ruangan nya tersebut.


"ya Allah cobaan apa lagi ini? " ucap krystal dalam hati dia takut kejadian kemarin terulang lagi. karena yg kemarin masih berbekas.


seketika mulut krystal pun berkomat kamit membaca doa apa saja yg dia tahu.


"ya Allah lindungi lah hambamu ini, dari singa yg tidur! " ucap nya frustasi.


"ngapain kamu disitu" ucap ando. lantas krystal pun lansung terkejut. "ampun pak ampun! saya belum punya uang untuk bayar mie ayam kemaren" ucap krystal lansung saja membangun kan raka yg tengah mimpi indah tersebut.



seketika mata nya pun melihat ada yg asing di ruangan nya raka pun melirik tajam ke arah krystal. dengan susah payah krystal menelan ludah dan tertunduk. takut kalau bos nya itu sampai mengenal nya.


"kamu kerja disini? " ucap ando berusaha untuk mengalihkan tatapan mengintimidasi teman nya itu. yg seolah-olah ingin memakan orang tersebut.


"ya pak, saya OB baru disini" ucap krystal masih Tertunduk takut kedua nya itu mengenali dia.


"oh kamu OB baru sini? ya udah selesai kan lah pekerjaan mu! " ucap ando lagi.


"siapa yg menyuruh nya untuk kembali kerja ndo! " ucap raka penuh penekanan.


"yah dia kan OB ka? ngapain coba kalau bukan bersih-bersih" ucap ando.

__ADS_1


"tapi gue ngga nyuruh dia buat beres-beres? sejak kapan loe jadi pembangkang sama gue! " ucap raka ketus.


"gue kasihan aja ka, loe liat tangan nya aja bergetar memegang penyapu itu" ucap ando sambil menunjuk ke arah tangan ku. memang tangan ku bergetar karena takut sedari tadi. aku takut kalau sampai dia mengenali ku habis aku.


"biarin! sejak kapan loe mulai perhatian sama OB? loe suka sama dia? ucap raka sambil melirik sinis ke arahku.


" ya Allah apakah dia orang yg sama yg mengambil ciuman pertama ku"ucap ku dalam hati.


"Kamu.... " ucap nya sambil menunjukkan ke arah ku. aku pun bergetar takut.


"kenapa? terus nunduk? angkat kepala mu? saat berbicara kepada kepada saya? tatap mata saya? " ucap nya. aku pun sedikit ragu dan mulai sedikit demi sedikit mendongak kan kepala ku.


DEG..... tatapan kami pun beradu. untuk beberapa saat kami pun saling menatap dan ando pun memecah kan keheningan tersebut.


"ekhem.. " ucap nya mengusir sedikit keheningan yg terjadi.


"kayak nya gue kenal ama ni cewek tapi dimana ya? ucap raka dalam hati.


" kamu bereskan semua yg ada disini selama 1jam nggak lebih. kalau kurang boleh"ucap nya. aku pun hanya mengangguk.


"gila ini ruangan apa istana? ya kali satu jam harus selesai? bisa-bisa turus 5kg gue dalam sehari" ucap ku dalam hati aku pun mulai kasihan dengan diriku. baru pertama kali kerja udah di suruh yg ngga masuk di akal.


"loe ngga kasihan ka, !ama ni orang, ?bisa pingsan ka?anak orang?" ucap ando sedikit kasihan terhadap ku.


"biarin! dia kerja kan memang untuk ini? emang untuk nyantai gitu? " ucap raka enteng.


satu jam pun telah tiba ando keluar dari ruangan raka. dan raka sudah siap dengan pakaian nya yg baru karena tadi dia habis mandi.


Tiba-tiba kepala ku terasa berat dan tiba-tiba mata ku pun berkunang-kunang karena mungkin aku belum makan sedari tadi. dan akhirnya nya aku pun pingsan tapi ku rasakan tubuh ku tidak terjatuh di lantai. tapi malah terasa ada yg sedang menahan tubuhku.


setelah itu aku pun lansung pingsan.


"yaelah ni anak pingsan lagi,modus kali ya" biar nggak di marah karena udah lewat sepuluh menit baru selesai.


raka pun melirik ke arah leher ku cukup lama dia memandang leher ku.


.

__ADS_1


"ini apaan coba? yg ada di leher nya? luka? atau apa" ucap raka. raka pun membuka plaster dileher ku. seketika raka pun terdiam melihat tanda di leher ku


Dia.....


__ADS_2