
"eh ndu loe ngapain sih di sini" ucap lidya menatap tak suka terhadap krystal.
"kita duduk barengan kok jadi apa salah nya coba, " ucap pandu jengkel.
"udah lah, gue masuk dulu ya" krystal yg cukup pusing dengan masalah nya itu pun pergi meninggalkan kan mereka berdua, dia malas berdebat hal nya saja membuat dia pusing apa lagi di tambah tatapan lidya yg tak suka membuat dia malas berdebat.
krystal yg berpapasan dengan ando.
"tal, loe di panggil tuan di atas tuh" ucap ando sedikit berbisik.
"baik tuan" ucap ku mengangguk.
krystal pun pergi ke lantai atas bertemu atasan sekaligus calon suami nya itu.
tok tok tok suara ketukan pintu dari luar.
"masuk" ucap raka di dalam ruangan tersebut.
"tuan ada apa ya? " tanya krystal kepada bos nya itu.
"mulai besok kamu tidak usah kerja di kantor, sampai hari H nya tiba saya tidak mau sampai kamu jelek di acara pernikahan kita, walau pun kamu biar di apa-apa kan pun tetap jelek" ucap raka.
krystal yg mendengar itu pun hanya bisa pasrah terhadap atasan nya itu,
"ya tuan" ucap krystal pasrah dia malas sekali berhadapan dengan atasan nya itu membuat dia muak saja.
__ADS_1
"baik lah kalau begitu jangan sampai kamu membuat saya malu, ingat itu" ucap nya lagi.
dan di jawab anggukan oleh krystal.
tak terasa waktu sudah mulai sore di kantor green opsi itu satu persatu karyawan nya pun pulang tapi tidak untuk krystal dia harus menyelesaikan membersihkan kan ruangan satu persatu.
tak terasa waktu pun berlalu begitu cepat dan malam pun menjelang. tinggal lagi ruangan di atas yg di beres kan krystal. di lihat nya ruangan bos nya masih menyala.
"apakah aku harus masuk ya?
tunggu dulu" ucap krystal sedikit ragu.
tak ada suara sepi sunyi seperti tak berpenghuni, krystal yg kaget melihat itu memberani kan diri pergi masuk di dalam.
"gue cinta sama loe " ucap seseorang di dalam ruangan tersebut.
"ha,,, kok ada suara wanita ya" ucap krystal kaget dia pun sedikit mengintip di ruangan yg bisa di sebut kamar itu. krystal pun terkejut melihat adegan yg tidak pernah di lihat nya itu seorang wanita yg bermain dengan benda nya sendiri dan seorang laki-laki berdiri tak bergeming melihat wanita itu memohon untuk di lihat.
aaahhhh aaahhhh aahaahhhh suara ******* keluar dari mulut sang wanita krystal pun syok dan tanpa sadar memecah kan cangkir yg ada di tangan nya,
"siapa itu" ucap raka menyadari ada seorang di luar itu pun keluar dari kamar tempat dia beristirahat. ya memang raka dengan seorang wanita, tepat nya wanita bayaran entah mengapa dia ingin menguji hasrat nya lagi , yg ada di pikiran nya itu hanya lah krystal dan krystal dia pun menyuruh wanita malam itu datang ke kantor untuk membuat hasrat nya naik lagi. tapi tak di sangka ternyata dia sama sekali tidak bereaksi sedikit pun hanya jadi penonton.
"lancang sekali kamu ha memasuki ruangan saya" ucap raka marah kepada krystal.
__ADS_1
"kamu" tunjuk nya kepada wanita malam itu. "keluar lah aku ada sedikit urusan dengan wanita ini" ucap raka sambil memerintah wanita itu. wanita malam yg sedang tidak puas melirik tajam ke arah krystal yg sedang di cekal tangan nya itu
setelah wanita itu keluar raka pun menyeret krystal masuk ke dalam kamar di kantor nya itu dan mengunci ruangan tersebut. krystal yg sedang takut itu pun memohon kepada bos nya.
"ampun tuan saya tidak tahu saya minta maaf" ucap ku lirih aku takut karena berada di dekat atasan ku yg terburu nafsu ini.
raka yg sudah terbuai oleh nafsu nya itu pun tak lagi mengindah kan permohonan OB nya itu yg ada di pikiran nya saat ini adalah nafsu.
raka pun tidak tahu kenapa dia bisa tidak terkendali apa ada sesuatu yg di masuk kan ke minuman itu. raka seperti nya teransang mungkin efek obat nya baru bekerja. tapi kenapa di saat dia bersama dengan OB tersebut.
raka pun mulai menjelajahi setiap inchi tubuh krystal dari dahi mata bibir leher dan setiap inchi tubuh krystal. krystal yg di posisi itu pun menangis sejadi-jadinya kenapaa dia harus spesial ini niat nya hanya untuk pulang cepat tapi mengapa dia mengalami hal yg tidak di inginkan kan nya.
akhhhhh teriak krystal kesakitan dan tanpa terasa air mata nya pun mengalir deras. kini dia sudah tak suci lagi. ya memang dia melakukan nya dengan calon suami nya, tapi dia tidak mau di saat seperti ini. dia mau melakukan nya dengan kelembutan dan bukan paksaan dak kesakitan yg membuat dia trauma.
krystal yg akhir nya tertidur setelah melakukan penyatuan dengan raka itu pun tertidur dengan mata yg sembab akibat menangis. raka yg baru sadar dari pengaruh obat itu pun tersadar betapa terkejut nya dia mendapati dirinya polos tanpa sehelai benang pun. dan di lirik nya wanita di samping nya itu untuk kedua kali nya. mendapati krystal yg tertutup selimut tanpa tak mengenakan pakaian polos sama seperti dirinya.
"apa yg telah ku lakukan terhadap wanita ini apa aku telah menodai nya" ucap raka lirih ada rasa penyesalan di dalam dirinya mendapati wanita yg di hadapan nya krystal.
"DARAH,,,, darah apa ini jangan-jangan dia masih perawan " ucap raka sedikit menelisik badan krystal dan melihat mata krystal yg di penuhi air mata saat tertidur pun mata nya masih mengeluarkan air mata.
"apa aku sekejam ini ya Allah apa yg ku lakukan terhadap wanita yg sebentar lagi akan menjadi istri ku, aku telah menodai nya" ucap raka semakin di dera rasa penyesalan.
"maaf kan aku telah menodai mu sebelum kamu dah menjadi istri ku" ucap raka mengecup kening krystal.
"apakah kamu akan trauma melihat ku, atau kamu bakalan kabur dari pernikahan ini" ucap raka lirih entah mengapa setelah dia melakukan penyatuan terhadap krystal rasanya ada sensasi yg tidak dapat di jelas kan dengan kata-kata timbul rasa untuk memiliki krystal seutuhnya. apa karena ini pertama kali dia merasakan sensasi mendapatkan wanita yg pertama kali melakukan hubungan intim dengan lelaki.
__ADS_1