
Jam 3 sore ketika pesawat Garuda yang ditumpangi pak Murjono mendarat kembali di Jakarta, pak Mur langsung mengontak Danur. Tubuhnya terasa penat dan lesu, seluruh sendi tubuhnya melemah bagaikan baru saja selesai ber olah raga.
"Danur ini bapak"
"Oh ya pak bagaimana?"
"Dalam waktu 1 jam, mohon datang kekamar kerjaku ada satu hal penting yang akan saya bicarakan"
"Baik bapak..saya akan ada disana"
"Oke saya tunggu"
Surat dari Nani yang tadi ia baca kini telah terlipat rapih dan dimasukan kedalam kantong laci tas jinjingnya. Ia juga mengeluarkan sebutir pil Xtagin dari botolnya. Kegunaan pil ini adalah sebagai obat penenang apabila keadaan pikiran sedang kacau.
Pak Mur berhenti berjalan, ia juga mengeluarkan sebotol air aqua dan sambil memasukan sebutir pil kemulutnya ia meneguk air putih itu.
...○○○○○...
"Hai sayang..maaf aku tidak jadi pulang jam 4 karena pak Mur minta meeting mendadak" tulis Danur di whatsapp kepada Arini.
"Yah..oke deh, ga apa apa aku tunggu mas selesai saja..aku dikantor sampe jam 6 sekalian selesaikan pekerjaan" balas Arini.
"Siap..nanti kalau sudah selesai aku call"
"Oke mas..love you mas"
"Love you too sayangku"
...○○○○○...
Tepat jam 3 Danur sudah sampai didepan Arimbi.
"Oh silahkan duduk pak..barusan pak Mur call katanya sudah ada dibawah..sebebtar ya pak, mau minum apa pak?"
"Tidak usah mba, saya barusan ngopi..terima kasih"
Selang 10 menit kemudian pak Murjono keluar dari lift dan langsung menuju kekamar kerjanya.
"Danur..ayo silahkan masuk" ucapnya.
"Mba Arimbi, blok semua call ya saya meeting penting sama pak Danur"
"Baik pak" jawab Arimbi.
Danur melihat wajah pak Mur sedikit kusam dan ia tidak mengenakan dasinya.
Pak Mur mempersilahkan Danur duduk disofa panjang dan pak Mur duduk di single sofa.
Kepalanya tertunduk ia betul betul nampak lesu..
"Danur..bapak akan menyiapkan sebuah surat edaran baik email dan juga surat tertulis..Untuk semua direktur dan semua kepala cabang. Besok pagi surat itu sudah beredar"
Danur bingung surat apakah yang akan disiapkan? ia mendengarlan dengan seksama dan menatap lurus kearah pak Mur.
__ADS_1
"Saya merasa letih dan tidak kuat bekerja lagi..mulai besok kamu akan saya angkat menjadi Kepala sementara perusahaan Maha Karya"
Haah?? apa dia tidak salah dengar? pikir Danur.
"Bapak akan mendampingi kamu selama 5 hari kedepan setelah 5 hari bapak akan ambil cuti 3 bulan, kita liat kedepan kalau kamu sudah sanggup dan lancar kemungkinan seluruh pekerjaan akan kamu oegang..berarti kamulah CEO dan Presiden Direktur perusahaan ini.."
"Maaf bapak..apa saya tidak salah dengar?" tanya Danur.
"Tidak Danur..bapak sudah pelajari pergerakanmu dan yakin kamulah penerusku diperusahaan ini. Dalam 5 hari kedepan kamu akan melakukan semua keputusan perusahaan, bapak akan dampingimu dan setelah itu kamulah CEOnya, apabila ada masalah kontak bapak dirumah"
"Bagaimana dengan sektor operasional bapak?" tanya Danur.
"Sektor Operasional tetap kamu pegang selama 1 bulan setelah itu angkat ibu Tantri wakilmu menjadi direktur operasional..saya sudah liat kemampuan Tantri dalam bidangnya dia cukup bagus"
"Baik pak, saya setuju dengan bu Tantri menggantikan saya"
"Besok siang jam 12, saya akan panggil semua direktur kesini dan pengangkatan akan dilakukan besok siang. Pemegang saham terbesar tetap disaya dan kamu saya angkat sebagai Presdir dengan gajih CEO Maha Karya. Setelah bu Tantri naik dia juga akan menerima gajih direktur..Semua akan saya bicarakan dengan bagian keuangan"
"Baik pak, tapi maaf..bapak sehat sehat sajakah?"
Pak Mur menarik napas panjang..
"Iya saya sehat tapi saya letih Danur..saya ingin mengurus ibu dirumah kasian sudah sekian lama ia saya tinggalkan kerja sudah waktunya kita bersama sama seperti ketika dulu muda..kamu siap ya?"
"Insya Allah pak"
Pak Mur berdiri diikuti Danur.
"Selamat Congratulations to you! Dan beritahukan keayah hari ini ya..Untuk operasional sebaiknya 2 hari lagi kamu kirim email kesemua cabang tentang pengangkatan bu Tantri"
Setelah itu pak Mur dan Danur keluar kamar, diluar pak Mur mendekati Arimbi.
"Arimbi silahkan masuk ada satu hal penting yang akan saya bicarakan" ucap pak Mur.
Pak Mur kemudian mengantar Danur kedepan pintu lift.
...○○○○...
Danur langsung mengontak Arini ketika berada didalam lift.
"Sayang!"
"Aduh apa mas? ngagetin?"
"Video call sekarang ya"
Arini langsung membuat video call dan diangkat langsung oleh Danur.
"Kalau kamu bisa menebak apa yang akan aku kasih tau..kamu aku nikahkan dalam waktu dekat!" kata Danur dengan suara gembira.
"Waah bener ya? Kamu dikasih bonus sama pak Mur?"
"Haha! Salah..well nyerempet sedikit tapi tebak lagi aku kasih sekali lagi chance!"
__ADS_1
"Aduh apa mas? Kamu dinaikan pangkat? Tapi apa lagi pangkatnya sekarang saja sudah direktur!"
"Oke almost kena! ya udah aku sebentar lagi selesai..tapi mungkin jam 5 baru aku disana"
"Oke mas! ya ampun ada ada aja si mas jadi aku penasaran!"
"Nanti aku kabarin sayang..bye.."
Setelah itu ia langsung kontak keayahnya diJogja.
...○○○○○...
"Ayah! ada kabar sangat baik! Ayah dimana sekarang?" ucap Danur.
"Ada apa Danur? Ayah baru saja mandiin burung perkutut si Amoi kenapa nak?"
"Ayah, kita harus merayakan ini..sebaiknya ayah keJakarta besok sekalian bilang terima kasih kepada pak Mur!"
"Lho ada apa tho nak?"
"Pak Mur mengatakan bahwa ia ingin pensiun dan mulai besok saya diangkat menjadi presiden direktur Maha Karya menggantikan beliau!"
Kaget sekali pak Rekso mendengar itu, hampir saja ia menjatuhkan sangkar burung perkututnya.
"Coba cerita lagi ayah ga ngerti!"
"Ya jadi pak Mur merasa sudah cape bekerja beliau ingin istirahat dan dekat dengan ibu dirumah saja, oleh karena itu ia menyerahkan semua tanggung jawab perusahaan kepadaku! Besok acara pengangkatan nya!"
"Alhamdulillah ya Allah!.Nggeh ayah akan kesana besok..ayah keJakarta nak! ya ampun selamat ya nak..impian ayah dikabulkan yang kuasa!"
"Alhamdulillah ayah..oke besok pagi berangkat pake pesawat aja, nanti aku minta Parto super kantor jemput dibandara..ayah tinggal info jam kedatangan saja"
"Nggeh pak Parto yang dulu ya, ayah kenal ko"
...○○○○○...
"Danur! Waduh selamat ya keren amat! papa baru aja call aku!!" Suara Tasya terdengar ditelepon.
"Haha! Rupanya papa sudah duluan kasih info ya? aku masih sibuk ngurusin perpindahan dari aku ke bu Tantri"
"Kapan makan makannya?"
"Ayah besok akan datang dan kita mau sowan kerumah..kamu ada dirumah?"
"Ada..aku ada bawa Arini ya nanti aku undang mas Dedi juga biar rame!"
"Oke aku siap! thanks untuk call aku..Oya kamu pasti seneng ya papa akan dirumah terus sekarang"
"Itu adalah hadiah untukku dan pastinya hadiah terbesar untuk mama! By the way, mama belom tau..kata papa jangan kasih tau mama..ini kejutan untuk mama!"
"Wah seneng sekali..siap!"
"Oke..sampe besok malam ya..bye Danur!"
__ADS_1
"Bye Tasya!"
...■■■■■...