Rantai Cinta

Rantai Cinta
Danur pemimpin yang baru.


__ADS_3

"Halo sayang..aku sudah dibawah ya..masih sibuk?" ucap Danur.


"Mas..aku sudah menuju kepintu lift bentar ya, banyak banget yang mau turun"


"Baik sayang aku tunggu dilobi deket satpam ya"


Danur sudah tidak tahan lagi ingin menceritakan apa yang ada dibenaknya. Ia melepaskan dasi dan keluar dari kendaraan menuju kearah lift.


Hmm..Jam pulang kantor emang selalu penuh dengan karyawan yang pulang. Ia langsung berdiri didekat meja resepsionis dan satpam gedung.


Beberapa karyawan wanita menoleh kearah Danur dan berbisik bisik..


"Eh elo liat yang berdiri deket resepsionis?" bisik seorang gadis.


"Iih mata lo liat aja..emang, super ganteng ya" bisik temannya.


Lewat 5 menit Arini muncul, ia melangkah mendekati Danur dengan senyum menawan.


Danur mendekat dan mengambil jaket yang Arini bawa.


"Terima kasih masku yang ganteng" ucapnya.


"Cepet cepet Haha...ada berita bagus!"


"Oh ya apaan sih mas?"


"Ayok ke mobil aku mau cerita..lagian banyak mobil yang keluar nanti kita kejebak macet"


...○○○○○...


"Oke mau cerita sekarang atau kapan?" tanya Arini sudah tidak sabar ketika mereka berada dalam mobil.


"Sayang harus kasih sun yang sangat mesra dan paling mesra yang sayang pernah lakukan kepadaku..ayo sekarang juga kalau mau denger ceritaku"


"Oke pake sun dulu ya.." Arini mendekat dan memberikan ciuman dipipi Danur.


"Sudah mas"


"Satu pipi lagi?" ucap Danur sambil menoleh kearah lain.


"Eh busyet deh!" Arini kembali memberikan kecupan mesra dipipi yang lain.


"Oke aku siap mendengarkan"


"Sekarang duduk yang tenang..ayok..duduk yang tenang"


Arini mundur sambil tersenyum..apaan sih beritanya?


"Arini sayang...pak Mur tadi pagi meeting sama aku..ternyata beliau akan pensiun minggu ini dan...."

__ADS_1


"Dan apa mas? Cepetan ah ga sabar niih" ucap Arini manja.


"Beliau telah mengangkatku untuk menjadi penggantinya! Aku diangkat menjadi CEO Maha Karya Indonesia!! Yaaay!!"


Arini bengong mendengarkan berita itu..


"Apa? ulang ulang!" ucap Arini.


"Aku diangkat pak Murjono Ali menjadi Presiden Direktur Maha Karya Indonesia!"


"Aaaauuuu!!!" teriak Arini, ia langsung memeluk kekasihnya dan memberikan kecupan dipipi berulang ulang kali.


"Ko tiba tiba gitu mas?"


"Aku juga tidak mengerti..tapi waktu pak Mur memanggil aku memang ia terlihat cape, lesu dan tidak bergairah..dan aku tau keadaan itu semenjak ia menerima wang dana yang aku serahkan dari mba Nani dulu" jawab Danur.


"Apapun juga itu latar belakangnya..Alhamdulillah mas, kamu diusia yang sangat muda ini sudah menjadi CEO dan aku bangga sekali ada disampingmu"


Danur mendekat dan berbisik..


"Aku sayang sekali sama kamu Arini.."


Arini tersenyum, pipinya memerah..


"Yuk kita makan malam.." Ucap Danur.


...○○○○○...


"Congrats pak! saya bangga dan salut melihat bos saya menjadi presdir perusahaan ini sukses ya pak!"


"Ya dan congrats juga untuk bu Tantri!"


"Terima kasih bapak..Insya Allah saya bisa melanjutkan karya bapak"


"Baik..bu kita akan membahas rencana besar Maha Karya didalam membuka 2 kantor cabang kurir di Kalimantan dan juga di Medan"


Setelah setengah jam mereka meeting tiba tiba datang Pak Harto direktur HRD.


"Selamat siang pak, pak Danur sedang meeting dengan bu Tantri pak..mau tunggu?"


"Ga apa apa..saya tunggu mba Eni" ucap pak Harto kepada seketaris Danur.


Ternyata 5 menit setelah itu Danur dan bu Tantri telah selesai meeting mereka.


"Eh ada pak Harto..sudah lamakah?" tanya Danur sambil memberikan jabatan tangan.


"Baru saja mungkin 5 menit.."


"Ayok masuk pak..bu Tantri ikut masuk juga ya" kata Danur.

__ADS_1


Danur mempersilahkan pak Harto duduk dikursi sofa. Dan bu Tantri mengambil tempat duduk disebuah kursi single.


"Pertama tama Congratulations!!" pak Harto sedikit berteriak kearah Danur.


"Lho ko sudah tau?"


"Saya dicall pak Mur dan setelah membaca email saya langsung kesini Haha!"


"Oke oke..pak, ini bu Tantri wakil saya yang akan menjadi direktur operasional dalam waktu 1 minggu kedepan ini..Mohon bantuan support nya ya pak"


"Pilihan yang tepat pak Danur..saya rasa bu Tantri sudah tau dan terbiasa dengan operasional kurir Maha Karya..jadi no problem..betul buk? Congrats juga untuk bu Tantri!"


Ketiganya langsung terlibat dalam pembicaraan hangat.


...○○○○○...


Pengangkatan Danur sebagai Presdir disaksikan seluruh direksi dan para seketaris diaula kecil dilantai dasar. Sifatnya sederhana dan sangat cepat.


Semuanya merasa kagum dan menilai pengangkatan Danur sebagai satu prestasi yang hebat, diusia muda ia sudah menjadi Presdir perusahaan yang besar itu.


Setelah penyerahan pimpinan pak Mur mengajak semua direksi untuk makan siang dikantin gedung dilantai 1.


...○○○○○...


Satu persatu direksi mengambil piring dan memesan makanan, semua mata karyawan tertuju kepada barisan direksi yang ikut makan bersama. Ini kejadian unit apalagi hadir pak Murjono. Lola yang sedang makan siang kaget melihat kehadiran mereka, tapi kedua matanya menatap tajam kepada pujaannya, Danur.


Mereka kemudian mengambil 1 meja panjang yang kosong. Setelah semua duduk. Pak Harto minta ijin kepada pak Mur untuk berdiri.


Pak Harto memukul gelas dengan sendok berkali kali agar semua bethenti bicara dan memperhatikan pak Harto.


"Teman teman sekalian! Apabila boleh saya atas nama bapak Murjono Ali ingin mengatakan sepatah dua patah kata!"


Semua yang makan siang langsung berhenti bicara dan mengalihkan pandangan kearah pak Harto.


"Dalam waktu 1 bulan ini bapak Murjono Ali yang kita cintai dan hormati akan melakukan pensiun, setelah membangun perusahaan ini 26 tahun lamanya ahirnya diputuskan bahwa beliau akan pensiun..Dan dapat saya sampaikan bahwa penerusnya sebagai CEO dan sekaligus Presiden Direktur baru telah ditunjuk langsung oleh bapak Murjono adalah..Silahkan berdiri pak Danur"


Dengan senyum lebar Danur bangkit dari duduknya.


"Saya perkenalkan bapak Danur Susetio yang biasanya menjabat sebagai direktur operasionil kurir Maha Karya Express kini sudah diangkat menjafi CEO kita yang baru! Selamat kepada pak Danur!"


Semua yang ada dikantin itu bertepuk tangan, Lola yang terkejut melihat Danur bangkit dan diperkenalkan sebagai CEO baru hatinya bergetar. Pujaan hatinya sekarang menjadi pimpinan perusahaan! Keren sekali!!


Lolapun ikut bertepuk tangan dengan semangatnya. Ini baru CEO keren!apikirnya..segelintir pikiran nakalnya bermain dibenaknya.


Selanjutnya..


"Waktu dan tempat kami berikan kepada bapak Murjono Ali..silahkan pak sepatah dua patah kata"


Pak Mur bangkit dari duduknya, ia menatap kesemua wajah karyawan didepan sana..ada manager, supervisor kepala regu dan karyawan biasa lainnya..

__ADS_1


"Kawan kawanku semua yang kusayangi..Setelah kita bersama sama dalam 25tahun ini, kalian semua sudah aku anggap sebagai anak anakku! Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi kalian! Kini, saatnya tampuk pimpinan berpindah kepada yang muda, yang mempunyai energi lebih besar dan visi yang jauh kedepan..Saya telah memilih pak Danur untuk memimpin Maha Karya ini..Berikan support kalian 100 persen kepadanya seperti yang kalian berikan kepada saya! Selamat kepada pak Danur!" Dan pak Mur bertepuk tangan diiringi oleh semua yang ada dikantin.


...■■■■■...


__ADS_2