
4
Ruang tamu
"Apa kabar temen yang lain?? Masih sering kasih info aja kan kalian??" Andri bersuara dengan mulut yang masih setia mengunyah keripik singkong balado.
"Sering aja ketemu kadang kalo pulang sekolah ketemu di terminal" jawab Amy sambil bersandar di sandaran sofa single sambil memegang ponselnya.
"Rara udah punya pacar belom??" Tanya Diko, dan mereka yang santai mulai serius menatap Diko.
"Ketahuan kamu ya....masa baru ketemu udah naksir aja" ejek Amy mulai tersenyum
"Serius nanya" tanya Diko lagi dengan tampang seriusnya.
"Kalo bisa gombalin Rara sampe mau jadian sama kamu, berarti kamu hebat" Hilda menjawab sambil menunjuk Diko dengan keripik yang berada di tangannya.
"Waahhh nantang..." Kalo ini Adi yang bersuara. Merasa obrolan mulai seru.
" Serius...kalo perlu kita taruhan" tantang Hilda lagi
"Emang kenapa sama Rara?? Dia masih normal kan??" Tanya Andri lagi. Karna seingatnya Rara saat SMP termasuk cewek bar bar yang sering Deket sama cowok.
"Kayanya mulai nyimpang deh" kata Amy menakuti.
"Serius..." Adi seolah percaya dengan tampang ngerinya
__ADS_1
"Hahaha...enggak lah, amit amit" jawab Hilda sambil menjitak kepalanya pelan. "Rara udah setahun jomblo, sampe sekarang gak ada minat mau pacaran. Terakhir kemaren Rara yang mutusin dengan alasan udah gak ada rasa" lanjut Hilda. Andri, Adi dan Diko terdiam mendengar cerita Hilda.
"Terus...." Andri penasaran.
"Nabrak nyet..." Jawab Amy. "Terus ya sampe sekarang dia gak mau pacaran lagi, bukan gak laku tapi emang Rara yang gak suka sama mereka. Sampe adek tingkat tuh...para brondong brondong di terminal pada suka sama Rara, semuanya di to lak" lanjut Amy
"Sebelumnya Rara juga punya pacar??" Kali ini Diko yang kepo.
"Waktu kelas 1 pacaran sama anak SMK pelayaran, beda tingkatan. Pacaran 3 bulan bubar" jelas Amy
"Kenapa" Diko masih penasaran
"Di selingkuhin" jawab Hilda singkat sambil ikut menyomot keripik yang di pegang Andri.
"Brengsek...." Diko tiba tiba emosi
"Ya kesel aja, terus..." Diko yang mulai salah tingkah menarik toples lain yang berisi wafer.
Mengapa ada cowok yang begitu bodoh nya meninggalkan cewek seperti Rara, Diko yakin cowok itu sekarang pasti nyesel nyelingkuhin Rara.
Andri dan Hilda terlihat seperti sepasang kekasih, karna posisi Andri yang duduk di lantai dan bersandar pada sofa tepat Hilda duduk, Sabil berbagi keripik dalam toples.
"Rara ketemu sama tuh cewek di pelabuhan trus tu cewek nelpon si cowok buat ketemu tanpa kasih tau kalo ada Rara di situ. Pas Dateng ketemu deh, bubar...gitu aja, coz Rara gak kasih tau kami waktu ketemu, andai waktu itu Rara ngomong sama kita, abizz tuh cowok kita bantai" Amy cerita dengan kesal.
"Wiiiihhh sadesss...."olok Adi, yang di kira hanya gurauan dari Hilda.
__ADS_1
"Mau coba??? Boleh...." Jawab Amy acuh
"Aku yakin tuh cowok pasti nyesel nyelingkuhin Rara" akhirnya Diko mengeluarkan isi kepala nya.
"Kok tau..."tanya Amy
"Haaahhh, jadi seriusan tuh cowok nyesal?? Trus Rara mau balikan sama si kampret itu??" Tanya Diko semangat.
"Menurut kamu Rara sebodoh itu?? Asal tau ya...prinsip Rara tuh ANTI BALIKAN SAMA MANTAN walaupun masih sayang, dan kamu di...kalo kamu gak percaya boleh kalo mau coba bonyok di tangan kita" jawab Hilda mengingatkan.
"Aku saranin ya teman, lebih baik gak usah berurusan masalah cinta dan status kalo sama bigos, bonyok entar" kata Andri memperingatkan. "Beberapa waktu lalu aja tuh mantannya Amy abiz bonyok di hajar sama Pipit dan Hilda" sabung Andri
"Rara....ikutan juga??" Diko semakin semangat tentang Rara
"Jangan Soleh... Rara ambil bagian pertama" jawab Andri semangat.
"Iya, walaupun salah sasaran" kata Hilda tertawa kencang sambil mengingat waktu itu.
"Hah....salah sasaran??" Adi ikut kepo dengan gaya hidup bigos yang terlihat aman dan biasa saja.
"yang mereka bonyokin malah kembarannya" sambung Amy. "Kalo di liat sekilas mirip, padahal bukan dia" gumam Amy yang masih merasa kesal dengan kejadian itu.
"Salah siapa datang pake motor Husein, karna kami emosi bonyokin aja. Anak orang sampe jadi gembel" Hilda bercerita dengan semangatnya.
"Trus, pas udah tau kalo kalian salah sasaran dia gimana??" Tanya Diko
__ADS_1
"Rara bilang.... Kalo kamu gak terima, balas sama saudara kamu...gitu" Hilda bercerita dengan tawa yang keras, Amy yang mendengar itu juga ikut tersenyum. Andri yang mendengar cerita itu lebih dulu pun tertawa tak kalah keras.