
Pada malam harinya seluruh anggota kerajaan dan berada di pesta teh dan dansa dan dan terlihat banyak orang yang memakai pakaian mewah dan elegan fidia dan juliet memakai gaun pesta dan sedangkan ketiga pangeran memakai jas pesta yang membuat mereka terlihat menawan
georgie lux dan arthur terlihat sedang bersama di meja yang sama sambil meminum secangkir teh hangat, ruangan pesta terlihat begitu mewah dan megah dan di banyak dihadiri oleh para bangsawan kaya
yuuta terlihat berada di balkon istana seorang diri ia menatap rembulan bulan yang bersinar begitu menawan, yuuta merenung ditengah-tengah rembulan malam hmm
" apa aku dapat mengunjunginya isse.. " ucap yuuta
dansa terlihat sudah hampir dimulai seluruh anggota kerajaan sudah memiliki pasangannya masing-masing georgie dengan arthur terlihat sedang berdebat memperebutkan fidia sebagai pasangan dansa dan sedangkan lux dan juliet berdiam diri dan tidak mengikuti dansa
" fidia-hime akan menjadi pasanganku!.. " ucap georgie
" sepertinya kau sedang bermimpi.. fidia itu adalah milikku dan akulah pria yang cocok untuk bersanding dengannya "
melihat sosok yuuta yang tidak ada hal itu membuat fidia menjadi khawatir dengan yuuta yang menghilang begitu saja dari pesta
' yuu.. kemana dia perginya? ' pikir fidia yang mencemaskan yuuta
tanpa sepengetahuan siapapun juliet pergi seorang diri menyelinap dan berjalan secara diam-diam menuju balkon untuk melihat rembulan
setelah melewati keramaian ia berlari dan menghingap di balkon istana dengan angin yang berhembus sejuk dan ia mulai tersenyum manis
" bulan aku suka!!... " Teriak juliet yang begitu bersemangat dan tidak sadar yuuta sedang berada didekatnya
" ju-juliet-hime? " Ujar yuuta yang kebingungan dengan juliet yang tiba-tiba berteriak
seketika mengetahui yuuta yang melihatnya perlahan membuat wajah memerah karena malu
" ka-kamu melihatnya ya? " Juliet
" iya hanya sedikit.. " ucap yuuta agar juliet dapat menahan rasa malunya
" begitu ya syukurlah.. hei bisakah kamu berjanji jangan beritahu tentang ini pada siapa-siapa, aku mohon " ucap Juliet
__ADS_1
" iya.. aku tidak mempunyai niatan untuk memberitahunya pada orang lain.. lagipula aku tidak berhak ikut campur urusan orang lain.. " yuuta
" kamu ternyata baik hati ya.. eto siapa namamu? " Ucap Juliet dengan tersenyum manis
" aku yuuta.."
" yuuta? boleh aku memanggilmu yuu-kun.. "
" boleh saja.. ngomong-ngomong juliet-hime apa yang kau lakukan ke tempat seperti ini.. bukannya dansa akan dimulai? "
" ah.. kalau itu ada berbagai alasan, aku ini tidak pandai berbaur dengan orang lain.. setiap orang yang mendekatiku dan mengajakku bicara aku tidak dapat menjawabnya.. tapi bukan berarti aku tidak suka pada mereka! aku hanya takut jika hal yang akan aku ucapkan itu salah.. " ucap juliet dengan raut wajah musam
" maaf ya tiba-tiba aku bercerita tanpa seizinmu "
" tidak apa aku tidak keberatan.. lakukan saja sesukamu "
" hei yuu-kun kau tahu... aku ini sangat membenci diriku sendiri! aku membenci diriku yang tidak dapat mengatakan hal yang sebenarnya ingin aku lakukan.. tapi aku tidak sanggup untuk melakukannya.. aku memang tidak bisa berubah "
" kurasa itu tidak benar.. semua orang dapat berubah.. semua orang punya masanya sendiri-sendiri untuk berubah, kesempatan akan selalu ada.. disaat kau jatuh dan menyerah, beristirahat lah sejenak saja.. lalu bangkit kembali dan meraihnya.."
" yuu-kun.. be-benarkah aku bisa berubah?!.. " ujar juliet yang mulai bersemangat
" iya.. jika kau mau berusaha untuk berubah aku yakin juliet-hime dapat berubah seperti yang kau inginkan " yuuta
" hehe... terima-kasih yuu-kun kamu sangat baik ya..
hei apa aku boleh meminta sesuatu padamu? " Juliet dengan malu-malu mulai mengatakan hal yang selalu ia pendam
" apa itu katakan saja.. "
" maukah kamu menjadi temanku yang pertama!.. " ucap Juliet yang bersungguh-sungguh
" teman ya.. baik aku mau menjadi temannya juliet-hime.. " ucap yuuta sambil tersenyum tipis
__ADS_1
" eh? benarkah?!.. " ujar juliet yang bersemangat dan begitu senang mendengarnya
" benar.. itu pun jika hime mengizinkannya "
" tentu saja! aku sangat senang bisa mendapatkan seorang teman.. terima-kasih yuu-kun terima-kasih.." ucap juliet
sementara itu didalam istana sudah memulai dansa nya dan irama musik juga ikut berirama seluruh anggota kerajaan berdansa dengan pasangan yang mereka pilih
disaat georgie dan arthur sedang berebutan fidia sedangkan arthur hanya diam duduk melamun dengan tatapan yang kosong dan tanpa emosi
" yuu... " Gumam fidia dengan raut wajah yang tampan musam
" emm? ada apa fidia-hime? apa ada yang sedang kau pikirkan? " Ucap georgie
" hei geor.. kamu tahu tidak dimana yuu sekarang? " Ucap fidia
" hmph! lagi ya.. fidia-sama bisa tidak sekali saja jangan pikirkan tentang anak itu.. memangnya seistimewa apa sih anak itu!.. " ucap Arthur dengan bersikap sombong
" aku tidak mungkin mau melakukan hal itu!.. yuu adalah temanku dan juga penyelamat hidupku!.. " ucap fidia
" oi arthur kau bisa berbicara seperti karena kau belum tahu siapa dia sebenarnya.. " ucap georgie
" heh! memangnya siapa dia?!.. dia hanyalah anak kumuh yang tidak jelas asal-usulnya.. sedangkan aku pangeran!.. " ucap arthur
" hmph.. memang benar dia tidak mempunyai asal-usul yang jelas.. tapi setidaknya dia orang yang telah mengalahkanku dan jauh berada di atasku.. bahkan jauh lebih kuat dari seorang ksatria " ucap georgie
" konyol sekali! baiklah akan aku buktikan nanti saat battleroyal berlangsung! aku akan menujukannya pada kalian.. menujukan kekalahannya padaku " ucap arthur yang merasa dirinya sangat kuat jauh lebih kuat dari siapapun
sementara itu yuuta masih bersama juliet di balkon istana pandangan mereka tidak dapat teralihkan dari rembulan yang bersinar begitu indahnya
" hei yuu-kun kenapa kamu mengadakan permainan battleroyal? " Ucap juliet
" sebelumnya baginda meminta saran padaku.. ia ingin membuat sebuah acara yang menarik dan dapat di partisipasi oleh pangeran dan putri dari kelima kerajaan."
__ADS_1
" ia melakukan itu untuk mempererat hubungan antara kelima kerajaan dan untuk mengajarkan ke para penerus kerjasama dan tanggungjawab.. " ucap yuuta
" hanya itu yang raja sampaikan padaku juliet-hime.." ucap Yuuta dengan santainya