
Yuuta masih belum tersadar dari pingsannya dia telah tidak sadarkan selama 3 hari semenjak pertarungan yang menguras banyak mananya yang membuatnya tidak berdaya, ia ditemani oleh mereka berlima yang duduk disamping yuuta
" kira-kira berapa lama lagi yuu-kun akan bangun? " ucap juliet yang menatap yuuta dengan sedih
" emm? juliet-hime.. ngomong-ngomong sejak kapan kamu mengenal yuu? " ucap fidia yang penasaran
" ah.. itu, aku bertemu dengannya pada malam itu, saat pesta teh.. " ucap Juliet dengan polosnya
" hmm... jadi begitu... jadi alasan kenapa dia tidak terlihat ternyata dia sedang berdua-duaan denganmu ya? " Ucap fidia yang merasa tersingkir oleh juliet
" apa kamu marah? " ucap juliet dengan suara lembut
" tidak marah sih tapi rasanya mengesalkan!.." ujar fidia yang bersikap dingin pada juliet
seketika ditengah-tengah pembicaraan sesaat yuuta membuka matanya secara perlahan dan mendengar suara berisik ia langsung melompat dari kasurnya dan berdiri di atas kasur dengan begitu waspada
melihat yuuta yang tiba-tiba melompat membuat mereka berlima kebingungan dengan yuuta yang bertingkah aneh
" dimana ini?! benar aku sedang berhadapan dengan kaisar belial!.. kemana dia! " ujar yuuta dan melihat ke sekitarnya dan sesaat ia melihat mereka berlima yang berbeda didekatnya ia langsung terdiam sejenak
" yuuta apa yang sedang kau lakukan? " Georgie
" ka-kalian kenapa ada disini? ah ternyata ini kamarku.. oh iya.. "
sesaat yuuta mengambek sebuah kain merah dan menutupi mata kirinya dan mengikatkan kencang
yuuta terlihat cukup berbeda saat dirinya menutup mata kirinya dengan kain
" yuu.. kenapa kamu menutupi mata kirinya dengan kain? apa jangan-jangan karena saat itu?! " Ucap fidia yang panik
" dan juga kenapa matamu bisa pulih kembali setelah hancur dibuat belial dan matamu pun berubah menjadi berwarna emas.. " ucap arthur
" sejujurnya aku sendiri tidak terlalu mengerti.. dari mana kekuatan ini berasal.. tapi saat itu aku mendapatkan keajaiban luar biasa dan mendapatkan mata emas ini sebagai pengganti mata kiriku dan kekuatan baru yang aku dapatkan " ucap yuuta
" lalu kenapa kau menutupi matamu? " lux
" aku tidak ingin mengunakan kekuatan mata ini dengan sembarang.. resikonya terlalu tinggi.. setiap kali aku mengunakan kekuatan mata ini itu akan membuat kekuatanku terkuras derastis.."
" hmm.. jadi begitu, yuu bolehkah aku melihat mata kirimu itu sebentar saja? " Ucap fidia yang mendekati yuuta dan ia tepat berada berpapasan dengan wajahnya
" boleh saja sih.. "
__ADS_1
" hah?!.. " georgie dan arthur seketika cemburu melihat fidia yang begitu dekat dengan yuuta yang bahkan menyentuh keningnya
fidia melepas ikatan kain merah dan menggeser rambut yang menutupi mata kiri yuuta dan ia memandangi mata emas yuuta dari jarak yang sangat dekat bahkan tubuh mereka sudah bersentuhan
" heh.. indahnya... yuu mata kirimu sangat indah " ucap fidia yang tersenyum manis
" tidak mungkin begitu kan.. aku ini laki-laki.. mengatakan indah pada seorang laki-laki itu bukanlah hal yang menyenangkan.. " ucap yuuta yang menghindari dan menjaga jarak dari fidia
" jika kamu mempunyai mata seindah ini kenapa justru kamu menutupi dengan kain? " ujarnya
" kan sudah aku katakan sebelumnya.. ini demi keamananku dan keamanan yang lainnya juga.. "
" arthur sebaiknya kita lapor dulu pada ayah kita " ucap georgie
" ya kau benar.. ayo lux "
seketika mereka bertiga pergi meninggalkan ruangan yuuta dan menuju tempat kelima raja berada dan memberitahu mereka bahwa yuuta telah siuman
lalu keesokan harinya kelima raja mengumumkan sebuah penobatan yang akan terjadi pada hari ini juga dan semuanya telah disiapkan
yuuta dan mereka bertiga akan menjadi bintang utama dipenobatan kali ini dan untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras mereka yang telah melindungi kelima kerajaan besar
" dikarenakan penyerangan pasukan iblis saat itu dan diataskan kalian berempat mengalahkan dan menyelamatkan kami semua.. berkat kalian berempat 5 kerajaan besar berhasil terselamatkan.."
" baiklah.. hari ini kami akan memberikan kalian sebuah penghargaan atas perjuangan kalian.. " ucap kelima raja
" Arthur Nathaniel...."
" Georgie Henley...."
" Lux De Archon...."
" hari ini aku angkat kalian menjadi putra mahkota!.." teriak kelima raja
seluruh orang yang ada memberikan sebuah tepukan tangan yang sangat meriah dan mereka bertiga diberikan sebuah mahkota putra mahkota dan menaruhnya diatas kepalanya
" selamat atas keberhasilan kalian... "
" haha..." Georgie tersenyum begitu senangnya saat menerima gelar putra mahkota langsung dari ayahnya
" yuuta bangun dan kemarilah... " Ucap raja
__ADS_1
" baik yang mulia.. " ucap yuuta dan berjalan mendekati kelima raja ia berdiri berhadapan dengan kelima raja
" yuuta kaulah orang yang memimpin dan membimbing mereka dan karena kaulah membuat mereka telah berkembang.. dan bukan hanya itu, kaulah yang paling berjasa dan mengorbankan nyawamu demi kerajaan... yuuta kau adalah seorang pahlawan sejati.. " ucap kelima raja
" terima kasih atas pujiannya yang mulia.. aku disini hanya untuk melindungi dan menetapi janjiku pada temanku dan keluargaku saja.. aku tidak melakukan apa-apa merekalah yang telah berjuang mati-matian..." Ucap yuuta dengan kerendahan hatinya
" yuuta tidak perlu merendahkan seperti itu.. seharusnya Kamilah yang berterimakasih kepadamu.. kau telah menyelamatkan ribuan nyawanya dan menyelamatkan kami semua.. "
" dan atas pergorbanan yang telah kau lakukan kami akan memberikan sebuah penghargaan yang pantas untuk kau terima!.. ucap kelima raja yang terlihat sangat serius
" yuuta mulai sekarang kami memberimu gelar sebagai pahlawan dan ksatria!... kami telah sepakat untuk menjadikanmu sebagai pahlawan kami dan ksatria terkuat! " Ucap kelima raja
seketika yuuta begitu terkejut dengan pengumuman yang dilakukan oleh kelima raja dan kebingungan tidak mengerti hal yang dikatakan oleh raja
" be-begini! aku bukanlah orang yang pantas menerima gelar tinggi seperti itu.. aku hanyalah seorang yang berasal dari permukiman kumuh dan orang sepertiku tidak pantas mendapatkan penghargaan dari yang mulia! " ucap yuuta yang berusaha untuk menolak gelar yang diberikan olehnya
" ah aku hampir kelupaan... yuuta terimalah ini.."
raja memberikan yuuta sebuah pedang yang lengkap dengan sarung pedangnya pedang itu memilih bilah yang sangat tajam dan disisi bilahnya berwarna hitam sedangkan diseluruh bagiannya berwarna putih transparan dan memiliki ornamen
naga berwarna hitam
dan dengan sarung pedang yang berwarna putih dengan tambahan emas yang mengkilat
" ini kan? " Yuuta
" yuuta terimalah ini.. ini adalah pedang turun-temurun dari leluhur kami dan sesuatu hari nanti harus kita wariskan ke seseorang yang pantas untuk memakainya.. aku rasa kaulah orang yang pantas menerimanya, cobalah genggam "
" i-iya... " yuuta dengan perlahan mengambil pedang itu dari raja dan mengengamnya dengan kedua tangannya dan ia membuka sarung pedang itu
dan sesaat pedang itu terasa berbeda dengan pedang umumnya pedang itu seakan mempunyai kekuatan yang tersembunyi didalamnya dan itu dapat dirasakan oleh yuuta dengan mata kirinya bersinar emas
" i-ini!... pedang terkutuk... sa-sangat menarik!!... " teriak yuuta yang begitu bersemangat dan matanya berbinar-binar karena itu
" sepertinya kau menyukainya.. ambilah itu kuserahkan pedang itu padamu "
" ba-baginda apa yakin memberikan ini padaku? pedang ini bukan pedang biasa.."
" hmm.. sudahku duga kau dapat merasakan sama seperti yang tertulis dalam buku turun-temurun.."
" eh? ya.. aku rasa pedang ini akan cocok dengan mataku.. yosh! mulai sekarang kau adalah rekanku Bahamut! " Ujar yuuta yang tersenyum riang
__ADS_1