Reinkarnasi Di Dunia Otome Sebagai Figuran C Penguasa Spirit Terkuat

Reinkarnasi Di Dunia Otome Sebagai Figuran C Penguasa Spirit Terkuat
Chapter 12: Pertarungan Sengit Yuuta dan Arthur


__ADS_3

" heh! Jangan bercanda?!.. aku tidak sangat menolak untuk berkerjasama denganmu! jika hanya anak seperti itu aku pasti bisa mengalahkan dengan mudah.." ucap Arthur yang begitu besar kepala


" jangan samakan aku denganmu yang lemah!.. aku akan mengalahkannya seorang diri!.. " ucap Arthur yang bersikap angkuh pada pendiriannya


" oi!.. dengarkan!!.. " teriak georgie


arthur langsung meninggalkan georgie tanpa mendengarkan peringatannya dan segera mencari keberadaan yuuta dengan menembakkan sihir fire ball yang berjumlah ratusan


(Splash! Splash! Splash!)


serangan arthur menyebar keseluruhan arena yang menyebabkan ledakan-ledakan yang mengenai arena ia melancarkan serangannya secara acak tanpa memikirkan siapapun


" dimana pun kau berada keluarlah!.. atau aku hancurkan semuanya!.. " teriak arthur yang begitu percaya diri dan terus melancarkan serangan-serangan beruntung


yuuta terlihat sedang bersiap dan mulai bergerak dengan mengunakan kesempatan yang dilakukan oleh arthur, juliet berlari dikabut yang disebabkan oleh ledakan-ledakan yang terjadi


" wahai air hanyutkan segalanya!.. water flare!.." teriak juliet


sesaat dari jarak yang cukup jauh juliet melepaskan matra sihir air dan mengarahkannya ke arah arthur


sebuah gelombang serangan air melesat dan menyerang arthur dari arah samping


(Splash!)


" akh!.. " Arthur seketika menjadi basah disebabkan serangan yang dilancarkan juliet


" sial!.. jika berani hadapi aku secara langsung!.. " teriaknya


arthur yang melepaskan sebuah batu es yang berukuran sangat besar yang mengarahkan ke arah juliet berada


gumpalan es yang berukuran raksasa itu meluncur ke arah juliet dengan kecepatan tinggi yang membuat juliet tidak dapat lari dari serangannya


" hmph aku disini!.. dragon kick!!.. "


(Jgleer!!!)


yuuta berada mengambang di udara dan dikaki kanannya dilapisi petir yang cukup dahsyat dan membuat naga petir

__ADS_1


ia melepaskan serangannya dan naga petir itu melesat dan menghancurkan bongkahan es besar itu dalam sekejap


(Duarr!!)


" masih belum!.. dragon kick 2!!... " Teriak yuuta


sekali lagi yuuta melancarkan tendangan naga petir dari kaki kirinya yang melesat cepat menyambar arthur dengan cepat


arthur tersambar dengan petir yang begitu kuat yang membuatnya tidak berdaya dan serangan yuuta menjadi semakin kuat dikarenakan serangan air yang dilakukan oleh juliet sebelumnya


" dengar pangeran melawanku seorang diri itu adalah tindakan bodoh!.. inilah yang namanya kerja sama tim.. " ucap yuuta dan mendarat dipermukaan dengan wajah yang tersenyum tipis


(tik!)


yuuta mementikan jarinya dan seketika petir yang menyambar arthur menghilang dan arthur sesaat jatuh lemas dan seketika saat dirinya akan terjatuh arthur menahan dengan menekan tanah dan berusaha bangkit kembali ke dalam pertempuran


" heh?! bodoh-bodoh sekali!.. kerja sama katamu.. cih! konyol!.. aku tidak mungkin akan melakukan hal semacam itu.. akulah yang terkuat!.. " ujar arthur dengan tersenyum bengis


" begitu.. kalau itu maumu baiklah akan kulakukan.. majulah jika kau merasa sangat kuat.. lawanlah aku.." ucap yuuta yang menancapkan pedangnya ke tanah


yuuta membuat kuda-kuda dan siap menyerang kapanpun, kelima raja terlihat begitu menikmati bertarung antara yuuta melawan arthur


" yang mulia.. anda tidak perlu khawatir, lihatlah putra anda telah mengalami perubahan.. " ucap ayah fidia


" hah? maksudmu apa baginda? " Ucapnya


" putra anda mulai menikmati pertarungannya itu mungkin dikarenakan dia melawan seseorang yang jauh lebih kuat darinya.. tidak lama lagi anak itu yuuta pasti dapat merubah sikapnya aku yakin itu!.." ucap ayah fidia


" hmm.. yuuta ya? siapa anak itu sebenarnya? kekuatannya melebihi arthur yang bahkan kekuatan arthur lebih tinggi dari seorang ksatria.. " ucapnya


" pangeran aku tidak akan mengunakan pedang tapi mengunakan ini.. " ucap yuuta sambil mengengam sebuah sepotong ranting pohon


" hah?!.. apa maksudmu mengunakan ranting.." arthur terlihat kebingungan dengan tingkah yang dilakukan oleh yuuta


" aku akan bertarung menjadi ranting ini.. yosh! "


yuuta melemparkan rantingnya dan sesaat ranting ini jatuh ditengah-tengah arena secara yang bersamaan mereka berdua saling beradu tinju

__ADS_1


(Dump!!)


arthur dengan cepat mengayunkan pedangnya dan menghentakkan ke bahu yuuta namun ia berhasil menghindarinya sesaat yuuta menghilang dari pandangan dan seketika dari belakang muncul yuuta dan menendang ke arah arthur


(dump!)


tendangan yuuta meleset dan menghantam tanah yang membuat retakan kecil pada tanah, arthur mengunakan kesempatan itu dan melapisi kakinya dengan sihir es dan menendangnya


(Dump!)


yuuta terhempas cukup jauh dan dengan cepat arthur melancarkan serangan kristal-kristal es yang tajam yang melesat ke arah yuuta yang sedang terhempas


(Slak! Slak! Slak! Slak!)


serangan arthur mengenai dan melukai tangan yuuta yang berlindung dengan tangan kosong ia segera mendarat dan mulai fokus dan serius pada pertarungan


" tidak kusangka kau memojokkan sampai segininya.. aku akui kau memang hebat! kau telah mencapai batasmu.. kau masih ingin keras kepala bertarung sendirian?!.. " ucap yuuta


" be-berisik!.. kau tidak akan paham.. aku akan menjadi raja, penerus ayahku.. aku memegang sebuah tanggung jawab yang sangat besar.. karena itu aku harus kuat.. apapun yang terjadi aku akan menang!.. " ucap arthur yang menatap yuuta dengan raut wajah penuh keyakinan


" begitu ya.. sebagai raja kau dipaksa untuk melindungi rakyatmu.. dan menggenggam masa depan kerajaan ditanganmu.. dan karena itulah kau bertingkah sok angkuh.. sedangkan dirimu sangat tidak ingin menjadi raja.. dan kau menginginkan kebebasan apa aku salah? " Ucap yuuta


" emm!.. kenapa kau bisa?!.. " ujar arthur yang berkeringat dingin


" hanya kebetulan saja.. hanya kebetulan.. kau mudah untuk ditebak.." ucap yuuta


" sekarang waktunya mengakhirinya semuanya!.." ujar yuuta yang mulai melangkahkan kakinya berjalannya ke tempat arthur berada


" tidak secepat itu!.. tameng api!!.. "


seketika disekeliling arthur dikelilingi oleh pusaran api yang memutar dan membentuk sebuah


tameng api dan sesaat georgie muncul dan membawa arthur pergi dari tempat yuuta berada


" hmm.." yuuta diam dan sengaja membiarkan georgie pergi membawa arthur pergi


" sekarang mari kita lihat apa yang ingin mereka lakukan!.. " gumam yuuta

__ADS_1


" yuu... tidak! aku tidak bisa terus-terusan berlindung dibelakang yuu!.. aku juga harus bertarung.. aku akan membuktikan pada yuu.. aku bisa!.. " gumam fidia


__ADS_2