Reinkarnasi Di Dunia Otome Sebagai Figuran C Penguasa Spirit Terkuat

Reinkarnasi Di Dunia Otome Sebagai Figuran C Penguasa Spirit Terkuat
Chapter 11: Dimulainya Battleroyal Pertarungan Yang Memanas


__ADS_3

Keesokan harinya kompetisi permainan battleroyal akan berlangsung dan telah disetujui oleh kelima kerajaan dan arena pertandingan telah di siapkan oleh pihak kerajaan


keempat pangeran bersama dengan fidia dan juliet dan juga yuuta berada disebuah ruangan didekat arena mereka terlihat sedang berkonsentrasi untuk pertandingan yang akan dimulai tidak lama lagi


yuuta terlihat sedang memegang sebuah pedang replika yang berukuran panjang dan ia sedang mengenchat pedangnya dengan beberapa sihir kecepatan daya serang dan lainnya


" aku akan berusaha!.. aku akan menujukan padanya bahwa aku sudah berkembang!.. " gumam georgie yang menatap dengan tatapan tajam


" hmmp! akan aku buktikan anak itu bukanlah apa-apa!.. akulah yang akan menjadi pemenangnya!.. " gumam arthur


lux terlihat sedang melamun dan teringat ucapan ayahnya saat semalam


# kemarin malam #


ayah lux menghampiri lux yang sedang berada didalam kamarnya lux terlihat sedang berbaring di kasur yang empuk dan sambil menatap atap langit-langit


" Lux ayahanda boleh masuk? " ucapnya


" iya silahkan saja.. " ucap lux yang langsung duduk ditempat tidurnya dan sesaat raja masuk dan berjalan ke kasur dan duduk disampingnya


" lux.. apa kamu yakin ingin mengikuti acara itu? "


" awalnya aku juga tidak yakin untuk mengikuti itu.. tapi anak itu, membuatku penasaran dan tertarik padanya.. kenapa anak itu bisa mengatakan hal seperti itu didepan 5 orang yang memimpin 5 kerajaan besar, apa dia tidak takut mati atau apa? " Ucap lux yang membicarakan tentang yuuta


" bukan hanya itu.. fidia-charlotte, georgie-fram, lalu juliet-hime menjadi tertarik dan terpikat olehnya.." ucap lux


" lux anak itu bukan berarti dia tidak mempunyai rasa takut, tapi dia telah menahan rasa takutnya dengan keberanian dan tekadnya.. seseorang yang sudah bertekad akan mengejar sesuatu yang dia inginkan entah apapun resikonya dia akan selalu maju melangkah kedepan " ucap raja


" dan anak itu juga mempunyai daya tarik tersendiri yang membuat orang-orang disekitarnya menjadi tertarik padanya, walaupun dirinya sendiri tidak mengetahui tentang hal itu.. dia hanya berjalan sesuai dirinya tentukan!.."


" sebenarnya lux.. anak itu hanya memberitahu ke mereka untuk tidak berputus asa dan tidak menyerah pada impiannya tanpa harus kehilangan identitasnya.. " ucap raja


" begitu.. ayahanda, apa sesuatu hari nanti aku juga bisa berubah seperti mereka bertiga? " Ucap lux


" tentu saja bisa.. jika kamu mau berusaha apapun itu akan terwujud.. ayahanda yakin itu.. " ucap raja yang tersenyum tipis


" begitu ya.. ayahanda aku akan berusaha.. " ucap lux yang tersenyum lega untuk pertama kalinya


" lux.. dia tersenyum? " raja begitu terkejut dengan lux yang dapat tersenyum yang membuatnya cukup lega dengan hal itu

__ADS_1


# Sekarang #


keenam peserta telah bersiap-siap dan berjalan menuju arena pertandingan seluruh peserta akan diacak dan dibagi menjadi 3 kelompok


seluruh kursi diarena telah penuh oleh anggota kelima kerajaan yang akan menonton bertarung mereka berenam terlihat seseorang pria muncul yang akan menjadi pengadil mengocok nama-nama mereka yang akan dipilih dan di pasangkan


" baiklah.. para raja-raja dan kerabatnya sekarang kita akan menyaksikan pertandingan antara 5 ke-lima kerajaan besar.. yang akan disertai oleh putra dan putri dari kelima raja!.. "


" sekarang aku akan membagikan dalam 3 tim yang 1 timnya akan ada 2 orang sebagai pesertanya... aku akan memilih secara acak sesuai gulungan-gulungan kecil ini yang berisikan nama seluruh pemain.. " ucap nya


Pria itu menaruh sejumlah gulungan disebuah vas kaca dan mengadukannya dan mengambilnya satu-persatu dan membukanya


" ya!... pertama sebagai pemimpin tim pangeran Pangeran Arthur-sama.. dan sebagai pasangannya! fidia hime-sama.. " teriak pria itu yang mengumumkan pesertanya


" bagus!.. " gumam arthur yang terlihat begitu senang


" hah?!.. kenapa aku tidak satu tim dengan yuu? " Ucap fidia


" sangat disayangkan.. tapi mau bagaimana lagi kita terima saja hime-sama.. " ucap yuuta


" baik.. selanjutnya di tim yang kedua.. pertama dan sebagai pemimpin tim dan orang itu adalah!.. pangeran lux-sama!.. lalu sebagai pasangannya " teriak pria itu


" ya berjuanglah.. " ucap yuuta memberikan georgie semangat


" dan yang terakhir hanya tersisa 2 orang!.. di posisi yang pertama dan sebagai pemimpin tim yuuta-san!.. dan sebagai pasangannya juliet hime-sama!.. " teriaknya


" hehe.. yuu-kun kita jadi teman satu tim.. mohon kerjasamanya.. " ucap juliet yang tertawa ringan dan tersenyum riang


" ya mari kita berjuang bersama-sama.. " ucap yuuta yang tersenyum tipis


" baiklah seluruh tim telah berdiri diarena.. ketiga tim akan saling bertarung dan merebut poin tim lainnya.. setiap tim mempunyai 2 poin dan kain kuning ini akan menjadi poin mereka.. ikatlah ditangan kalian masing-masing.. "


Mereka mengikat kain kuning kecil itu dilengan kanannya dan mengikatnya dengan begitu erat mereka berenam berpencar ke tiga sisi arena sesuai tim masing-masing


" baik.. ketiga tim telah berada di arena.. seperti apakah pertempuran yang akan terjadi!.. kita dapat menyaksikannya segera!.."


" ready fight!!... " Teriak pria itu


sesaat setelah pria itu memulai pertarungannya mereka bertiga melesat kencang sambil mengengam pedang replikanya arthur lux georgie mengayunkan pedangnya mereka untuk menyerang

__ADS_1


yuuta dengan bersamaan


yuuta berlari kesamping dengan kecepatan biasa dan menahan setiap serangan mereka satu-persatu


(Tak! Tak! Tak!)


pertarungan baru saja dimulai namun ketiga pangeran sudah mulai memanas seluruh penonton di buat terpaku oleh pertarungan mereka


" mau kemana kau!.. " teriak georgie


" aku mendapatkanmu!.. " ucap arthur


yuuta dengan sekejap membaca pergerakan mereka bertiga dan mengunakan cara bertarungnya sendiri untuk bertahan


" cih!.."


disaat mereka bertiga menyerang yuuta dari segala arah yuuta dengan cepat menghentakkan pedangnya yang sudah memiliki daya tahan dan daya serang yang kuat ke arena


(Krak! buusss!!)


" sial! apa ini?!.. " teriak arthur


hentakkann yuuta itu menyebabkan retakan diarena yang memunculkan hujan debu pasir yang menghalangi pandangan mereka bertiga


yuuta mengunakan hujan debu itu dan berlari dengan kecepatan tinggi bersembunyi dibalik hujan debu itu dan saat debu itu menghilang yuuta juga ikut menghilang dari arena


" dimana dia!.. " gumam lux yang mencari keberadaan yuuta


dan terlihat yuuta berada ditempat juliet berada dan membawanya lari bersembunyi disebuah balik puing batu besar di dekat pinggir arena


" yuu-kun kamu terluka ya? " Ucap juliet yang mencemaskan yuuta


" aku baik-baik saja.. dari pada itu juliet-hime kita buat strategi.. " ucap yuuta


arthur terlihat begitu kesal dengan menghilangnya yuuta di tengah arena georgie mencoba berfikir tenang dan yang sedang memikirkan rencana yang akan ia gunakan


" dengar ini arthur.. Kita memang musuh tapi untuk sekarang maukah kau kita berkerja sama untuk mengalahkan yuuta.. sejujurnya aku tidak sanggup melawannya seorang diri!.. " ucap georgie


" heh! Jangan bercanda?!.. aku tidak sangat menolak untuk berkerjasama denganmu! jika hanya anak seperti itu aku pasti bisa mengalahkan dengan mudah.." ucap Arthur yang begitu besar kepala

__ADS_1


__ADS_2