
Setelah menghabisi raja edward dan berhasil merubuhkan tembok besar nias dibantu oleh wayne yang mengangkat semua runtuhan tembok yang akan jatuh ke permukaan
yuuta telah sadarkan diri yang sebelumnya ia kehilangan kendali atas dirinya sendiri yuuta turun ke permukaan dan menemui wayne yang berada disana
dengan tembok yang telah berhasil dihancurkan yang menandakan rencana mereka telah berhasil dan keruntuhan kekuasaan raja edward atas kepemimpinan nias
" hei yuuta-kun bisakah kau jelaskan apa yang terjadi saat aku tidak sadarkan diri? " Ucap wayne
" maafkan aku.. entah kenapa aku tiba-tiba kehilangan kendali setelah mengingat kejadian yang paling mengerikan bagiku!.." ucap yuuta yang menyesali perbuatannya
wayne hanya dengan melihat raut wajah yuuta yang terlihat begitu sedih ia langsung mengerti perasaan nya dan memaklumi nya
" begitu.. aku tidak mempunyai hak untuk memarahi mu.. karena dulu juga aku sama seperti mu, yuuta-kun memang benar kau sangat kua, tapi itu tidak ada gunanya jika kau tidak bisa mengendalikannya.." ucap wayne
" iya.. aku mengerti "
" kau bilang akan melindungi orang-orang yang berharga bagimu.. aku harap kejadian seperti ini tidak terulang kembali, jika tidak kau bisa melukai teman-teman mu.. belajarlah mengontrol emosimu.. itulah yang terpenting! " Ucap wayne sambil tersenyum
" baiklah.. aku terima saranmu terima kasih " ucap yuuta menundukkan kepalanya pada wayne
" hei-hei.. kenapa kau bersikap seperti itu pada musuh mu? " Ucap wayne dengan tertawa ringan
" musuh? apa maksudmu? kau hanya menjalankan peranmu kan.. aku tahu itu " ucap yuuta dengan polosnya
" eh? ahahaha... ketahuan ya!.. maaf-maaf karena tidak membuatmu kerepotan, tapi asalkan kau tahu aku tidak pernah sama sekali menahan diriku saat melawanmu! " Ucap wayne
" aku tahu itu... maka dari itu aku sangat berterima kasihmu berkatmu aku dapat mengembangkan potensiku ke tahap selanjutnya " yuuta
" sudahlah.. bukankah ada orang-orang yang sedang menunggumu.. biar disini aku yang urus temui lah teman-temanmu.." ucap wayne dengan senyuman lega diwajahnya
" iya sekali lagi terima kasih wayne-san.." yuuta
setelah itu yuuta pergi mendatangi teman-teman yang masih berada di dalam benteng terlihat para prajurit yang sebelumnya diancam oleh edward kini
telah melepaskan rantai yang mengikat liseltra dan latifah sedangkan itu lei membebaskan para perempuan yang berada disel tahanan
yuuta masuk dari sisi tembok benteng yang telah hancur dibuat olehnya ia mulai memasukkannya dan hinggap di depan teman-temannya dengan senyuman diwajahnya
" maaf karena telah membuat kalian khawatir.." ucap yuuta
seketika dengan raut wajah sedih liseltra dan latifah mulai menagis dan mereka berdua berlari ke arah yuuta dan langsung memeluknya dengan erat
" yuuta-kun... maafkan aku karena aku, kamu.." ucap liseltra yang menagis
" yuuta-san.. maafkan aku.. " ucap latifah yang menagis
" tidak apa-apa kok.. justru akulah yang minta maaf karena telah membunuh ayahmu lisetra-san.." ucap yuuta
sesaat liseltra melepaskan pelukannya dari yuuta bersamaan dengan latifah yang melepaskan juga mereka berdua menghapus air matanya dan mulai menatap yuuta dengan senyuman
" tidak kok.. jika kamu tidak datang aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada kami berdua.. terima kasih yuuta-kun.." ucap liseltra dengan senyuman manis diwajahnya
__ADS_1
" tidak perlu dipikirkan.. daripada itu lei, liseltra-san kalian harus menjelaskan semua hal yang telah terjadi pada negeri ini.. dan buatlah negeri ini menjadi negeri yang indah dan damai "
" iya.. " ucap mereka berdua dengan kompak
setelah itu lei dan liseltra pergi menemui rakyat mereka dan mengumumkan kekalahan raja edward dan terbebas nya mereka dari tirani jahat
semua perempuan yang dijadikan budak oleh raja edward di kembalikan ke keluarganya masing-masing tangisan haru mengiringi kembali nya mereka semua
lei dan liseltra memberitahu pada para penduduk atas kesalah pahaman yang selama ini mereka yakinkan dan akhir kota nias barat dan kota nias bagian timur berhasil disatukan
dengan tembok yang selama 20 tahun memisahkan mereka semua kini telah roboh dan bersatunya kedua nias yang selama ini selalu bermusuhan kini telah berdamai
# Keesokan harinya #
mereka berempat berada didalam istana dan bersama dengan petinggi lainnya mereka berkumpul untuk memutuskan pemimpin baru mereka yang akan dijadikan raja nias untuk mengantikan posisi raja edward
yuuta dan yang lainnya terlihat duduk bersantai diatas bangku dan meminum teh hangat sambil menikmati saat-saat itu
" lisetra-sama.. ini sudah waktunya kita memutuskan raja baru.." ucap salah satu petinggi kerajaan
" benar juga ya.. karena orang yang paling berjasa besar dalam hal ini.. yuuta-kun maukah kamu menjadi raja baru disini? " Ucap liseltra
seketika yuuta langsung menyemburkan teh yang baru saja ia minum karena begitu terkejut dengan ucapan liseltra yang secara tiba-tiba mengatakan itu
air teh yang menyembur dari mulut yuuta membasahi wajah para petinggi kerajaan dan membuat yuuta batuk
" hah?! tentu saja aku tidak mau kan!.. lagian kenapa aku yang harus menjadi raja? " Ucap yuuta dengan suara yang lantang
sesaat yuuta memejamkan matamu dan memfokuskan pikirannya untuk memilih seseorang yang pantas menerima jabatan raja
" begitu ya.. hmm, karena takut membuat perpecahan lagi, kita perlu menjadi seseorang yang dapat menyatukan kedua nias.. " ucap yuuta dengan tatapan serius
" lalu siapa orang yang kau maksud itu yuuta? " Ucap lei
" kalau itu.. perdana menteri, berapa usia yang diperbolehkan untuk menikah? " Ucap yuuta
" anak diatas 13 tahun sudah dianggap dewasa.. dan juga diperbolehkan menikah jika memang sudah memenuhi syarat itu " untuk perdana menteri
" begitu, yosh!.. sudahku putuskan, lei.. liseltra-san.. kalian menikahlah.. lalu kalian orang yang harus menjadi pemimpin nias " ucap yuuta sambil tersenyum
" eh? hah?!!...." Teriak mereka berdua secara bersamaan
setelah itu wajah mereka berdua langsung memerah karena hal itu dan begitu terkejut dengan keputusan yuuta yang akan menikahkan mereka berdua
" hah! kenapa harus menikah?! " Ujar lei dengan lantang dan wajah yang merona
" itu benar!.. ke-kenapa aku harus me-me-menikah dengan lei.." ucap liseltra dengan malu-malu mengatakannya dengan suara yang imut
sesaat wajah liseltra begitu memerah yang membuatnya menjadi sangat imut dengan wajah malu-malu nya liseltra memainkan rambutnya sendiri untuk menutupi rasa malunya
" yuuta-sama.. bisakah anda jelaskan pada kami kenapa mereka berdua harus menikah? " Ucap perdana menteri
__ADS_1
" sederhana saja.. jika hanya satu orang yang diangkat sebagai pemimpin.. itu akan membuat rakyat merasa tidak adil dengan keputusan itu, hal itu bisa menyebabkan permusuhan antara nias barat dan timur "
" karena itu untuk menghindari permasalahan itu, kita perlu menjadi seseorang yang paling penting diantara kedua bagian nias.. lisetra-san sebagai perwakilan nias barat dan lei sebagai perwakilan nias timur.." ucap yuuta
" hmm.. jadi begitu, aku tidak kepikiran sampai situ, yang anda katakan itu ada benarnya.. jika kita tidak melakukan itu maka akan terjadi iri hati diantara mereka.. dan hal yang terjadi dimasa lalu akan terulang kembali " ucap para petinggi
" bagaimana? setuju atau tidak? " Ucap yuuta sambil tersenyum tipis
para petinggi saling menatap satu sama lain dan setiap wajah mereka bertemu mereka saling menganggukkan kepala mereka
" keputusan anda kami terima.. lei-sama akan diangkat sebagai raja lalu liseltra sama akan menjadi ratu yang mendukung raja.. apa begini sudah cukup yuuta-sama.." ucap mereka
" iya.. itu sudah lebih dari cukup.." ucap yuuta sambil mengedipkan mata kanannya pada mereka berdua
' a-aku akan menikah dengan lei.. kyaa!.. senangnya! akhirnya mimpi jadi kenyataan!.. jadi istri nya lei.. hehehe.. ' isi hati liseltra yang begitu senang dengan itu
' sial!.. yuuta kau benar-benar sengaja melakukannya!.. menikah dengan liseltra ya.. aku tidak pernah membayangkan itu sebelumnya '
sesaat setelah keputusan yuuta diterima oleh para petinggi sesaat wayne datang dari pintu masuk dan mendatangi tempat mereka berada
" maaf menganggu waktumu.. yuuta-kun bisakah kau ikut denganku.. ada hal yang ingin aku bisakah denganmu.." ucap wayne dengan wajah yang serius
" baiklah.. "
setelah itu yuuta bersama dengan wayne berjalan bersama ke sebuah lorong yang sepi dan tidak ada siapapun mereka berhenti disana dan sesaat wayne memberikan yuuta sebuah pucuk surat
" maaf karena menganggu waktumu yuuta-kun.." ucap wayne sambil tersenyum tipis
" tidak apa.. lalu yang ingin kau bicarakan itu apa? "
" ini.. pangeran memintaku untuk diberikan padamu yuuta-kun.." ucap wayne
yuuta mengambil surat yang ada di genggaman tangan wayne sesaat yuuta membaca surat yang ditulis oleh arthur
" yuuta ini arthur.. aku sudah mendengar aksimu disana.. aku meminta maaf atas perbuatan wayne kepadamu, begini.. aku, tidak maksudku kami berniat untuk mengunjungi nias dalam waktu 3 hari lagi.. yuuta bolehkah aku bertanya, kemana lagi tempat yang akan kau kunjungi.. jika kau tidak keberatan maukah kau menunda perjalananmu sampai kita sampai di nias " ucap Arthur dalam surat
setelah membaca surat yang ditulis oleh arthur ia menyimpan surat yang telah ia baca di kantung nya dengan senyuman diwajahnya yuuta menatap wayne dengan lega
" terima kasih wayne-san.. karena telah repot-repot memberikan ini padaku.." ucap yuuta
" jangan seperti itu.. aku hanya menjalankan perintah.." ucap wayne
" begini.. wayne-ssn bisakah kau sampaikan salam ku pada mereka berlima.. aku berterima kasih atas tawaran nya.. tapi aku harus melanjutkan perjalananku, ini bukan waktunya kita bertemu.. aku akan kembali menemui kalian setelah mencapai isse.." ucap yuuta
" iya baiklah.. akan aku sampaikan.." ucap wayne
" ngomong-ngomong yuuta.. kali tempat apa lagi yang akan kau kunjungi.." ucap wayne
" aku berniat.. pergi ke hutan gaia.. aku ingin membawa latifah pulang ke kampung halamannya, dan setelah itu aku akan pergi ke isse " ucap yuuta
" hutan gaia.. kalau tidak salah itu adalah hutan yang mematikan.. aku pernah mendengar tentang beberapa orang yang masuk kedalam hutan itu tidak dapat kembali keluar.. " ucap wayne
__ADS_1
" tapi.. aku rasa jika itu kau pasti dapat melakukan.. yuuta-kun " wayne