
Georgie menantang yuuta dalam duel 1 lawan 1 antara dirinya dengan yuuta, kini mereka berdua sedang berhadapan berdiri diarena yang sama dan ditonton oleh seluruh murid diakademi dari kelas 1 hingga kelas tertinggi kelas 5
yuuta saat ini sama dengan georgie berada dikelas 1 kelas pemula dan ditingkatan paling rendah dari tingkatan lainnya
biasanya anak kelas 1 hingga 5 berusia 7-13 tahun dan setelah itu mereka dapat melanjutkan dan memilih pembelajaran mereka ke akademi sihir ataupun pedang tingkat lanjutan saat usia mereka telah mencapai 15-17 tahun
setiap anak-anak bangsawan diwajibkan untuk mengikuti aturan hal itu
yuuta berdiri diarena pertarungan dengan wajah polosnya dan menatap sekitarnya dengan tatapan datar sedangkan georgie menatap yuuta dengan penuh kebencian
" persiapan dirimu bocah kumuh!.. aku akan membuatmu menyesal telah membuatku marah!.." ucap georgie yang menyusun kuda-kuda
" pangeran lakukan sesuai keinginanmu.. " ucap yuuta dengan ekspresi datar
" aturannya simpel!.. siapapun yang jatuh maka dia kalah mengerti? " Ucap pengadil yang mengatur duel mereka
" mengerti.. " ucap mereka berdua secara bersamaan
" Pertarungan dimulai!.. " teriaknya
georgie berlari secepat mungkin ke arah yuuta sambil memegang pedang replika dan mengayunkan dengan cepat ke arah pundak yuuta
(Tak!)
yuuta berdiam diri ditempatnya dan menahan serangan georgie dengan mudahnya
" apa?! " Gumam georgie
__ADS_1
(Tak! Tak! Tak! Tak! Tak! Tak! Tak!)
serangan demi serangan georgie terus-terusan menyerang yuuta dengan sekuat tenaganya dan kecepatan orang dewasa, namun itu tidak membuat yuuta bergeming dan hanya menangkis tidak menyerangnya balik
" cih! " Georgie
georgie melompat mundur dan mendarat sambil melancarkan sihir api secara beruntun ke arah yuuta
" wahai api hancurkan segalanya!.. fire ball 100X!.. " teriak georgie
(Duar! Duar! Duar! Duar!)
puluhan bola api melesat ke arah dirinya yuuta berlari dengan cepat ke arah kanan dan menghindari setiap bola-bola api yang mengincar dirinya, yuuta terus berlari tanpa gentar dan langsung melesat maju ke arahnya
" cih! tidak kena?!.. sial!.. kalau begitu bagaimana dengan ini!.. ultra fire ball!!.. " teriak georgie
" rasakan ini!!..."
serangan bola api besar itu melesat mengarah ke yuuta dan ia menghadapinya dengan tenang dan mengambil nafas panjang untuk meningkatkan fokusnya
(Whooooosh!!)
yuuta melesat kencang dan menambrakan dirinya ke dalam bola api besar itu dan menahannya dengan tangan kosong
" huu.. alirkan petir ke dalam lenganku.. lalu lepaskan!.. " ucap yuuta
seketika tangan yuuta dilapisi dengan petir biru yang mengalir disetiap arah dan tidak mengambil lama yuuta langsung memukul bola api itu dengan tangan yang dialiri listrik
__ADS_1
(Duaar!)
" ti-tidak mungkin!.. serangan terkuatku dihancurkan dengan begitu mudahnya?!.. " ucap georgie yang begitu shok melihat kekuatan yuuta yang sesungguhnya
sesaat serangan georgie berhasil dihancurkan oleh yuuta dan ia melompat ke dan mendarat dibelakang georgie berada dengan sigap yuuta menyerang kakinya hingga membuatnya terjatuh
georgie begitu shok tentang dirinya dikalahkan oleh yuuta dengan mudahnya yang membuatnya begitu frustasi dan kecewa dengan dirinya sendiri
" sial!.. kenapa aku harus kalah dari anak sepertinya?!.. sial! jika terus lemah seperti ini!.. aku tidak bisa membuat ayah mengakuiku!.. " ucap georgie sambil memukul tanah
" aku adalah seorang calon raja.. jika mengalahkannya saja tidak bisa.. maka aku tidak bisa melindungi rakyatku nanti!.. " ucapnya yang begitu kecewa terhadap dirinya sendiri
" pangeran.. bukankah kau terlalu cepat untuk menyerah.. "
" apa maksudmu? apa kau menghinaku?! " Ucapnya
" bukan begitu.. hanya saja terlalu dini untukmu menyerah.. tapi kau masih mempunyai banyak kesempatan untuk berkembang menjadi lebih kuat.. aku rasa pangeran tidaklah selemah yang kau pikirkan.. pangeran sudah berhasil membuatku kewalahan.. "
" kau? " Georgie
" karena itulah tidak ada kata terlambat untuk menjadi lebih kuat.. jika kau ingin benar-benar melakukannya.. aku yakin seberat apapun rintangannya pangeran pasti dapat melaluinya..
bangkit dan berdirilah.. hadapi masa depan yang menantimu.. " ujar yuuta yang membantu georgie berdiri
georgie begitu terkesima dengan perkataan yuuta dan membuat hatinya yang keras seperti batu terbuka lebar dan melihat sebuah cahaya harapan
" pemenangnya adalah yuuta!!.. " teriak pengadil
__ADS_1