
" ba-baginda apa yakin memberikan ini padaku? pedang ini bukan pedang biasa.."
" hmm.. sudahku duga kau dapat merasakan sama seperti yang tertulis dalam buku turun-temurun.."
" eh? ya.. aku rasa pedang ini akan cocok dengan mataku.. yosh! mulai sekarang kau adalah rekanku Bahamut! " Ujar yuuta yang tersenyum riang
" he.. bahamut ya? nama yang bagus.. " ucap raja
"terima kasih yang mulia.. aku akan menjaga ini baik-baik.. "
" dan lalu.. sediakan kau menerima gelar ini yuuta? " raja
" kalau itu mohon maaf sebesar-besarnya baginda.. aku tidak bisa menerima gelar itu.. sesuatu hari nanti aku akan pergi meninggalkan kerajaan ini.. karena itu aku tidak pantas untuk menerima gelar itu" ucap yuuta yang merasa bersalah
" be-begitu ya... kalau itu sudah keputusanmu kami tidak bisa memaksakan kehendak kami.. " ucap mereka berlima
" sudahlah yuuta terima saja.. " Arthur
" ayah berikan mantel pahlawan padaku.. " ucap lux
" ini.. mau kau apakan? "
lux memasangkan pada pundak yuuta dan terlihat mantel itu terlalu kebesaran untuknya dan mereka bertiga mendorong yuuta dan memaksanya untuk menerima gelar itu
" a-apa yang sedang kalian lakukan?! aku tetap tidak bisa.. " ujar yuuta
" sudahlah... 1...2..3.. " ucap mereka bertiga
dan sesaat mereka bertiga melempar yuuta ke udara dan membuatnya melayang dilangit dan dilihat oleh ribuan orang " mulai sekarang yuuta adalah pahlawan dan juga ksatria kami!.. " teriak mereka bertiga dengan riang gembira
" aku... aku akan jatuh!... " teriak yuuta yang meluncur ke permukaan dengan sangat cepat
" heh! hanya bercanda.. " seketika angin berhembus angin dan sesaat yuuta mengapung diudara tanpa alat apapun
" aku bukanlah seorang pahlawan ataupun kesatria!
aku adalah yuuta.. namaku yuuta! Itsuki Yuuta... ingatlah itu!.. " Teriak yuuta di udara
# 4 tahun kemudian #
__ADS_1
setelah itu banyak yang yang telah terjadi selama 4 tahun ini yuuta telah beberapa kali memenangkan kompetisi pedang dan sihir ia telah banyak mempelajari buku-buku yang ada di perpustakaan dan hampir menguasai semua sihir yang ada didalamnya
dan juga ia mempelajari pelajaran sosial dan pengetahuan alam dan umum ia juga mengikuti seluruh pelajar dan hampir tidak pernah bolos
juga georgie arthur dan lux selalu menantang yuuta dan bertanding dengannya terus menerus dan menganggapnya sebagai saingan terkuat mereka
yuuta saat ini telah beranjak remaja ia telah berusia 12 tahun dan ia sudah menjadi lebih tinggi dan tampan dari sebelumnya
ia juga selalu menutup mata kirinya dengan kain di akademi dan selalu melatih kekuatannya secara diam-diam seorang diri
setelah 4 tahun bersekolah di akademi sihir dan pedang kini yuuta telah lulus dan mereka semua mengadakan acara perpisahan akademi untuk memperingati hari dimana mereka berpisah untuk melanjutkan pendidikan mereka disaat usia yang sudah cukup tepatnya di usia 16-17 tahun
fidia terlihat sudah tumbuh remaja dan bertambah cantik dan menjadi semakin tinggi yang membuat Arthur dan georgie semakin terpesona dengannya
bukan hanya fidia, juliet pun ikut tumbuh remaja yang membuatnya semakin lebih manis dari sebelumnya dan memiliki senyuman semanis madu
arthur georgie dan lux juga sudah bertumbuh remaja mereka menjadi jauh lebih tampan dan terlihat lebih kuat dengan sikap yang tidak lagi seperti anak kecil dan mereka telah tubuh berkat kehadiran yuuta didekat mereka
mereka semua sedang berkumpul lapangan akademi dan mereka berbaris untuk mengambil mengambil prestasi mereka selama mereka belajar
yuuta terlihat sedang berada bersama mereka berlima dan sedang mengobrol dengan asiknya
" aku juga merasakan hal itu.. tidak terasa sudah 4 tahun sejak itu.. pertandingan battleroyal.. " ucap arthur yang telah berubah drastis menjadi tidak arogan seperti sebelumnya
" tapi arthur yang itu telah berubah banyak dibandingkan sekarang.. " Lux
" jika di ingat-ingat benar juga.. " ucap fidia yang tertawa ringan dan ia terlihat sangat manis saat tertawa
" saat itu arthur dengan sombongnya menantang yuu.. tapi saat mereka bertarung dia justru yang kalah telak melawannya.. " ucap fidia
yuuta terlihat sedang melamun ia seperti sedang memikirkan sesuatu dan terus menatap ke langit biru yang diselimuti dengan awan-awan disekitarnya
" benarkan yuu? " fidia
" yuu? kamu mendengarku? " fidia
" ah iya! maaf apa? " ucap yuuta yang spontan menjawabnya
" kamu tidak mendengar rupanya.. padahal lagi seru-serunya!.. " ucap fidia yang cemberut
__ADS_1
" iya... maafkan aku "
" sebenarnya apa sih yang sedang kau pikirkan, hingga kau selalu melamun.. " Arthur
" sebenarnya aku... aku berniat untuk melakukan perjalanan.. " yuuta
" eh? perjalanan apa maksudmu? " juliet
" ini adalah waktu yang tepat untuk pergi.. semuanya ada yang ingin aku sampaikan ke kalian semua.. " ucap yuuta
" emm? " mereka berlima terlihat kebingungan dan penasaran dengan yang akan disampaikan oleh yuuta
" aku akan pergi dari kota ini.. dan aku berencana melakukan perjalanan aku akan pergi ke kampung halaman ibuku aku akan pergi ke isse.. aku ingin menemui keluarga ibuku disana... "
" yuu... itu artinya kamu akan pergi meninggalkan kami semua? meninggalkan aku? " Fidia
" iya.. tapi tidak untuk selamanya.. sesuatu hari nanti aku pasti kembali... saat usiaku sudah dapat masuk ke akademi sihir tingkatan dewasa " yuuta
' ya.. jika dikehidupanku sebelumnya itu adalah tingkatan sma dan saat ini aku berada ditingkatan smp dan sd.. ' gumam yuuta
" saat hari itu tiba aku akan kembali bersama kalian lagi di akademi sihir itu!..." Ucap yuuta yang bersemangat
" saat ini aku ingin menetapi janjiku pada ibuku.. pertama aku ingin berpetualang terlebih dahulu aku ingin lebih mengenal kehidupan dunia ini.. aku ingin menemui elf, dwarf, dan yang lainnya.. aku ingin ingin melihatnya secara langsung.. "
" oh.. lalu apa yang kau ingin lakukan jika bertemu dengan mereka.. "
" yang ku dengar dwarf sangat pandai dalam menempah besi.. aku ingin membuat senjata baru untukku dan belajar menempah bersama mereka " ucap yuuta
" lalu-lalu ada banyak hal lagi yang ingin aku lakukan.. misalnya melawan naga dan yang lainnya.. ah benar-benar aku juga akan mencari perempuan yang lebih muda dariku dan menjadikannya sebagai istriku.. hehe.. " ucap yuuta dengan polosnya
" istrimu?!... hal yang satu itu saja yang tidak boleh" ucap fidia dengan juliet yang dipenuhi oleh api amarah
" yang tadi itu hanya bercanda.. maaf, kalau begitu semuanya ayo kita habiskan masa-masa terakhir kebersamaan kita.. " ucap yuuta dan merangkul mereka berlima dari belakang dan membawanya berjalan maju kedepan
" yuuta kami senang dapat bertemu denganmu terima-kasih untuk semuanya.." gumam mereka berlima
" baik!!... " Teriak mereka berlima dengan wajah yang sangat ceria dan bahagia
dan perjalanan baru yuuta untuk menepati janjinya baru dimulai
__ADS_1
Bersambung.... Volume 2 Dimulai