
" itu benar.. bukannya kau juga sama sepertiku seorang spirit user.. itsuki yuuta-kun.." ucapnya sambil tersenyum tipis
seketika suasana menjadi sangat canggung yuuta begitu terkejut dengan pria itu yang mengetahui identitasnya dan kebingungan karena perkataannya yang mengatakan itu dengan santai
sementara sementara itu mereka bertiga yang tidak mengetahui hal itu terdiam sejenak terlihat liseltra mulai mengingat ingatannya kembali dan mencari tahu tentang yuuta
" siapa kau sebenarnya? " Ucap yuuta
" itsuki yuuta? jangan-jangan?!.." ujar liseltra yang mulai mengetahui sesuatu
" aku adalah kesatria suci kerajaan Vialand.. namaku wayne.. aku diutus pangeran arthur untuk mencari dan mengawasi perjalananmu.." ucap wayne
" pangeran arthur.. kenapa dia sampai segitunya hingga mengirim orang penting sepertimu.." ucap yuuta
" itu karena pangeran arthur telah menduga anda terlibat dalam sesuatu hal yang berbahaya.. dan tidak lebih pangeran hanya menuruti permintaan putri fidia padanya.." ucap wayne
" permintaan apa yang fidia-hime katakan pada pangeran.." yuuta
" bukankah aku telah mengatakan itu tadi.. dan juga putri fidia menyuruhku memberikan surat ini kepadamu.." wayne
setelah itu wayne memberikan sepucuk surat yang tersampul dengan rapih sesaat yuuta membuka surat dari fidia yang tertulis
" yuu-kun.. apa kamu baik-baik saja? aku disini sangat kesepian.. yuu-kun kapan kamu kembali? apa kamu sudah sampai di isse? yuu-kun jangan memaksakan dirimu ya.. jika lelah berhentilah sejenak.. aku akan selalu menunggumu kembali.. salam fidia charlotte " isi surat fidia
" yuuta.. ternyata kau mempunyai hubungan dengan orang-orang hebat.." ucap lei yang hanya dapat mengatakan itu
" yuuta-kun.. ternyata kamu benar-benar orang itu.. anak yang menyelamatkan 5 raja dan putra putrinya lalu anak yang mampu mengalahkan salah satu kaisar kegelapan.. kaisar belial dan pasukannya!.. ternyata itu benar-benar kau?!.." ucap liseltra dengan bersemangat
" jika sampai sehebat itu.. kenapa kau menyembunyikan itu dari kami yuuta? " Ucap lei
disaat sela-sela pembicaraan mereka sedang berlangsung datang seorang wanita pelayan menghampiri meja mereka dan menaruh makanan yang mereka pesan di meja makanan
" maaf menunggu lama.. ini pesanannya silahkan dinikmati.." ucap pelayan wanita itu dengan tersenyum ramah
" iya terima kasih.." ucap yuuta yang tersenyum pahit
" bukannya aku tidak berniat untuk menceritakan nya pada kalian.. hanya saja aku menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan itu.." ucap yuuta
" baiklah.. maaf telah menganggu waktu makan kalian, kalau begitu aku permisi dulu.. " ucap wayne
sesaat wayne membawa kembali makanannya dan mulai berdiri dan berjalan menjauh dari meja yuuta dan yang lainnya berada seketika ia langsung berhenti ditengah jalan
__ADS_1
" oh iya.. penyusup semalam itu adalah kau ya? aku peringatkan saja pada kalian.. berhentilah melakukan hal-hal bodoh seperti itu, sekeras apapun kalian berusaha negeri ini tidak akan berubah.. jika kau masih bersih keras melakukannya
sesuatu hari aku sendiri yang akan menghentikanmu
tuan pahlawan yuuta!.." ucap wayne
dan setelah itu wayne pergi begitu saja terlihat lei dan liseltra cukup ketakutan dengan hal itu dan berkeringat dingin karenanya
sementara itu yuuta meresponnya dengan santai dan tidak terlalu menganggapi perkataannya ia memakan kare miliknya
" wayne-san... mengerikan!.. " lisetra
" apa orang seperti itu yang akan menjadi lawan kita? " Ucap lei
" jangan terlalu menanggapi perkataannya.. tidak perduli siapa yang kita lawan.. selama kita tidak takut.. kita pasti bisa mengalahkannya aku menjamin itu.." ucap yuuta
" yuuta kau benar-benar tangguh.. andai saja aku bisa sepertimu.. " ucap lei yang mulai pesimis
" sudahlah jangan pesimis seperti itu.. kita masih mempunyai banyak waktu untuk menjalani rencana kita yang kita bicarakan sebelumnya.. cepat habiskan makan kalian
# Istana #
" yang mulai.. aku telah menyebarkan poster penyusup dan telah mencari beberapa informasi tentang orang itu.." ucap nya
" baik katakan.." edward
" sepanjang pencarian informasi sekitar kota kita tidak menemukan adanya orang-orang yang bertindak mencurigakan.. hanya saja " ucap pria itu
" hanya saja? "
" akhir-akhir banyak orang luar yang berkunjung dikota ini.. dan beberapa petualang juga berkunjung disini.." ucapnya.
" orang luar?!.. terlebih lagi petualang.. apa yang mereka inginkan ke kota ini? yosh! cepat cari para petualang itu dan interogasi mereka satu-persatu.." ucap edward
" Baik!.." ucap pria itu
setelah itu pria itu bersama dengan pasukan keluar dari istana dan mencari beberapa petualang yang mereka curigai sebagai penyusup
sementara itu raja hanya duduk disingasananya dengan santai sesaat pelayan kerajaan membawakan air minum yang berada di gelas yang terbuat dari emas dan berlian
" pelayan apa kau mengetahui dimana putriku berada? dari pagi dia tidak terlihat " ucap edward
__ADS_1
" maaf tuanku.. hamba tidak melihat tuan putri dari pagi.. mungkin saja dia berada di kamarnya" ucap pelayan kerajaan
" hmm begitu.. baiklah kau boleh pergi.."
setelah meminum air yang diberikan oleh pelayan raja segera turun dari singgasana dan berjalan seorang diri ke sebuah lorong kerajaan
raja tanpa dikawal berada disebuah lorong yang terdapat disampingnya sebuah lukisan besar yang terbungkus dalam bingkai
seketika raja menyentuh lukisan itu sesaat dinding lorong tiba-tiba terbuka dengan sendirinya dan menujukan sebuah lorong jalan rahasia, tanpa sepatah katapun edward berjalan memasuki jalan rahasiaku itu dengan tenang
jalan itu adalah jalan rahasia yang dapat menembus dibenteng tanpa harus repot-repot diketahui oleh orang-orang raja terlihat sudah sampai disebuah ruangan yang gelap dan hanya ada sebuah obor yang menyala
terdapat sebuah tangga besar diujung lorong kecil itu dan terlihat cahaya dari atas lorong diatas tangga raja menaikinya dan sesaat terlihat ia telah berada ditempat yang sama yang yuuta datangi sebelumnya
" hari ini aku sangat kesal!.. aku akan melampiaskan kekesalanku pada kalian.. budak-budakku.." ucap raja edward yang tersenyum licik dan tatapan yang bejat
Sementara itu keadaan diluar istana terlihat cukup kacau dengan beberapa petualang di interogasi oleh para prajurit kerajaan di sebabkan oleh yuuta yang melakukan penyusupan
mereka terus mencari penyusup itu dan mereka sama sekali tidak menyadari yuuta dan teman-teman
sementara ituyuuta lei latifah dan juga liseltra telah berada di nias bagian timur dan mereka berada dirumah lilie
yang kini adiknya telah sembuh dari deman tinggi mereka membawakan makanan yang sangat banyak dan membagikannya ke orang-orang disana
" jangan ragu-ragu ambillah ini... " Ucap yuuta dengan tersenyum riang
beberapa orang yang memakan makanan yang diberikan oleh yuuta dan temannya mereka semua mulai berlinang air mata sambil makan
" terima kasih banyak.. aku sudah tidak makan, makanan sebanyak ini.." ucap seorang nenek tua yang mengengam tangan yuuta dan berterima kasih
" tidak-tidak.. makanlah dengan nyenyak nenek.. hari ini aku akan membuat makanan yang lebih banyak untuk kalian semua.." ucap yuuta
mereka berempat menyiapkan peralatan memasak dan yuuta mengambil sebuah kotak besar yang berisikan sayuran dan daging dan juga buah-buahan
setelah itu yuuta dan lei membuat kare daging sapi dan mencampurkannya dengan roti-rotian beberapa saat setelah itu para warga kota nias timur memakan makanan dengan senyuman bahagia diwajah mereka
terlihat seseorang bersembunyi dari sebuah bangunan dan orang itu adalah wayne yang mengikuti yuuta dan yang lainnya ia tersenyum melihat kebaikan dan keperdulian nya pada sekitarnya
" ku rasa dia bukanlah anak nakal seperti lainnya.. anak itu cukup istimewa.. pahlawan ya.. kau terlalu cepat dipanggil pahlawan.. yuuta-kun.." ujar wayne
" seharusnya di dunia ini pahlawan hanya ada 10.. dan pemangilan pahlawan bisa dilakukan 100 tahun sekali.. dan mereka akan dipanggil 4 tahun yang akan datang.. dan kau pahlawan ke 11 dan orang yang pertama menjadi pahlawan.." ucap wayne
__ADS_1