Reinkarnasi Di Dunia Otome Sebagai Figuran C Penguasa Spirit Terkuat

Reinkarnasi Di Dunia Otome Sebagai Figuran C Penguasa Spirit Terkuat
Chapter 38: Hutan Gaia Dan Permohonan


__ADS_3

Selama berhari-hari yuuta dan latifah melakukan perjalanan mereka baru sampai disebuah tempat yang penuh dengan bebatuan dan jurang terlihat latifah begitu keletihan karenanya


sementara itu itu yuuta terus berjalan tanpa menghiraukan apapun seketika batu besar jatuh dari ketinggian dan mengarahkan ke arah mereka berdua


sesaat latifah cukup panik karena itu dan mencoba melindungi dirinya dengan tongkat sihir pemberian yuuta


" haakkhh!.."


(Blarr!)


dalam sekali hentakan pedang batu besar itu hancur berkeping-keping menjadi bebatuan kecil yang jatuh ke jurang


" latifah apa kau terluka? " Ucap yuuta


" tidak.. hanya saja kakiku sudah tidak sanggup lagi untuk berjalan.." ucap latifah dengan senyuman untuk menutupi rasa capeknya


" begitu.. mau bagaimana lagi, sini pegang tanganku.. " ucap yuuta


" eh? untuk apa.." ucap latifah yang kebingungan


" sudahlah ikuti saja nanti kau akan tahu sendiri.." ucap yuuta sambil tersenyum


latifah memegang tangan yuuta dengan erat seketika hembusan angin kencang keluar dari diri yuuta dan menyelimutinya dengan angin sesaat yuuta membawa latifah terbang diudara


sesaat latifah memberanikan diri untuk membuka matanya dan betapa terkejutnya ia setelah mengetahui dirinya mengapung diudara


" wah... yuuta-san apa ini " ucap Latifah yang terkagum dengan dirinya yang dapat mengambang diudara

__ADS_1


" ah.. aku hanya membagikan spirit aura ku agar dapat membawamu terbang.. kalau begitu mari kita mulai!.." ucap yuuta


(Whooooosh!)


seketika yuuta langsung meningkatkan kecepatan nya dan mengatur kecepatan nya agar dapat di imbangi oleh latifah


latifah terlihat begitu senang melihat dari atas udara yang sangat berbeda saat mereka jalan dipermukaan


" yuuta-san ini hebat.. ternyata jadi seperti ini rasanya melihat jalan dari ketinggian.." ucap latifah yang tersenyum manis


" hmph.. begitukah? baguslah jika itu membuatmu senang.." ucap yuuta dengan tersenyum lega


' tampaknya latifah telah lebih terbuka padaku dibandingkan sebelumnya.. ya itulah yang membuatku sedikit lega..' ucap yuuta dalam hati


yuuta menatap wajah gembira latifah dengan senyuman lega diwajahnya sesaat latifah yang menyadari nya langsung menegok ke arah nya dengan penasaran


" em? yuuta-san ada apa? " Ucap latifah yang penasaran


latifah itu manis.." ucap nya sambil tersenyum riang


seketika mendengar pujian dari yuuta membuat wajahnya langsung memerah seperti tomat latifah memalingkan wajahnya dari yuuta untuk menutupi wajahnya yang merona


" t-terima kasih atas pujiannya.." ucap latifah mengatakan dengan malu-malu


setelah itu mereka terus melanjutkan perjalanan dengan terbang diudara yang membuat kecepatan perjalanan bertambah cepat dari sebelumnya


sekitar 30 kilo meter didepan mereka terdapat sebuah hutan dengan pepohonan yang sangat tinggi dan terasa aura mengerikan dari dalamnya yang membuat manusia tidak berani untuk memasuki nya

__ADS_1


2 jam telah berlalu mereka telah sampai ditempat yang mereka tuju ia itu hutan gaia sesaat mereka menapakkan kakinya ke dalam hutan seketika mereka seperti baru saja melewati perbatasan dimensi


" oh.. kita sudah sampai.. latifah apa benar ini tempatnya " ucap yuuta


" entahlah aku tidak mengingat apa-apa.. maaf ya yuuta-san karena aku sama sekali tidak berguna untuk yuuta-san " ucap latifah dengan wajah suram


" itu tidak benar kok.. kau sudah banyak membantuku, jadi jangan terlalu menekankan dirimu sendiri ya? " Ucap yuuta


sesaat latifah tiba-tiba berhenti melangkahkan kakinya meremas tangannya sendiri dengan keras dan ia terdiam ditengah-tengah hutan


" em? ada apa latifah? apa lagi yang kau khawatirkan.." ucap yuuta


" a-anu yuuta-san.. bolehkah aku bertanya sesuatu.."


" iya boleh saja.."


" anu.. setelah yuuta-san mengantarku pulang apa yang ingin yuuta-san lakukan? apa yuuta-san akan pergi meninggalkanku.." ucap latifah dengan raut wajah suram dan hampir menangis


" eh? ada apa tiba-tiba mengatakan itu? " Ucap yuuta yang kebingungan


" yuuta-san.. mungkin ini terdengar sangat egois.. aku tidak ingin berpisah denganmu!.. aku ingin selalu disisimu.. karena itu aku mohon izinkan aku untuk terus bersamamu sedikit lebih lama lagi.." ucap latifah dengan bersungguh-sungguh mengatakannya sambil meneteskan air mata


yuuta terlihat cukup terkejut dengan pernyataan latifah yang sebenarnya dan sedikit membuatnya terlihat terpukul oleh perkataannya ia memalingkan wajahnya dari latifah dan mengatakan sesuatu


" latifah maaf.. tolong beri aku waktu untuk menjawabnya.. " ucap yuuta dengan raut wajah yang suram


" begitu.." ucap latifah yang kecewa

__ADS_1


mereka terus berjalan dengan situasi canggung memasuki area perbatasan antara hutan gaia dan area luar kedua terlihat hutan gaia hampir sama dengan hutan-hutan pada biasanya namun ia memiliki aura yang berbeda dari hutan biasanya


dikeadaan luar hutan yang masih malam dan justru didalam hutan suasana masih siang keadaan yang sangat berbeda yang membuat yuuta kebingungan dengan keadaan tidak normal itu


__ADS_2