
Setelah selesai menjunjung upacara perpisahan kini yuuta bersama dengan yang lainnya kembali ke istana dan terlihat yuuta sedang menghadap raja kekuk tunduk padanya
dan ia ditemani oleh fidia dan yang lainnya disamping mereka dan disekitar mereka terlihat orang-orang penting yang sedang berdiri disampingnya singgasana raja
" baginda... aku meminta mohon izin padamu.. aku akan meninggalkan kerajaan ini terima kasih atas segalanya.. " ucap yuuta
" yuuta.. jadi itu keputusan yang kau ambil.. baiklah aku mengerti, tapi apa kau benar-benar siap untuk pergi.. " ucap raja
" iya baginda.. aku ingin mewujudkan janjiku pada ibuku.. aku akan pergi mengunjungi isse.. " ucap yuuta
" yuu.. apa kau benar-benar akan meninggalkan kami? " fidia
" tidak selamanya hime-sama.. sesuatu hari nanti aku akan kembali lagi.. dan terima kasih untuk atas kebaikan hime-sama selama ini.. " ucap yuuta sambil tersenyum lega
" kamu salah.. seharusnya akulah yang berterima-kasih.. karena yuu.. kehadiran yuu adalah sesuatu yang sangat berarti bagiku.. yuu selalu melindungi aku, dan mengajarkanku sesuatu yang tidak aku ketahui.. " ucap fidia
sesaat fidia mengeluarkan liontin emas dari sakunya dan berjalan mendekati yuuta dan ia menaruh liontin itu berada di telapak tangan yuuta dan mengengamnya dengan sepenuh hati
" ini.. terimalah ini.. aku ingin kamu menjaganya, ini akan berguna disaat yuu sedang kesepian.. dan ingatlah aku selalu.. dan berjanjilah saat kamu kembali aku ingin kamu kembalikan ini padaku pada saat itu telah tiba.. " ucap fidia yang tersenyum manis
" iya aku mengerti terima kasih.. ya aku akan menjaganya seperti aku menjaga fidia-hime selama ini.. " ucap yuuta dan menyimpannya disakunya dengan baik-baik
" yuuta berhati-hatilah.. jika sesuatu hari nanti kau mampir ke kerajaanku akan aku tunjukkan padamu keindahan kotaku.. " ucap Arthur
" yuuta kembalilah kapanpun jika kau mau aku akan selalu menganggapmu sebagai saingan terkuatku!.." georgie
" yuuta jagalah keselamatanmu sampai jumpa lagi.." Lux
__ADS_1
" yuu-kun.. jaga diri baik-baik ya.. dan jangan lupakan aku.. aku akan menunggu kembali.. " juliet
" terima kasih semuanya.. kalian semua memang teman terbaikku.. " ucap yuuta yang tersenyum riang
" ah benar yuuta terimalah ini.. " raja melemparkan sebuah kantung yang berisi uang dan emas dengan sigap yuuta menangkapnya dengan kedua tangannya dan kebingungan dengan pemberian raja
" raja apa ini? " yuuta
" memang jumlahnya tidak banyak tapi.. aku ingin kamu mengunakan untuk kebutuhanmu diperjalanan.. gunakanlah uang itu sebaik-baiknya.."
" ta-tapi baginda aku tidak bisa menerima uang sebanyak ini! aku sudah cukup dengan kebaikan baginda selama ini.. aku tidak bisa menerima lebih dari itu " ucap yuuta yang merasa tidak enak pada raja
" terima saja.. anggap saja itu hadiah dariku atas pengabdianmu pada kerajaan selama ini.. yang walaupun tidak itu tidak mampu untuk menandingi jasamu selama ini " ucap raja
" i-iya... kalau begitu aku terima, terima kasih.. "
yuuta telah bersiap akan pergi dari kerajaan dan ia diantar oleh mereka berlima keluar kota dan berada di perbatasan gerbang kota, lux memberikan yuuta sebuah peta
" yuuta gunakan peta ini.. jika ada ini akan mempermudahmu " Ucap Lux yang tersenyum
" iya ini akan sangat membantuku terima kasih Lux.."
" yuu pastikan kamu akan kembali! " Fidia
" aku mengerti.. "
" lalu.. mulai sekarang jangan panggil aku hime-sama lagi! panggil namaku saja.. "
__ADS_1
" kalau begitu.. fidia sampai jumpa.. dan semuanya sampai jumpa.. " ucap yuuta yang mulai mengapung diudara dan berada tepat diatas mereka
" selama jalan yuuta... " Teriak mereka berlima
" aku pergi.. " ucap yuuta
sesaat yuuta pergi meninggalkan mereka berlima dan meluncur ke arah utara dan ia menuju ke sebuah kota yang jaraknya agak jauh dari kerajaan
mereka berlima terlihat masih berada disana dan menatap langit dengan kepergian yuuta, seketika fidia terduduk lemas melihat kepergian yuuta darinya
" dia pergi.. yuu sudah pergi.. yuu.. "
air mata menetes dan sesaat fidia menagis tersedu-sedu melepas kepergian yuuta dari sisinya juliet yang melihat fidia menagis ikut menagis menuangkannya perasaannya yang sebenarnya
" fidia-hime.. juliet-hime " gumam mereka bertiga dan membiarkan mereka sesaat untuk meluapnya perasaannya
" bodohnya aku!.. kenapa aku tidak bisa mengatakannya?! kenapa aku tidak bisa bilang padanya.. aku tidak sanggup jika kehilangannya! yuu!.. " tangis fidia
# Di tempat yuuta berada #
yuuta melesat menuju sebuah kota yang kekuasaan kerajaan kecil yang dipimpin keluarga bangsawan sebuah kota yang terkenal dengan makanannya dan perbelanjaannya dan dikota itu juga ditetapkan pelarangan penjualan budak dan hidup sendiri tenang didalamnya
yuuta menutupi wajahnya dengan kain hitam dan menutupi sebagai wajahnya agar tidak dapat dikenali oleh orang lain dan agar tidak mencolok
" kota Nias kota yang di dirikan oleh bangsawan baikhati dan dengan kehidupan makmur para penduduknya.. " ucap yuuta
" yosh sudahku putuskan! aku akan mampir untuk membeli perbekalan dan melihat-lihat kota Itu " ucap yuuta yang bersemangat
__ADS_1
setelah menentukan tujuan yuuta menambahkan kecepatannya dan melesat dengan kecepatan angin menuju kota nias