
Keesokan paginya Vanessa bangun dengan rasa kantuk yang begitu melandanya. "Hoam ..., ngantuk banget!" gumam Vanessa lalu turun untuk mandi.
Rencana hari ini Vanessa akan pergi ke pusat kota untuk menghadiri acara kegiatan sosial Vanessa begitu semangat apalagi ada acara masak-memasak Vanessa paling suka yang itu.
Selesai mandi dan sudah berpenampilan cantik Vanessa keluar di lorong Vanessa bertemu dengan putri Reddit yang melongos pergi tanpa menyapanya. "Ck, lihatlah dasar wanita pencitraan!" dengus Vanessa.
Bukan Vanessa ingin di sapa atau di hormati tetapi jika di keramaian putri Reddit akan sangat menghormatinya jadi orang yang melihat akan selalu menuduh Vanessa yang tidak-tidak apalagi reputasinya hancur gegara si putri Reddit sialan itu.
. . .
Vanessa datang ke kamp pelatihan dia datang untuk mencari Jianli sudah lama sekali rasanya tidak bertemu sama prajuritnya tampannya itu.
"Jianli where are you?" panggil Vanessa sehingga menarik perhatian para prajurit yang tengah berlatih, bahkan di sana ada kakaknya yang tak lain si Samuel.
"Putri," sahut Jianli membungkuk sebentar.
"Ayo kita pergi, nanti kita telat!" ajak Vanessa.
"Baik putri saya ambil tas dahulu!"
Mereka cukup terkejut akan keakraban Vanessa dengan seorang yang pangkatnya lebih rendah dari dirinya itu.
"Mari putri!"
"Let's go!" riang Vanessa berjalan di depan, mereka berdua sudah seperti adik kakak yang tak akan terpisahkan.
Samuel yang menatap itu dari kejauhan menggeram marah. "Sialan! Seharusnya aku yang berada di sana, seharusnya aku yang boleh membuatnya tertawa bukan orang asing!" batin Samuel bergejolak marah.
Mereka sudah sampai di pusat kota di sana banyak sekali orang-orang yang tengah melakukan kegiatan sosial masing-masing, kegiatan ini di adakan sebulan sekali.
"Wah rame banget!" kagum Vanessa.
"Setiap bulannya pasti selalu ramai putri," timpal Jianli dia sekarang sudah tidak terlalu takut terhadap tuan putrinya ini.
"Hem ..., kalo begitu antar aku ke bagian tukang masak, aku ingin melihat prosesnya, siapa tau aku bisa bantu!" riang Vanessa.
"Baik putri!"
Vanessa masuk ke bagian dapur di sana para warga terlihat terkejut atas kedatangan nona sombong itu, bahkan mereka mengecam tindakan tak terpuji Vanessa terhadap putri Reddit.
"Mau apa dia? Apa mau mengacau!" sinis salah satu seorang ibu-ibu.
"Ku harap dia tidak mengacau di sini!" sahut yang lainnya, wajah mereka bahkan tidak ada yang enak di pandang di tambah panasnya tungku api membuat emosi mereka gampang tersulut.
Vanessa yang mendengar itu mencoba menetralkan emosinya agar tak ikut meledak. "Bisakah aku ikut membantu, aku berjanji tidak akan mengacau?" tanya Vanessa dengan suara lembut di tambah wajah cantiknya yang sangat mendukung membuat ibu-ibu tak enak hati untuk menolak.
"Orang angkuh sepertimu bisa apa nona, lebih baik kau keluar saja, jangan mengganggu kegiatan kami!" mereka tak juga luluh.
Jianli yang melih sang putri tak di terima seperti itu merasa geram, tapi dia bisa apa, mau membantu sang putri sudah melarangnya.
__ADS_1
"Ayolah aku mohon, biarkan aku membantu kalian, aku berjanji tidak akan mengacau, sumpah!" Vanessa mengeluarkan dua jarinya berbentuk huruf V.
Peace!
"Biarkan saja dia ikut membantu!" sahut seorang tetua menatap lembut kepada Vanessa.
"Tapi--"
"Apa salahnya dia datang ke sini ingin berbuat baik, jangan menolak niat baik seseorang," potong si tetua. "Sini nak ikut aku?" ajaknya.
Vanessa tersenyum senang lalu mendekat mengikuti si tetua. Vanessa di bawa ke dapur yang berada di sebelah di sana Vanessa ikut membantu awalnya dirinya hanya di suruh duduk dan melihat saja, tetapi Vanessa tetap kekah untuk ikut membantu.
"Ini mau di masak seperti apa tetua?" tanya Vanessa melihat sebuah pangsit yang begitu banyak.
"Sup nak, di sini mereka kebanyakan penyuka sup!" jawabannya.
"Bagaimana kita ganti saja tetua, pangsit siram?" tanya Vanessa. "Pastinya mereka sedikit bosan dengan sup saja,"
"Bukan apa-apa nak, tetapi saya sedikit ragu," jawab tetua.
Vanessa memakluminya. "Baiklah kita mulai!" Vanessa dengan semangat mulai membuat saus untuk pangsit siramnya.
Bahan saus
4 lembar sawi putih, potong-potong ,10 buah jamur merang, iris-iris, 2 siung bawang putih cincang, 1/2 bawang bombay potong kotak.
1 batang daun bawang iris, 1 sendok makan saus tiram, 1 sendok makan kecap asin, 2 sendok makan kecap manis, Garam, merica, 1/2 sendok teh gula
Cara
Tumis bawang putih sampai harum, masukan bawang bombay, jamur dan sawi. Beri bumbu-bumbu lalu Aduk rata. Tuangkan air. Setelah mendidih kentalkan dengan larutan maizena, 3. Masukan pangsit dan daun bawang, masak sebentar lalu Angkat.
Karena tidak ada tepung maizena Vanessa menggunakan tepung biasa, tetua begitu terkejut atas kelihaian memasak Vanessa. "Di coba dulu tetua, kasih tau kalo ada yang kurang?"
Dengan ragu-ragu tetua mencoba pangsit siram buatan Vanessa. "Bagaimana tetua, apa ada yang kurang?" tanya Vanessa dengan wajah pias takut tak sesuai ekspektasi.
"Dari mana kamu belajar membuat saus seperti ini nak! Ini sangat enak, bahkan masakan ku saja kalah!" seru tetua.
"Hahah, anda merendah sampai inti bumi saya jadi malu tetua!" seru Vanessa dengan semburat merah di kedua pipinya.
. . .
Para tukang masak di dapur awalnya tidak percaya bahwa itu hasil masakan Vanessa tapi mau bagaimana lagi jika tetua sudah mengatakan, dan sekarang jam sudah menunjukkan pukul dua belas yang artinya para warga akan makan siang, kini mereka sudah mengantri untuk mendapatkan jatah makan mereka.
Vanessa duduk melihat di samping ibu-ibu yang me-roasting nya tadi pagi. "Lain kali bisa tidak kamu mengajarkan bibi memasak seperti tadi?" tanya seorang ibu-ibu melirik Vanessa.
__ADS_1
"Bisa, tapi gak janji ya bibi!" jawab Vanessa.
"Baiklah-baiklah, dan ... maaf sudah mengatai mu tadi pagi!"
"Tak apa, aku pun paham, bahwa reputasi ku di istana ini sudah begitu buruk, dan yah aku sudah mulai berubah semoga kalian bisa membimbingku untuk berubah!" senyum Vanessa.
Tak jauh dari sana putri Reddit ikut membagikan makanan bahkan dengan tampang kebohongannya dia mengaku bahwa dia yang memasak, masuk dapur saja tidak pernah!
"Kapan putri Reddit memasak?" bisik mereka.
"Entah, aku pun bingung, bahkan kita di dapur tak pernah keluar sekalipun!" sahutnya dan tentunya dengan suara kecil.
Seorang Grand Duke datang menghampiri tempat duduk Vanessa sehingga bibi yang duduk di samping Vanessa langsung berdiri membungkuk tetapi tidak dengan Vanessa dia malah asik mengupil tak lupa dengan kaki kanannya yang menyilang ke kaki kirinya.
"Apa?" tanya Vanessa yang masih belum sadar.
"Salam Grand Duke!" salam si bibi dengan suara cukup besar dan itu berhasil menyadarkan Vanessa.
"Ah, iya salam juga grand Duke! Semoga panjang umur happy birthday to you!" latah Vanessa saking terkejutnya.
"Ada yang bisa kami bantu grand Duke?" tanya si bibi.
"Siapkan makanan ini dan bawakan ke kediaman grand duchess!" suruhnya lalu pergi setelah menatap Vanessa yang masih asik nyengir seperti ikan tuna yang tak bisa tersenyum.
.
.
.
Di perjalanan pulang Vanessa tak sengaja bertabrakan dengan seorang yang tak lain adalah putri Reddit sehingga orang-orang yang membenci Vanessa langsung mengatainya dengan kata-kata kasar mereka.
"Kenapa kau begitu tega mendorongku putri Vanessa?" isak putri Reddit menangis tak kunjung bangun dari acara jatuhnya.
Belum juga menjawab tubuh Vanessa sudah di dorong kuat oleh putri Gracia hingga tubuh Vanessa limbung tetapi tak jatuh, sedangkan Harris membantu putri Reddit berdiri.
"Dasar wanita sialan! Apa kau tak pernah puas mencelakai adikmu sendiri!" teriak putri Gracia menatap Vanessa dengan pandangan yang begitu tersulut emosi.
"Tidak! Aku tidak puas!" seru Vanessa menatap remeh terhadap Putri Gracia. "Putri Gracia lebih baik kau simpan bacotan mu itu, karena kau tidak tau apa-apa, orang bodoh seperti mu tidak akan mengerti apa itu perselisihan di antara kami berdua!" tegas Vanessa menatap tajam kakak perempuannya itu. "Satu lagi dia hanya adik tiri bukan kandung!" sengit Vanesa.
Matanya lalu beralih menatap tajam putri Reddit yang masih asik menangis di pelukan Herris. "Btw, kita tabrakan dan sama-sama jatuh, jadi tidak ada istilahnya saya mendorongmu!" pungkasnya menatap putri Reddit dengan senyum remeh, di hujat seperti ini tidak akan membuat mental Vanessa sakit!
Bahkan para petinggi kerajaan ikut menonton perselisihan antara anak Duke Harlan itu, tetapi kali ini lebih menarik karena putri Vanessa melawan tidak seperti sebelumnya yang hanya menangis meminta belas kasihan pada kedua saudaranya itu.
.
.
.
__ADS_1
Stay Wak Wak gaes 🥳