
Sebangunnya dari pingsannya Vanessa malah ngerusuh tidak jelas, dia ingin sekali menemui grand Duke agung itu untuk di minta di ajarkan bagaimana cara melakukan kultivasi dengan benar.
"Ck, gini amat dah mau belajar sihir!" dumel Vanessa sangat kesal. "sistem keluar gak Lo! Masa tidur mulu anying, kalo gitu nyesel gue jadiin lo kucing manis!" bertambah sudah kekesalan Vanessa karena kucing Oren nya tidak ikut ke sini.
"Kamu sudah bangun, nak?" tanya suara lembut itu, mendekat.
Vanessa melirik bingung. "Ee, sudah nyonya," jawab Vanessa agak gugup.
"Hah, baiklah apa ada yang sakit?" tanya grand duchess.
"Hehehe, saya baik-baik saja nyonya, jika boleh saya tau ini di mana ya? Dan maaf lancang bertanya nama nyonya siapa?"
Grand duchess mengulas senyum manis. "Namaku adalah Thiava Daisy,"
"Sekali lagi terimakasih sudah mau menolongku nyonya Thiava, saya tidak tau mau berbalas budi seperti apa,"
"Aku dengar kamu yang memasak di acara dapur sosial kemarin, jika boleh ...-"
"Boleh, anda mau di masakin apa? Pasta, atau apa?" serobot Vanessa dan untung grand duchess tak marah.
.
.
.
Di kediaman Duke Harlan, tengah terjadi pertengkaran kecil antara putri Reddit dan putri Vanessa yang tentunya di akibatkan oleh putri Reddit yang selalu mencari gara-gara.
"Dasar playing victim!" sinis Vanessa karena dia melihat keadaan sudah sangat sepi. "Tunjukkan lah wajah aslimu putri Reddit, di sini sepi, tidak ada siapa-siapa!" dengus Vanessa tersenyum sinis.
"Wah ..., apa ini, putri sampah itu sudah berani melawan ya sekarang!" pongah putri Reddit menatap angkuh Vanessa.
"Sudah tidak takut lagi?" tanya putri Reddit terkekeh jahat.
Vanessa mengangkat alisnya sebelah. "Memangnya kapan aku takut dengan wanita modelan kau ini?" sinis Vanessa. "Satu lagi, ingat tempat putri tampungan, jika bukan karena ayahku kau tidak akan bisa menikmati drajat anak bangsawan!" ejek Vanessa.
"Kau- jika melawan akan ku bunuh kakak tercintamu itu!" geram putri Reddit.
"Kakak?" bingung Vanessa. "Sejak kapan aku punya kakak? Aku ini hanya tunggal tidak punya saudara satupun!" Vanessa pergi dari sana meninggalkan putri Reddit yang terbengong macam kuda lumping.
"Sialan apa maksudnya!" kesal putri Reddit tak mengerti ucapan Vanessa.
__ADS_1
.
.
.
Raja Luke di kejutkan dengan kedatangan kaisar Zhao Lie yang tiba-tiba datang berkunjung ke kerajaan mereka.
"Salam kaisar, semoga di berkati!" salam para bangsawan yang hadir ikut menyambut kedatangan sang kaisar.
"Salam!" balas kaisar langsung duduk di hadapan para bangsawan yang nampak sangat gugup dengan aura yang di keluarkan oleh kaisar.
Vanessa yang kebetulan berada di istana melihat perkumpulan orang-orang penting itu hanya acuh, entah bagaimana Vanessa bisa ada di sana.
"Vanessa?" panggil seseorang yang tak lain adalah sang kaisar sendiri.
"Kenapa?" tanya Vanessa berbalik, bahkan para pengawal kaisar begitu tercengang atas kelancangan Vanessa terhadap kaisar mereka.
"Anda sangat tidak sopan nona! Ini ya--" perkataan penasihat itu terhenti akibat sang kaisar sudah pergi membawa Vanessa menggunakan sihir teleportasi nya.
.
.
.
"Kenapa?" tanya kaisar dengan nada serak. "Aku sudah sangat lama menantimu lady, bahkan aku hampir gila karena memikirkan mu!" gumam sang kaisar hendak mengecup pipi Vanessa.
"Eett ..., apa-apaan ini main sosor-sosor aja!" pekik Vanessa mendorong wajah sang kaisar untuk menjauh darinya. "Jauh-jauh kaisar sebleng, satu lagi kok bisa sih anda yang mulia ini suka sama aku yang kek gini?" bingung Vanessa, mencoba melepaskan tangan kaisar yang melilit pinggangnya seperti ular kobra!
"Memangnya kenapa, orang jatuh cinta itu umum, jadi aku cinta kamu!" dengus kaisar.
Vanessa jadi geli sendiri, karena seumur hidupnya baru kali ini di sukai oleh seorang pria, mana pangkatnya sangat tinggi lagi, sudah satu posisi dengan presiden.
"Terserah, pokonya pulangkan aku, di sini seram!" ucap Vanessa meminta pulang.
"Aku akan membawamu pulang, asalkan kamu menjawab cintaku?" tanya sang kaisar tak ingin kalah.
Ding
"Terima cinta sang kaisar, itu akan menambah poin anda tuan rumah, anda akan semakin kuat!" ujar sistem yang tiba-tiba muncul di otak Vanessa.
__ADS_1
"Bagaimana?" tanya sang kaisar tak sabaran, sebenarnya bisa saja dia memaksa Vanessa untuk bisa menerima cintanya, tetapi karena dirinya tidak ingin menaruh kesan buruk untung sang pujaan hati, maka dari itu dirinya meminta Vanessa dengan halus walaupun itu bukan dirinya sekali!
"Baiklah aku menerima cintamu!" jawab Vanessa dengan malu-malu, demi menambah poin untuk bisa melawan putri Reddit yang nampaknya sangat membenci dirinya.
Dengan perasaan senang yang membuncah kaisar langsung memeluk tubuh kecil itu dengan erat, demi apapun dirinya amat sangat senang, dirinya baru kali ini merasakan yang namanya jatuh cinta dan memang jatuh cinta itu sangat gila.
"Kau sudah menerimaku Vanessa, jadi jangan harap dirimu bisa lepas dariku!" bisik sang kaisar semakin memeluk erat tubuh Vanessa yang nampak sedikit kaku akibat bisikan nya.
"Sialan kau sistem!" batin Vanessa.
"Anggap saja ini hadiah, tuan rumah."
.
.
.
Setelah drama jelek tadi kini kedua pasangan itu berjalan pulang, sang kaisar sengaja tak menggunakan sihir teleportasi nya untuk menikmati jalan-jalan berdua bersama sang kekasih.
Di tengah perjalanan Vanessa tak sengaja menemuka pohon pandan yang tumbuh di samping sungai, dengan rasa semangat yang tinggi Vanessa mengangkat gaun putihnya hingga kaki jenjangnya kelihatan menyentuh air sungai yang begitu bening.
"Kaisar, kau punya pisau tidak?" tanya Vanessa berteriak, kini gaunnya sudah basah.
"Untuk apa?" tanya kaisar ikut turun menginjak batu besar itu 'kekasihnya ini sangat aktif sekali.
"Ada tidak?" tanya Vanessa yang melihat kiri-kanan, sembari menghirup daun pandan itu. "Ini wangi kaisar, kalo di buat bungkus bantal pasti sangat enak!" celoteh Vanessa.
"Bantal?" batin kaisar tetapi tak urung dia menyerahkan pisau kecil untuk kekasihnya itu, dengan dirinya yang hanya duduk melihat apa yang di lakukan oleh kekasih mungilnya itu, jika di sandingkan dengan tubuhnya Vanessa memang sangat kecil.
"Apa yang akan kau buat dengan daun-daun panjang itu, sayang?" tanya sang kaisar melihat punggung kecil itu.
"Sial aku baper!" batin Vanessa memekik tertahan. "Untuk membungkus sesuatu yang enak, besok yang mulia harus mencobanya!" tutur Vanessa, sekarang bahasanya di perhalus tak tau besok!
"Baiklah, ayo pulang hari sudah mau malam!" ajak sang kaisar lalu beralih ke belakang Vanessa dan membawanya pergi menggunakan sihir teleportasi nya.
.
.
.
__ADS_1
Stay Wak Wak Wak gaes 🥳