RIRI JINGGRANG

RIRI JINGGRANG
Chapter 09: menyelamatkan bondowoso!


__ADS_3

atas permintaan roro jonggrang, bandung bondowoso pun membuat sebuah sumur dibelakang istananya bersama para pengawalnya dan juga para jin yang akan membantunya menggunakan kekuatan saktinya.


"tidak mungkin, ceritanya ini akan segera berakhir!" Riri jinggrang pun berjalan mondar-mandir memiikirkan pembicaraan roro jonggrang bersama bandung bondowoso tadi.


"wait! berarti bagus dong, jika cerita ini berakhir gue bakalan bisa kembali ke dunia gue"  Riri jinggrang pun tersenyum bahagia saat membayangkan dirinya akan segera kembali ke dunia asalnya.


saat riri jinggrang sedang berhalusinasi, tiba-tiba ada tangan yang menepuk pundaknya. Riri jinggrang pun tersentak kemudian membalikkan badannya menatap sosok yang menepuk pundaknya. "Disuruh bandung bondowoso untuk membantunya membuat sumur" ucap sang pengawal.


"iya? saya disuruh juga?" tanya riri jinggrang.


sang pengawal pun pergi tanpa menghiraukan pertanyaan riri jinggrang. "dasar!! kacang mahal!!!" gerutu riri jinggrang karena diabaikan oleh sang pengawal.


disisi lain Bandung Bondowoso dan yang lainnya pun sudah bersiap-siap membuat sumur. "aduh~~kenapa sih gue harus disuruh bantu kayak gini?" tiba dilokasi pembuatan sumur riri jinggrang pun mengeluh dalam hati.


Bandung Bondowoso pun sudah memberikan arahan untuk mulai membangun sumur dimulai dari mempersiapkan perlengkapannya berupa batu, dan kayu. karena sudah berpakaian seperti pengawal mau tidak mau riri jinggrang harus melakukan semua tugas penyamarannya supaya tidak tertangkap basah oleh bandung bondowoso.

__ADS_1


"Wow~!!!!!" Riri takjub kala melihat Bandung Bondowoso dan para jin menggunakan kesaktian untuk membangun sumur setelah batu dan kayu sudah terkumpul.


"sumurnya sudah selesai seperti yang kamu minta!" ucap Bondowoso setelah selang beberapa jam sudah menyelesaikannya.


para pengawal dan para jin pun pergi setelah sudah menyelesaikan tugasnya. "benarkah coba saya lihat" Roro pun berjalan mendekati sumur tersebut kemudian melihar-lihat didalamnya.


"lumayan dalam juga!" Roro pun tersenyum licik seperti sedang merencanakan sesuatu.


Bandung Bondowoso pun berjalan mendekati Roro Jonggrang didekat sumur. "sebentar lagi Roro Jonggrang pasti akan menggunakan kesempatan ini untuk menjebak Bandung Bondowoso"


Riri jinggrang pun hendak membalikan tubuhnya tapi niatnya terhenti. "nggak! gue tidak mengharapkan cerita berakhir seperti ini!"


Disisi lain Roro jonggrang pun sudah beraksi. diam-diam dia sedikit mengundurkan langkahnya tanpa sepengetahuan Bandung Bondowoso.


"tidak! jangan!" Riri jinggrang pun membulatkan matanya saat melihat kedua tangan Roro Jonggrang sudah menyentuh belakang punggung Bandung Bondowoso.

__ADS_1


Riri jinggrang pun segera berlari mendekati mereka berdua. "awas!!!!" teriak Riri langsung mendorong Bandung Bondowoso ke tepi, sedangkan Roro Jonggrang tangannya sudah tidak terkontrol dan pada akhirnya mendorong Riri jinggrang jatuh ke dalam sumur.


"Aaaaah!!!!" teriak riri setelah terdorong jatuh kedalam sumur.


"sepertinya gue tidak bisa kembali ke dunia gue" Riri jinggrang pun memejamkan matanya. byur~~!!!! dan langsung jatuh ke dalam air sumur yang begitu dalam.


hup!!! "tolong!!!!" teriak riri jinggrang  berusaha mencoba menyelamatkan dirinya namun gagal karena airnya terlalu dalam dan pada akhirnya tenggelam.


"sepertinya gue akan mati hari ini!"


tiba-tiba ada sebuah bayangan bercahaya datang mendekatinya, riri jinggrang pun sedikit membuka matanya melihat bayangan bercahaya itu. "Bandung Bondowoso!!" ternyata bayangan bercahaya itu adalah Bandung Bondowoso.


Dengan sekuat tenaga Bandung bondowoso berenang untuk menyelamatkan riri jinggrang. "bertahanlah!" Bandung Bondowoso pun berusaha membangunkan Riri jinggrang.


Karena takut Riri jinggrang kehabisan napas, dirinya pun memberi napas buatan kepada Riri jinggrang. "saya mohon bertahanlah!" Bandung Bondowoso pun menempelkan bibirnya di bibir Riri jinggrang, dan Riri jinggrang pun perlahan membuka matanya.

__ADS_1


__ADS_2