
Riyana dan sheyla pun setuju ikut kencan buta. saat ini mereka berada didalam restoran mewah. duduk sambil menunggu teman kencan buta mereka datang.
"la, kenapa sih lo bisa setuju mau ikut nih kencan buta?" tanya riyana.
"hanya ada satu kalimat yang bisa bikin gue mau ikut" jawab sheyla.
"apaan?" tanya riyana.
"ganteng!" jawab sheyla singkat.
"Huh?" riyana pun merasa heran dengan jawaban sheyla.
"Lo nggak inget apa yang dikataiin sama Zayn tadi? katanya teman kakaknya itu kebanyakan visual. punya wajah ganteng, tinggi, pintar, dan juga holkay" ucap sheyla.
"sayang banget nggak sih? cowok perfect kayak mereka nggak kita deketiin" lanjutnya.
"belum tentu dia suka sama kita" jawab riyana.
"itu sih tergantung sama pesona kita" ucap sheyla.
riyana pun hanya membalas sheyla dengan tatapan sinis, tanpa menjawabnya. "Sorry? kami terlambat" jawab seseorang dibelakang riyana.
"Iya nggak apa~~~
sheyla yang belum selesaikan kalimatnya pun langsung syok saat menatap beberapa orang yang ada dihadapannya.
"Aduh~~ silaunya???"
__ADS_1
"iya nggak apa~~~
riyana yang ingin menjawab pun menggantungkan kalimatnya saat melihat sosok dihadapannya. dirinya terkejut saat melihat wajah sosok itu begitu mirip dengan orang yang disukainya. "Bandung Bondowoso??"
"kalian sudah nunggu lama ya?" tanya cowok tersebut.
"nggak kok! kami baru aja dateng tadi" jawab sheyla.
disisi lain Riyana pun terdiam, dirinya hanya menatap sosok yang begitu mirip dengan wajah kekasihnya. "syukurlah kalo begitu"
"kalo bisa tahu nama kakak siapa ya?" tanya sheyla.
"kenaliin nama gue bryan adidarma!" jawab Bryan tersenyum kepada sheyla.
"gue sheyla vandirgan!" jawab sheyla.
"senang bertemu denganmu riyana?" jawab bryan tersenyum kepada riyana sambil mengulurkan tangannya
riyana pun membalas senyuman bryan. "gue riyana juanda" jawab riyana menbalas uluran tangan Bryan.
mereka pun saling tersenyum dan berjabat tangan. "Senyumannya sungguh mengingatkan gue sama dia"
"apa lo punya waktu besok?" tanya bryan tiba-tiba.
"Kayaknya besok gue punya sedikit waktu" jawab riyana.
"baguslah kalo begitu, gue pengen ngajak lo kencan besok" ucap bryan.
__ADS_1
teman bryan dan sheyla pun membulatkan mata mereka masing-masing, saat keduanya sudah berencana untuk melanjutkan kencan buta ini.
"Apa!! kencan?" jawab riyana kaget saat bryan mengajaknya berkencan.
"iya, kenapa? apa lo nggak suka?" tanya bryan.
"bukan begitu! hanya saja ini terlalu mendadak" jawab riyana.
"Aduh~~kok jantung gue tiba-tiba berdetak kencang kayak gini ya" batin riyana saat merasakan jantungnya berdetak terlalu cepat.
Bryan pun tersenyum dan menjawab. "nggak apa-apa, lagian gue yang pengen ngajak lo buru-buru berkencan supaya bisa mengenal lo lebih deket" jawab bryan.
"Ekhem!!! kayaknya ada yang langsung suka nih" goda zayn.
"Yeay!!!! akhirnya teman gue nggak jomblo lagi" sela sheyla ikut menambahkan suasana.
"bukan hanya teman lo, tapi teman gue juga" jawab kevin.
"haha iya!" ucap sheyla tertawa kecil.
"ish! sheyla lo apa-apaan sih?" jawab riyana merasa sedikit malu atas ledekkan mereka bertiga.
"kalian bisa diem nggak!" ketus bryan memasang wajah dingin.
"iya~iya nih kami diem!" jawab zayn.
ketiganya pun diem, sedangkan bryan dan riyana hanya saling tertawa melihat raut wajah mereka bertiga. lalu keduanya pun saling menatap satu sama lain dengan penuh cinta dan jangan lupakan senyuman yang menjadi love language mereka berdua.
__ADS_1