
"nenek!" riri terkejut saat melihat sosok nenek yang ditemuinya tadi sekarang berada dihadapannya.
"ayo masuklah!" ajak sang nenek.
Riri dan sang nenek pun masuk kedalam. riri pun menelusuri pemandangan disekitar rumah milik sang nenek. "Ada apa kamu datang kesini?" tanya sang nenek.
"saya datang untuk menanyakan keadaan tubuh saya" jawab Riri.
"duduklah!" ajak sang nenek.
"maaf! saya ingin bertanya apakah nenek adalah seorang tabib?" tanya riri.
"bisakah anda menceritakan bagaimana keadaan tubuh?" tanya sang nenek.
"jantung saya tiba-tiba sakit! padahal saya tidak punya penyakit jantung!" jawab Riri.
"bisakah anda menceritakan semuanya dari awal kenapa jantungmu bisa sakit?" tanya sang nenek.
Riri jinggrang pun menceritakan awal mula jantungnya sakit, dan sang nenek pun mendengarkan dengan cermat. "jadi ini penyebab jantung kamu sakit?" ucap sang nenek setelah mendengar semua cerita riri jinggrang.
"maksud nenek?" tanya riri.
"ini karena cinta" jawab sang nenek.
"cinta?" tanya riri kebingungan.
__ADS_1
"iya. cinta. jantungmu tiba-tiba sakit apakah rasa sakitnya seperti tertusuk duri?" jawab sang nenek.
"iya benar" ucap Riri.
"ini berarti kamu merasakan cemburu dan juga sedih" jawab sang nenek.
"cemburu? sedih?" gumam Riri.
"apa kamu menyukainya?" tanya sang nenek tiba-tiba.
"tidak! apa maksud nenek, saya tidak menyukainya" jawab Riri.
"jantung kamu adalah buktinya. kamu merasakan sedih dan cemburu saat dia mengungkapkan isi hatinya buat cewek yang disukainya dihadapanmu, dan jantung mulai merasakan sakit ini" ucap sang nenek.
"perasaan cinta memang bisa datang kapan saja tanpa kamu menyadarinya. mungkin sekarang kamu tidak menyukainya tapi lama-kelamaan rasa cinta ini akan tumbuh didalam diri kamu" ucap sang nenek.
"saran nenek adalah kamu harus menyakinkan perasaan kamu, jangan terlalu larut dalam kesedihan ini akan membuat jantungmu sakit" lanjutnya sambil memegang tangan Riri.
Riri pun terdiam mencerna semua perkataan sang nenek. dijalan Riri pun berjalan dengan hati yang lesu. "benarkah apa yang dikatakan nenek kalo gue menyukainya?"
"Sungguh! tidak mungkin menyukainya! bagaimana gue bisa suka sama jin!"
"nggak riyana! lo jangan mikiriin hal ini, mendingan lo mikiriin cara buat keluar dari dunia ini" gumamnya menyadarkan dirinya kemudian langsung pergi tergesa-gesa sampai tidak menyadari kalau ada yang sedang memperhatikannya.
"sampai kapan kamu akan menyangkalnya?" gumam sang nenek jauh di belakang riri jinggrang tanpa riri jinggrang sadari.
__ADS_1
"malam ini juga! gue harus ke kerajaan boko untuk menemui Roro Jonggrang, gue akan pastikan kalau Roro Jonggrang menikah dengan Bandung Bondowoso dan hidup bahagia! supaya gue bisa kembali ke dunia gue!" lanjutnya.
Disisi lain sejak riri jinggrang pergi dari kerajaan pengging tidak ada seorang pun yang menyadarinya kecuali sang dayang.
"nyai!" panggil sang dayang.
"ini saya mbah, ingin mengantarkan makan~~~
Sang dayang pun kaget saat melihat riri jinggrang tidak berada didalam kamar.l, diletakkannya makanan diatas meja kemudian berlari keluar memanggil pengawal.
"pengawal!" panggil sang dayang berlari keluar.
"pengawal!!!" teriak sang dayang sekali lagi.
Bandung Bondowoso yang sedang berbicara dengan pengawalnya pun jadi terhenti karena mendengar teriakannya.
"ada apa? kenapa mbah berteriak?" tanya bondowoso.
"riri jinggrang menghilang, Bandung Bondowoso!" jawab sang dayang.
"apa!" ucap Bondowoso.
"kalian cepat cari diseluruh ruangan lihat apa ada Riri jinggrang disana!" perintah bondowoso.
"baik! jawab sang pengawal.
__ADS_1