RIRI JINGGRANG

RIRI JINGGRANG
Chapter 08: Accident kiss!


__ADS_3

Deg~~deg!!! suara jantung keduanya berdebar begitu kencang apalagi bibir keduanya bersentuhan malah menambah suasana menjadi panas-dingin.


"Bandung Bondowoso! ada yang ingin bertemu den~~~


sang pengawal menggantungkan ucapannya saat terkejut melihat adegan kurang mengenakan di hadapannya, sehingga membuat otaknya traveling kemana-mana. "apa yang sedang anda lakukan?" tanya sang pengawal.


riri jinggrang pun segera menjauhkan wajah dan tubuhnya dari bandung bondowoso. "maaf bandung bondowoso saya tidak sengaja" ucap riri jinggrang.


"apa yang sedang kamu lakukan didalam kamar saya? kamu sebagai pengawal harusnya tahu sopan santun jangan berulah seperti ini!" marah bondowoso.


"iya maaf lain kali saya tidak akan melakukannya lagi" jawab riri jinggrang.


"kamu siapa?" tanya sang pengawal.


Riri jinggrang pun terkejut saat pengawal bandung bondowoso tiba-tiba  menanyakan ini kepadanya. "gawat!! apakah dia sudah menyadari penyamaran gue?" panik Riri jinggrang.


"Saya dengar tadi kamu bilang ada yang ingin bertemu dengan saya?" sela Bondowoso.


"iya bandung bondowoso! prabu Boko datang untuk menemui Bandung Bondowoso bersama putrinya, Roro Jonggrang" jawab sang pengawal.


"ayahanda sama kakanda kenapa datang  kesini? apakah mereka sudah menyadari kalo gue nggak ada diistana?"


"baiklah saya akan segera kesana menemui mereka" ucap Bondowoso.

__ADS_1


setelah berganti pakaian bandung bondowoso dan pengawal pun keluar, sedangkan riri jinggrang hanya diam terpaku. "kamu tidak mau ikut?" tanya sang pengawal.


"tidak! tidak! saya tidak mau ikut!" jawab riri jinggrang.


"Kenapa?" tanya bondowoso.


"saya hampir lupa! saya ada latihan hari ini! saya permisi dulu" riri jinggrang pun mengubah topik pembicaraan. dia tidak menyadari kalau bandung bondowoso sudah mulai mencurigai dirinya.


"ada apa anda datang kemari?" tanya bondowoso setelah melihat mereka berdua sudah berada didalam ruang singgasana.


"tidak perlu basa-basi lagi saya ingin bertanya dimana putri saya sekarang?" tanya prabu boko.


"apa maksud anda?" jawab bondowoso.


"putri saya, Riri jinggrang tiba-tiba menghilang didalam istana" ucap prabu Boko.


"tentu saja kami mencurigaimu, kemarin saja kamu mencelakainya dan sekarang kamu pasti ingin menculiknya iya kan?" marah Roro Jonggrang.


"Kenapa saya harus menculiknya? saya tidak ada alasan untuk menculiknya, karena saya sudah mendapatkan semua yang saya inginkan termasuk menikahi Roro Jonggrang" jawab bondowoso.


"tidak! saya tidak akan menikah denganmu!" ucap Roro Jonggrang.


"Kenapa?" tanya bondowoso.

__ADS_1


"Karena saya membencimu!" jawab Roro Jonggrang.


Bandung Bondowoso pun tertawa kecil saat mendengar bahwa Roro Jonggrang membencinya.


"tidak apa-apa anda membenci saya, karena saya tidak peduli." ucap Bondowoso.


"saya menyukai kamu, dan apapun yang terjadi saya akan tetap menikahimu" lanjutnya.


"tidak semudah itu anda ingin menikahi saya" jawab Roro Jonggrang.


"apa maksud anda?" tanya bondowoso.


"jika anda benar-benar ingin menikahi saya, maka anda harus mengabulkan permintaan saya" jawab Roro Jonggrang.


"permintaan apapun akan saya penuhi untuk kamu!" ucap Bondowoso.


Roro Jonggrang pun mengeluarkan senyuman liciknya.


"saya ingin anda membuat sebuah sumur!" jawab Roro Jonggrang.


"baiklah saya akan membuatnya untuk anda" ucap Bondowoso.


"saya ingin anda membuatnya sekarang!" jawab Roro Jonggrang.

__ADS_1


Disisi lain Riri jinggrang diam-diam menguping pembicaraan mereka bertiga. "apa? kakanda menyuruh Bandung Bondowoso membuat sumur!!"


"gawat nih! kakanda pasti membuat rencana jahat. didalam cerita yang gue baca! si Roro Jonggrang menyuruh Bandung Bondowoso membuat sebuah sumur. terus setelah dibuat, Bandung Bondowoso didorong masuk kedalam sumur."


__ADS_2