
Riri jinggrang diam-diam menyusup keluar dari kerajaan tanpa sepengetahuan prabu boko, roro jonggrang, dan juga para dayang.
"wow~~rame banget" gumam riri ketika dirinya sudah berjalan sampai dipasar pengging yang berada di wilayah kerajaan pengging yang dipimpin oleh damar moko dan diteruskan oleh putranya bandung bondowoso.
Riri jinggrang pun terus berjalan dan berjalan sampai akhirnya berada didepan kerajaan pengging. "huft! capek banget jalan kayak gini!" gumamnya sambil menyeka keringatnya menggunakan tangan.
"Ini pasti kerajaannya bandung bondowoso yaitu pengging" lanjutnya ingin menghampiri kesana.
Baru berjalan selangkah riri jinggrang pun melihat banyak pengawal yang sedang berjaga diluar gerbang sehingga terpaksa menghentikan langkah kakinya.
"nggak! gue harus mikirkan cara buat masuk ke sana" gumamnya.
Disisi lain, kerajaan boko sedang terlihat panik dan gelisah saat mengetahui bahwa keberadaan riri jinggrang tidak ada dikerajaan.
"kalian harus cari dia sampai dapat! jangan biarkan dia berkeliaran dan pada akhirnya jatuh ke tangan orang jahat" prabu boko pun mengeluarkan perintah kepada para pengawalnya untuk mencari putrinya.
__ADS_1
"tenanglah ayahanda mereka pasti akan menemukan adinda" jawab roro menenangkan sang ayah.
Riri pun diam-diam menyusup kedalam tanpa sepengetahuan pengawal, dengan mengambil jalan pintas melewati sebuah gua yang besar yang didalamnya terdapat sebuah kolam yang begitu luas.
"wow~~hebat banget disini ada kolam" gumamnya takjub melihat pemandangan yang ada didalam gua.
Taptaptap!!! tiba-tiba terdengar suara derap langkah kaki berbunyi. riri pun mencari tempat persembunyian setelah mendengar suara tersebut. "sepertinya ada orang, mendingan gue sembunyi dulu deh"
Riri pun bersembunyi di sebalik batu yang terletak didepan kolam, yang pastinya tidak ada seorang pun yang menyadari kalau dia sedang bersembunyi disana. "saya ingin menenangkan diri saya disini, saya harap tidak ada satupun hal yang tidak penting datang menganggu saya" perintah Bondowoso.
"aish~~ngapain nih orang bisa ada disini sih!" gerutu riri dalam hati.
Bondowoso pun membuka jubah bajunya dan baju ********** sehingga menyisakan tidak ada satupun baju yang menempel ditubuhnya. riri yang tidak sengaja melihat pemandangan yang tidak mengenakkan didepan matanya pun membulatkan matanya dan seketika wajah mulai memanas.
"apa-apaan ini? bisa-bisanya dia memperlihatkan tubuhnya ke gue!" riri pun mengibas-gibaskan wajahnya karena merasa semakin panas.
__ADS_1
"cuacanya kok panas banget ya!" batinnya masih mengibas-gibaskan wajahnya yang sudah memerah.
Bayangkan? bandung bondowoso melepaskan pakaian dan yang diperlihatkan oleh tubuhnya adalah mahakaryanya sendiri alias roti sobek dengan bentuknya yang benar-benar perfect banget!
"dasar! anjirr!! lama banget sih dia masuk ke dalam kolamnya, malah berdiri segala lagi"
Karena merasa tidak tahan melihat pemandangan yang ada didepan matanya, riri jinggrang pun menutup kedua matanya.
"Lama-lama mata gue jadi sakit kalo lihat yang beginian"
Bandung bondowoso pun masuk kedalam air yang berada didalam kolam dan menikmatinya sambil bersandar ditepi kolam.
"Eh? tunggu sebentar kan dia udah didepan mata gue bukankah sudah saatnya buat gue bales dendam karena berani-beraninya dia sudah mencelakai riri jinggrang!"
Riri pun mulai memikirkan cara untuk buat balas dendam kepada bandung bondowoso.
__ADS_1
Riri pun berjalan sambil mengendap-endap supaya tidak ketahuan setelah memikirkan ide untuk membalas dendam. "ide yang sangat bagus buat bales dendam" Riri jinggrang pun tersenyum licik ketika pakaian dalam dan jubah milik bandung bondowoso sudah berada di tangannya.