
Setelah mereka menemukan ruangan yang di datangi oleh manejer dan pelayan dan mendengar apa percakapan manejer tersebut dengan pelayan yang tadi terkena musibah dan di seret begitu saja
Beruntung merka berdua tidak menutup rapat pintu ruangan itu dan Rizal pun mendengarkan kata kata yang di ucap oleh manajer yang ternyata menghardik pelayan tersebut dengan keras
"kamu jni tidak becus sama sekali kamu telah membuat ku rugi karena kau menumpahkan serta memecahkan gelas itu"ucap manejer tersebut yang terus menerus menghardik
Namun pelayan itu hanya menundukan kepalanya dia sudah pasrah jika nanti dirinya di pecat walau dirinya pun susah untuk mencari pekerjaan lain nya yang layak karena dia hanya lulusan sekolah akhir yang sangat susah untuk mencari perkerjaan
"cepat kau katakan knp kau ceroboh sekali?"tanya Manejer tersebut
"maafkan saya tuan saya tadi terpeleset sesuatu yangberada di sana"ucap pelayan tersebut denganmenundukan kepalanya karena dirinya merasa sedih atas kecerobohan nya
"bohong kau sangat kurang ajar "ujar manejer tersebut dengan wajah yang memerah karena dirinya marah kepada pelyan tersebut
"gimna aku bisa mendapatkan uang banyak jika korupsi saja tidak bisa di andalkan"ujar manejer tersebut denganmembentak pelayan yang sudah sangat pasrah
"ooooohhhh jadi gini kerjaan manejer yang katanya hebat dan bijaksana "ujar seorang laki laki yang tiba tiba saja masuk tak lain adalah Rizal dengan istrinya
"siapa kau knp main menerobos masuk begitu saja, aku akan memanggil satpam ya"ujar Manejer tersebut
"aku?, heh aku adalah Rizal Rajendra Putra dari Ahmad Rajendra pemilik Caffe ini kau paham?" ujar Rizal dengan suara yang tegas menggunakan bahasa inggris yang membuat Istrinya sedikit takut
__ADS_1
Lalu Rizal pun menarik tanya Azizah kebelakang tubuh nya
"kau bohong karena yang ku tahu tuan Ahmad tidak memiliki seorang anak pun" ujar manejer tersebut dengan asal karena dirinya juga takut
"bukti nya aku adalah putranya, kata siapa dia tidak memiliki anak 1 orang pun"ujar Rizal dengan wajah yang tegas
"kata tuan Ahmad sendiri"ujar manejer itu lagi
"oky, kita telfon tuan ahmad dulu" sarkas Rizal dan dia pun menelfon sang daddy tak lupa dirinya me loadspeker ponselnya agar dapat di dengar oleh semua yang berada di tempat ifu
"halo assalamualaikum"ucap daddy Ahmad
"waalaikumsalam dad apa daddy bikin caffe di istanbul?"tanya Rizal dan Ahmad pun mulai paham
"atau ingin caffe itu menjadi atas nama kau?" tanya daddy Ahmad lagi
"tidak daddy hanya saja aku ingin bertanya apa daddy pernah berkata bahwa daddy tidak memiliki 1 seorang anak pun?"tanya Rizal
"daddy tidak pernah berkata demikian nak siapa yang telah berkata seperti itu?"tanya Daddy Ahmad dengan penasaran
"ohhh ini dia manejer salah satu caffe, yang daddy buat di Istanbul "ucap Rizal yang hanya di angguki oleh Ahmad
__ADS_1
"ohh gimna keberadaan caffe itu?"tanya Daddy Ahmad yang membuat wajah sang Manejer tersebyt menjadi pias
"ohh tidak apa dady hanya aku ingin memberi tahu bahwa manejer mu ini melakukan korupsi dan menganiaya pelayan yang hanya tak sengaja memecahkan 1 buah gelas "ucap Rizal
"kurang ajar juga ya kamu udh bikin kepercayaan saya hilang kepada mu"ucap daddy Ahmad
mereka semua masih menggunakan bahasa inggris yang membuat sang manejer sedikit takut
"sudah ya daddy aku tutup aku yng akan urus ini" sarkas Rizal dia menggunakan bahasa Indonesia
"oke assalamualaikum"ucap daddy "waalaikumsalam" ucap Rizal
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.hai semua semoga suka ehehe tetap semangat, murah senyum