Rizal Rajendra

Rizal Rajendra
hutang


__ADS_3

Hal tersebut membuat banyak yang heran tak sedikit juga yang tersenyum haru karena mereka adalah keluarga yang kompak dalam hal berbagi dan dalam hal kekejaman pun mereka kompak


Setelah merasa semua sudah cukup Iqbal pun menelfon boodyguard untuk.datang mengambil beberapa paperbag yg berisi baju yang sudah mereka beli lalu Iqbal pun keluar dan masuk kembali kedalam store pakaian muslim


"kalian berdua islam kan?" tanya Iqbal pasal nya Aisyah sendiri pun tidak menggunakan hijab


"iya om sebenarnya aku juga tadinya menggunakan hijab namun hijab ku selalu di tarik oleh mereka dan di sobek sobek hingga tak berbentuk"ucap gadis itu dengan lembut


yng membuat Iqbal tercengang diapun melepas jaket yang ia gunakan lalu ia tutup kepala Aisyah layaknya hijab walaupun tidak menutupi leher Aisyah


"kamu terhormati sayang "ucap Iqbal dengan memeluk tubuh mungil Aisyah


"terimakasih om maaf aku baru kasih tau" ucap gadis kecil itu


"gpp kamu akan aku belikan hijab sebanyak banyak nya"ucap Iqbal lalu diapun menggendong Aisyah lebih tepat nya memeluk tubuh Aisyah


lalu dia pun membawa Aisyah berlari dan akhirnya mereka bertiga sampai di store yang mereka ingin kunjungi


"permisi saya minta tolong ambilkan 1 dulu gamis untuk anak perempuan umur 5 tahun"ucap Iqbal yang membuat semua pegawai di sana ketar ketir dan mencari gamis serta hijab nya yg bagus serta yang sangat pas untuk gadis kecil ini


setelah itu Iqbal pun yang memakaikan gamis tersebut tanpa membuka pakaian yang di gunakan oleh Aisyah dan memakai kan hijab nya


"tolong kalian siapkan banyak gamis untuk gadis kecil ini jangan yang pas sekali karena mungkin gadis ini cepat besar serta baju kemeja muslim yang yang pas untuk pemuda yang berumur 9 tahun itu"ucap iqbal dengan tegas


semua sudah kebingungan dan bergegas untuk mengambil semua barang yang mereka punya untuk di borong oleh Iqbal dan disini hanya ada Aisyah dan Iqbal


"maafin om ya sayang"ucap Iqbal lalu memeluk tubuh mungil Aisyah


"gak papa om kan aku yang terlambat kasih tau om"ucap gadis kecil itu


Pasalnya Iqbal takut dirinya tidak bisa menuntun anak perempuan nya kelak untuk menggunakan hijab dan menjadi sosok perempuan impian semua


"makasih juga om yang udah nutupin mahkota aku" ucap gadis itu dengan wajah polos


"kamu harus bisa menggunakan hijab mu terus ya apa lagi jika kamu keluar dari rumah"ucap Iqbal dengan lembut


"iya om makasih ya udh mau beliin aku hijab"ucap gadis polos itua


"iya sayang "ucap Iqbal lalu Iqbal pun menengok kebelakang dan berkata


"oh iya kalian jangan lupa siapkan kerudung pashmina dan kerudung segitiga kalau perlu ukuran kecil dan besar juga ya"ucap iqbal dan di angguki oleh semua


Lalu Iqbal pun kembali menatap nanar gadis yang ada di depan nya ini


"aku bahkan sudah di tolong untuk kenyang saja sudah senang om apalagi om sampai beliin aku baju yang banyak, aku dan kakak ku sering kedinginan kak ,apalagi kakak ku dia harus tetap memeluk aku pada saat hujan kak ,apalagi waktu itu aku hampir di culik kak"ucap gadis itu yang membuat Iqbal kembali tercengang


"loh knp bisa seperti itu?"tanya Iqbal


"mereka bilang aku buat jaminan agar abang bayar hutang nya"ucap gadis polos itu

__ADS_1


"astagfirullah"ucap Iqbal dengan mata yg berlinang menahan air mata yang jatuh


"kenapa kamu bisa di jadikan jaminan?" tanya Iqbal dengan termenung


"sebenarnya kak Haikal memiliki hutang banyak kepada orang yang menculik ku om"ucap gadis itu yang membuat kening Iqbal mengkerut karena heran


"loh hutang untuk apa ?"tanya Iqbal


"hutang itu untuk membayar administrasi rumah sakit pada saat aku kecelakaan 3 bulan lalu"ucap gadis itu


"ya Allah trus apakah sekarang sudah terbayar?" tanya Iqbal


"blum om kakak Haikal berhutang 6 juta rupiah namun kami blum memiliki sama sekali uang"ucap gadis itu


Yang membuat Iqbal semakin bersedih


"sebelum pulang kita ketemu orang nya dulu ya bayar hutang hutang abang kamu biar kamu juga tenang hidup nya" ucap Iqbal dan di angguki oleh gadis kecil itu


Setelah semua selesai mereka pun memutuskan untuk membeli eskrim pada saat Iqbal melihat gadis kecil itu melihat kedai eskrim dengan wajah sendu


"mau rasa apa")?" tanya Iqbal


"rasa strowbery om"ucap gadis lugu itu


"oke striwbery 1, kamu mau apa?" tanya Iqbal kepada Haikal


"coklat aja om"ucap Haikal


"okey den"ucap penjual eskrim itu


Lalu mebgambil eskrim yang di inginkan oleh Iqbal


lalu setelah eskrim datang mereka pun makan bersama dengan sedikit candaan lucu


Setelah itu


"Haikal"panggil Iqbal


"iya om?" tanya Haikal


"apakah kamu memiliki hutang sebesar 6 juta rupiah?" tanya Iqbal


"iya om, itu hutang hutang ku untuk membayar administrasi rumah sakit, untuk menyembuhkan Aisyah om"ucap Haikal dengan jujur


"kamu jujur sekali nak ayo ajak om buat ketemu orang itu"ucap Iqbal


"emng nya boleh om?"tany Haikal dengan gemetar


Lalu Iqbal punmerengkuh tubuh Haikal

__ADS_1


"jangan bersedih kau harus fokus kepada kesuksesan mu tanpa hutang piutang"ucap Iqbal dengan lembut


"tapi hutang hutang ku sangat banyak om" ucap Haikal dengan jujur


"apakah menurut mu aku tidak bisa membantu mu untuk membayar nya?" tanya Iqbal dengan menaikkan alisnya sebelah


"tapikan "ucapan Haikal terpotong oleh Iqbal


"hmmm uang yang tadi aku keluarkan untuk membeli segala barang barang mu saja sudah mencapai 5 juta rupiah apakah kamu tahu?"tanya Iqbal yang membuat Haikal tercengang


" makanya ayo antarkan aku untuk bertemu dengan orang tua"ucap Iqbal yang meyakinkan Haikal


Setelah itu mereka pun mulai masuk kedalam mobil yang sudah ada Aisyah serta sopir


Sopir pun mulai menyalakan dan menjalankan mobil itu dan akhirnya tak lama merkea pun sampai di dekat jembatan


"apakah benar disini nak?"tanya Iqbal dengan lembut


"oya om disini soal nya aku juga masih inget disini"ucap gadis kecil itu dengan polos


"mmm kita tunggu ya"ucap Iqbal lalu mereka pun duduk di kursi yang tidak jauh dari mereka


Tak lama kemudian datanglah segerombol laki laki dengan pakaiaan preman nya yang tiba tiba datang


"heyy ada apa nih?"tanya preman itu dengan setengah tersenyum miring


Gadis kecil itu dengan kakaknya ketakutan


"g usah takut"ucap Iqbal


"hey kalian berdua bayar hutang kalian"ucap preman itu dnegan keras


"aku yang akan bayar"ucap Iqbal


"ohh mau jadi jagoan"ucap preman itu lalu tiba tiba memukul beruntung Iqbal jago dalam hal silat lalu mereka pun akhirnya saling pukul memukul


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Hai semia apakabar nih semoga bahagia selalu hàppykiyowo


__ADS_2