Rizal Rajendra

Rizal Rajendra
dinner romantis


__ADS_3

Setelah kejadian tadi Azizah pun hanya mengerjakan tugas nya di ruangan presdir dan tidak luput dari lirikan mata Rizal


"mas tugas aku udh selesai "ucap Azizah


"yasudah kamu tinggal tunggu di sana"ucap Rizal lalu di angguki oleh Azizah yang polos saja


"mas aku pengen deh hari ini kita makan malam bersama"ucap Azizah dengan wajah sedikit memerah karena dirinya malu


"maksud mu dinner?"tanya Rizal dengan heran


"iya"ucap Azizah dengan mata yang berbinar


"okey malam ini kamu mau nya dimana?" tanya Rizal dengan lembut


"aku mau dinner di caffe adik mu Iqbal"ucap Azizah yang menerawang gimana rasanya masakan yang berada di caffe milik Iqbal itu karena menurutnya sangat menggugah selera


"okey aku nanti akan hubungi Iqbal terlebih dulu agar bisa kita dinner di caffe milik nya"ucap Rizal


Rizal pun menelfon adik nya


"assalamualaikum"


"waalaikumsalam, ada apa bang tumben nelfon?" tanya Iqbal dengan suara yang heran


"gpp aku ingin kamu menyiapkan caffe mu untuk ku gunakan bersama istriku"ucap Rizal namun Iqbal masihblum paham apa maksud dari sang kakak pertamanya itu


"untuk apa memang nya kak kalau boleh tahu?"tanya Iqbal dengan suara yang masih terdengar keheranan


"untuk aku nanti malam ingin dinner di caffe mu" ucap Rizal


Lalu akhinya Iqbal pun mengerti apa yang telah di ucapkan oleh kakaknya itu


"kenapa di caffe adek nya gk mau modal ya?"goda Iqbal


"enak aja ini permintaan Azizah sendiri" ucap Rizal dengan kesal


"eheheh maaf bang kirain abang gk mau modal" ucap Iqbal


"mending aku dinner di tempat lain dari pada di tempat kamu sama aja g modal"ucap Rizal sengan kesal lalu Iqbal pun hanya terkekeh


"yasudah nanyi sore aku baru akaan menyiapkan nya kalian ingin indoor/outdoor?" tanya Iqbal lalu Azizah yang mendengar pun menjawab


"outdoor agar kesan nya mendapatkan sekali "ujar Azizah


"baik kak"ucap Iqbal

__ADS_1


Lalu mereka pun mengentikan pembicaraan mereka


"oky jadi nanti kita ke caffe nya jam 19.35 aja ya tepatnya setelah sholat Isya"ucap Rizal


lalu Azizah hanya menganggukan kepalanya tandanya dirinya telah setuju apa yng dikatakan oleh Rizal


"pulang dulu yuk"ajak Rizal kepada Azizah


Akhirnya mereka pun pulang dan di sambut oleh beberap ART yang siap untuk bekerja di sana


"assalamualaikum"ucap Rizal dengan Azizah bersamaan


"waalaikumsalam nona tuan"sapa mereka kepada Rizal san Azizah dnegan hormat


"halo semua apakabar kalian semoga baik baik saja disini saya adalah majikan kalian dengan istri saya yang bernama Azuzah semoga kita bisa bekerja sama dengan baik jangan sampai kalian melanggar perjanjian yang telah kami buat" ucap Rizal dengan tegas nya


"1. kalian semua jika kami ingin kalian tinggal disini kalian bisa tinggal di rumah yang berada di sebelah kami bertujuan agar kalian lebih mudah untuk bekerja dan lebih cepat sampai di rumah kami karena rumah kalian berada tepat di samping kami" lanjut Rizal


"lalu yang kedua, jika kalian ingin meminta sesuatu bicara lah dengan baik tanpa harus salah satu dari kalian justru bertengkar"ujar Rizal


"ke 3 aku adalah orang yang sangat membenci adanya kebohongan dan kepura puraan jika kalian melakukan itu aku tak segan segan memberikan kalian pelajaran saat itu juga paham?"ucap Rizal dengan tegas


"ke 4 jangan menggoda suami ku atau aku pun tidak akan bisa diam"ujar Azizah


Lalu semuanya hanya bisa menganggukan kepalanya karena mereka bertujuan hanya untuk bekerja bukan menggoda bukan pula untuk bersenang senang


"jika suatu saat kalian ingin mengundurkan diri bicaralan kepada kami, kami yang akan menguruskan nya"ucap Rizal


"ada yang ingin di tanyakan?" tanya Rizal dengan tegas lalu salah satu nya pun mengangkat tangan


"pak saya punya anak perempuan yang masih sangat kecil jika suatu saat dia tidak bisa saya tinggal bolehkah saya membawa putri saya?" tanya salah satu maid perempuan


"boleh kok asal tidak menganggu mu ketika bekerja di sini"ucap Azizah


...****************...


Tak terasa waktu sudah menujukan pukul 19.30


Saat ini mereka berdua sedang berada di perjalanan karena Azizah terus menerus memintanya untuk berangkat dengan cepat katanya dia ingin melihat semilir angin dari luar


Padahal menurut Rizal angin itu tidak bisa di lihat rupa nya hanya bisa dirasakan hal tersebut membuat Rizal heran sejak kepan angin bisa dilihat


Lalu tak terasa akhirnya mereka pun sampai di caffe itu


"sejuk banget angin nya"ucap Azizah dengan merentangkan tangannya

__ADS_1


Lalu tiba tiba saja Rizal memeluk tubuh mungil Azizah yang sedang merentangkan tangan seraya menghirup udara yang segar menurutnya itu


"iya "ucap Rizal, lalu Rizal pun mengajak Azizah untuk duduk karena makanan telah di sediakan


"ayo mulai makan"ucap Rizal laku mereka mulai berdoa dan akhirnya makan


Namun sebelum itu


"dek mau di suapin gk?"tanya Rizal lalu hanya di balas anggukan kecil oleh Azizah karena dirinya sedang malu saat ini


Rizal pun menyodorkan tangan nya yang memegang garpu yang berisi steak yang sangat lezat


"enak tidak"tanya Rizal dengan lembut lalu Azizah pun menyetujui dengan menganggukan kepalanya


Lalu mereka pun,akhirnya amkan dengan mendengar alunan lagu yang sangat merdu dan lembut untuk di dengar oleh telinga mereka berdua


setelah dinner selesai akhirnya mereka pun pulang dengan kecepatan sedang akhirnya Azizah melihat oenjuat nasi goreng ntah kenapa dirinya merasakan lapar lagi dia ingin membeli nasi goreng itu


"mas berhenti "ucap Azizah lalu Rizal pun menghentikan mobil nya dan Azizah pun keluar di susul oleh Rizal


"mas mau nasi goreng"ucap Azizah membuat mata Rizal melotot karena pasalnya baru beberapa menit lalu mereka menghabiskan makanan yang menghasilkan karbohidrat jiga pastinya lalu mengapa sekarang Azizah sudah kembali merasakan lapar


"mau ya mas plis aku lapar"ucapan Azizah membuat Rizal mengerti mungkin ini adalah keinginan anak yang berada di kandungan istrinya itu lalu dengan ragu Rizal pun menganggukan kepalanya


lalu Azizah pun terlihat bahagia mereka pun menuju penjual nasi goreng


"pak aku mau nasi goreng nya 1 ya"ucap Azizah


"okey neng ingin pedas tidak?"tanya penjual itu dengan ramah


"pedaas sekali pak"ucapan Azizah membuat Rizal kembali melotot


"sayang ini sudah malam nanti perut mu sakit "ucap Rizal dengan nada khawatir yang tinggi karena takut istrinya kenapa napa


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Heloo guys apakabar nich semoga baik baik aja yang masih belajar jangan bolos mulu kyk uthor yang suka bolos dan tugas suka numpuk behh nyesek @_@


__ADS_2