
lalu Rizal kembali menghela nafas nya
"ya sudah mas ke rumah itu dulu yah terus izin biar di ambilin sama pemilik nya"ucap Rizal dengan tersenyum namun Azizah menggeleng
"izin doang tapi mas yang manjat sendiri tanpa pakai tangga atau pun gala( semacem buat ambil buah itu maaf ya Author g tau apa namanya)" ucap Azizah yang membuat mata Rizal melotot seakan ingin keluar saja
"kamu yakin"tanya Rizal yang merasa di kerjai oleh istrinya
"yakin lah mas "ucap Azizah yang membuat tubuh Rizal melemad
"tidak papa lah nak, demi anak mu juga"ucap mommy
anak belike^blum lahir aja udh di fitnah^
Lalu mau tak mau Rizal pun masuk dan meminta Izin kepada pemilik pohon buah jambu tersebut namun hanya penolakan yang ia terima
" saya mohon tuan, ini buat istri saya yang sedang mengandung"ucap Rizal yang memohon
"memang nya apa peduli ku itu anak mu bukan anak ku"ujar pemilik itu
"plis tuan saya akan membayar nya 1 kg sedang 50 ribu tuan" ucap Rizal lalu pemilik itu kembali menggeleng
"ya sudah jika tidak mau perkilo saya akan membayar 100 ribu " ucap Rizal lalu pemilik itu akhinya mengangguk
"terimakasih tuan"ucap Rizal
Lalu Rizal pun membuka sepatunya dan mulai memanjat phon yang tidak terlalu besar itu lalu mengambil beberapa butir buah jambu air itu
Sedangkan sang pemilik mengambil timbangan yang kemang berada di dalam rumah nya
Tak lama akhirnya selesai mengambil jambu air itu
Dan telah di timbang ternyata dirinya mengambil sebanyak 3 kilo gram dan setelah itu tak lama dia melihat orang yang datang juga dia pun melihat interaksi antara orang yang baru datang juga namun berbeda laki laki yang datang itu justru di dorong oleh pemilik dari pohon itu
Lalu laki laki itu keluar dan melihat Rizal membawa plastik putih yang ber isi jambu air dia pun hanya bisa menatap nanar oleh apa yang di bawa oleh Rizal dan mulai berlalu seraya menggelengkan kepalanya
"ehh kamu "panggil Rizal yang milai sadr bahwa laki laki tadi hanya bisa menatap nanar apa yang iya bawa
"iya tuan "laki laki yang merasa bahwa dirinya di panggil dia pun menoleh
"knp kamu di usir?"tanya Rizal beruntung saat ini mobil milik nya sedikit jauh dari rumah pemilik pohon jambu air itu, dan dirinya menģunakan baju kaus serta menggunakan celana bahan yang harga nya selangit walau bagi kalang bawah itu seperti baju di pasar pada umum nya
"karena saya tidak mampu membayar harga yang tuan itu target kan ,padahal istri saya ingin sekali memakan jambu air itu"imbuh laki laki itu dengan mata yang berkaca kaca
" istri saya sedang hamil tuan dirinya inginmemakan jambu itu namun aku tidak mampu membayar dengan harga perkilo 150 ribu"ucap laki laki itu dengan air mata yang hampir menetes
"pak ikut aku ya nanti buah ini akan kita bagi dua istriku juga ingin memakan ini tadi "ucap Rizal dengan ramah
__ADS_1
"loh tuan bukan kan ini untuk istri mu "ucap laki laki itu yang merasa tidak enak kepada Rizal
"tidak apa apa aku akan bernegosiasi kepada istri ku" ucap Rizal
lalu Rizal pun dengan baik hati mengajak laki laki itu untuk pergi ke mobil nya
Lalu pada saat sudah sampai di dekat mobil Rizal pun membuka mobil yang sempat di kunci oleh nya beruntung istri serta mommy maupun Aisyah sedang berada di minimarket terdekat untuk membeli bahan rumah yang kurang
setelah membukanya Rizal pun membuka bagasi belakang mobil itu dan mengambil paper bag yang kosong melompong tak ber isi lalu mengisi buah itu dengan jumlah yang tidak sedikit
Sedangkan laki laki tadi dirinya melihat namun tiba tiba dirinya tertarik dengan rumah yang berada di sana diriny melihat lihat saja dan berdoa dalam hati
"semoga aku bisa membeli rumah yang layak untuk istriku" batin orang itu
"tuan ini buah nya"ucap Rizal saat sudah membagi walau tidak rata
"maaf tidak banyak karena ini permintaan istriku juga" ucap Rizal
"ini saja sudah cukup tuan" ucap laki laki itu
"Terimakasih banyak tuan" ucap laki laki itu
"Sama sama pak "ucap Rizal
"Oh iya pak jangan panggil saya tuan mungkin umur saya lebih muda dari bapak"ucap Rizal dengan lembut
"Umur ku 24 lalu bapak berapa?" Tanya Rizal
" jadi betul toh, umur saya 30 tahun" ucap laki laki itu
"Oh iya nak, kebetulan saya ingin bertanya"ucap laki laki itu
"Silahkan selagi saya masih menunggu istri dan ibu saya yang datang"ucap Rizal
"Nama kamu siapa nak?"tanya laki laki itu
"Nama saya Rizal pak, nama bapak siapa?"ucap Rizal
"Nama saya Andre"ucap laki laki itu yang ternyata bernama Andre beberapa saat berbincang akhirnya Mommy Citra, Azizah dan Aisyah pun datang
"Uncle" panggil Aisyah
"Kalian udh?"tanyaa Rizal
"Udah dong uncle" imbuh Aisyah
"Kalau begitu saya pamit ya pak" ucap Rizal saat semua keluarga telah masuk ke mobil
__ADS_1
" iya nak bapak juga pamit" ucap Pak Andre
"Assalamualaikum"ucap Rizal
"Waalaikumsalam" ucap Andre
akhirnya mereka pun pulang
setelah bebebrapa saat mereka diam Azizah pun buka suara
"jambu nya mana mas?"tanya Azizah dengan lembut
"ada kok di belakang nanti ambil kalau sudah sampai ya" ucap Rizal dengan mengelus pelan pucuk kepala Azizah
"ekmm " mommy berpura pura batuk agar orang yang di depana nya mengerti bahwa ada orang di belakang mereka
"maaf mom"ucap Rizal
"tapi kan mommy bisa lebih dari ini klo sama daddy kan ?" goda Rizal
blushh
Hal tersebut membuat pipi mommy memerah dan seketika dirinya mencubit pinggang anak nya yang sedang menyetir
" maaf momm"ucap Rizal
" yaudh kamu fokus aja sama kendaraan jangan ngebut jangan melamun karena bisa bisa kecelakaan" ujar mommy dengan tegas
"tuh kan mass bener harus nya dengerin perkataan mommy yang benar adanya
"iya iya maaaf, aku udh minta maaf dari tadi loh" ucap Rizal dengan penuh penyesalan
"iya" ucap kedua wanita itu bersamaan
Akhinya Rizal pun bisa fokus mengendarai mobil nya dengan Azizah serta Mommy Citra berbincang sedangkan si kecil dirinya sudah tertidur sedari tadi kemungkinan kelelahan
.
.
.
.
halo semuaa assalamaualaikum apakabar semoga kalian bahagia selalu ya jangan mudah menyerah tetap happy kiyowooo ehehh
Maaf jika banyak yang salah walau bukan lebaran tetap maaf maafan hehehe
__ADS_1