Rizal Rajendra

Rizal Rajendra
7. rencana


__ADS_3

"a-ku tidak apa apa " ucap Vania seraya menundukan kepala nya dengan badan yg gemetar ketakutan


menyadari hal itu Tasya pun


" sudah kakak kmu jangan takut masih ada aku kok" ucap Tasya saat melihat Vania yg sudah gemetar ketakutan


"b-benar kah?"tanya Vania


"iya kakak"ucap Tasya yg sangat antusias bahkan semangat


"knp kamu selalu bantu aku padahal bisa saja loh kamu ikut ikut mereka?" ucap Vania seraya bertanya


"aku kali ini bertanya juga apakah kamu mau semakin banyak orang yg membenci mu kebanding yg mencintai mu" Tanya Tasya


"apakah kau mau jika dirimu selalu merasa sendirian?" tanya Tasya


"memang banyak yg membencimu namun kita tidak tahu apakah Allah juga membenci kamu" ucap Tasya


"Allah tidak akan membenci hambanya yg taat"ucap Tasya yg menahan agar Vania dia melanjutkan pembicaraan nya yg hanya menusuk hati yg terdalam


"namun Allah sangat membenci hamba yg suka mengumbar Auratnya, suka memposting hubungan haram nya" ucap Tasya


" ingat jangan merasa sendiri ada aku dan ada Allah" ucap Tasya


"i-iya"ucap Vania yg tergugup


flasback off


"haloo kak, kakak kenapa? "tanya Tasya yg terheran heran


"gpp kok"ucap Vania


tiba tiba


triiiiiing........ triiiiinggg.....


bel masuk sekolah sudah berbunyi menandakan pelajaran pertama akan segera di mulai


skip istirahat


triiiiingg.... triiiiiiing......triiiiiiinggg.....


"kakak seperti nya kita harus berbicara di taman ayo " ucap Tasya setelah membereskan semua buku buku milik nya


"i-iya"ucap Vania


setelah sampai


"kakak coba cerita kakak kenapa soal nya dari tadi kakak hanya diam kakak kenapa?" ucap Tasya seraya bertanya


dan hal tersebut malah justru membuat Vania menangis hingga tersedu sedu


"hiks..... hiks hiks Tasy" ucap Vania


" sini kak ke pundak aku dan menangis lah"ucap Tasya seraya menyenderkan kepala Vania ke pundak nya


beberapa saat kemudian Vania telah berhenti menangis


"kakak coba cerita kakak emng nya knp?" ucap Tasya seraya bertanya


"aku sebentar lagi d-di haruskan menikahhh"ucap Vania


"........."


pov Tasya off


...****************...

__ADS_1


pov Aldi on


setelah beberapa saat akhirnya ia menemukan salah satu orang yg nantinya akan menjadi sekertaris Rizal nantinya


"apakah kau memiliki pengalaman menjadi sekertaris?" tanya Aldi dengan wajah yg datar dan suara yg tegas


"blum tuan tapi saya akan. berusaha agar bisa menjadi salah satu orang yg sangat di cari oleh perusahaan/ sangat penting di bidang itu"ucap seorang gadis bercadar yg memang dia baru mencari pekerjaan


" hmmm..... nilaimu cukup memuaskan dalam bidang ini lamaran kerjamu saya terima dan mulai besok kau bisa menjadi sekertaris di sini" ucap Aldi dan hal tersebut membuat gadis itu senang


" Alhamdulillah" ucap gadis tersebut


" oh iya nama mu siapa?" tanya Aldi


" Nur Azizah Fatimah, panggil aku Azizah"ucap gadis tersebut


"oke salam kenal dan semoga kau betah serta seluruh hasil kerja kerasmu memuaskan "ucap Aldi seraya berdiri dan mengulurkan tangan kanan nya yg mengisyaratkan bahwa ia berhasil atas CV ini


"iya tuan kalau begitu saya pamit" ucap Azizah seraya menangkupkan kedua tangan nya dan hal tersebut membuat Aldi salah tingkah


" maaf" ucap Aldi


"tidak apa apa ya sudah, assalamualaikum"ucap Azizah


" waalaikum salam" ucap Aldi yg masih salah tingkah


...****************...


kembali ke Rizal , saat ini Rizal sedang di rumah sakit dan ia baru ingin pulang karena ia sudah merasa baikan serta infus pun sudah habis


beberapa saat kemudian suster Triva pun kembali dengan dokter Rama


" apakah infus kau sudah habis?" tanya Rama


" hmmm...." ucap Rizal yg sudah merasa bosan sedari tadi ia hanya berbaring melihat ruangan bernuansa putih itu sendirian


" Lagian salah kau sendiri sudah tahu punya penyakit mag justru kamu lupakan waktu makan siangmu" ucap Rama


" Sudahlah Bang aku sudah bosan Apalagi aku belum melaksanakan sholat asar"ucap Rizal


"Iya tapi kau nanti pada saat pulang kau harus selalu meminum obat tersebut setelah makan Awas kalau kau lupa aku nggak akan membantumu lagi" ucap Rama yang memang hanya dia satu-satunya yang dapat meledek serta mengancamnya


"iya bang ayo lah aku sudah bosan"ucap Rizal


beberapa saat kemudian Rizal telah sampai di mansion ny dia langsung masuk kedalam mansion nya


"assalamu alaikum" ucap Rizal


"waalaikumsalam"ucap seorang maid seraya membuka pintu


"bi mommy kmna ?"tanya Rizal


" ohh nyonya, dia sedang ke super market kata beliau cemilan di rumah habis"ucap Maid tersebut dengan sopan santun


"ohh begitu ya sudah aku masuk dulu ya bi"ucap Rizal


setelah sampai di kamarnya ia pun membaringkan tubuhnya yg sudah lelah


pov Rizal off


...****************...


pov Rian on


karena memang sudah waktu jam pulang Rian pun kembali kerumah nya dirumah itu ada papah Riko dan bunda Melani


" assalamualaikum" ujar Rian

__ADS_1


"waalaikumsalam" ucap seorang maid yg memang bekerja di tempat itu sejak umur Rian 15 tahun


maid tersebut bernama bi Lia


" bunda kemana bi?" tanya Rian


"nyonya di lantai atas den" ucap bi Lia


"ohh iya saya masuk duluan yah bi" ujar Rian dengan sopan dan santun nya yg selalu di terapkan di mana saja


"iya den"ucap bi Lia


pov Natasya


"a-aku sebentar lagi menikahh Tasy" ucap Vania dengan menangis yg masih sesugukan


" knp memang apa salah nya menikah kak? bukan kah itu akan mengurangi kegelisahan kk selama ini dan kk aku yakin dan ber doa semoga suami kk adalh orang yg bertanggung jawab" ucap Tasya yg memberi saran


"t-tpi aku masih mau sendiri" ujar Vania


"inget yah kak aku berdoa semoga suami kk itu orang yg bertanggung jawab dan jika dia bukan orang yg bertanggung jawab kk tinggal lapor ke aku oke" ucap Tasya dengan menangkupkan kedua pipi Vania


"aku akan membawa mu kembali , jika dia jahat inget aku, aku yg akan maju lebih dulu " ucap Tasya yg melanjut kan pembicaraan nya


" terima kasih yah Tasya kmu knp baik banget?" tanya Vania dengan wajah yg sendu


" sama sama kita sesama manusia harus saling membantu "ucap Tasya yg meyakinkan Vania agar Vania menjadi wanita yg kuat serta hebat


"kapan lamaran nya?" tanya Tasya


" hari ini tapi b-bukan di sini"ucap Vania


saat ini mereka berdua berada di rumah sederhana milik Vania


" dimana?"tanya Tasya


"di caffe jalan:XXXXX caffe itu tertutup dan jarang orang untuk mampir ke caffe tersebut jadi mereka memilihkan nya di situ di karenakan kami masih menutupkan pernikahan ini"ucap Vania dengan wajah yg sendu


"oke nanti sore aku datang kerumah ini jam setengah 6 aku akan datang dan aku akan menemanimu " ucap Tasya dengan tegas kepada Vania


"maaf........."


.


.


.


.


..


.


.


.


.


.


.


.


hai hai haiii kembali lagi bersama aku Natasya aku disini karena masi liburan jadi aku usahain buat up banyak banyak cuman karena hari ini lagi cape jadi aku cuman bisa up 1 part doang dadahhh

__ADS_1


__ADS_2