Rizal Rajendra

Rizal Rajendra
Bengkel


__ADS_3

" cepat katakan kalau tidak akan aku pukul lagi kau" ucapan Mommy membuat Rizal bergidik ngeri


" Iya mommy sebenarnya aku ingin sekali mengundang Pak Surya untuk membantuku namun Pak Surya sedang kurang sehat sedangkan Daddy sedang menghandle kantor cabang yang berada di luar kota mommy" ucap Rizal membuat Mommy pun menurunkan amarahnya


" tapi besok kau tidak boleh mempekerjakan istrimu sebanyak itu Mommy yang akan membantu sendiri" ucap Mommy Citra dengan tegas


" Iya Mommy aku sangat senang jika Mommy mau membantu kami berdua karena sebenarnya kami sedang kelelahan juga setelah acara kemarin" ucap Rizal dengan wajah yang berbinar karena Mommy mau membantunya


Lalu mommy pun keluar dari ruangan itu menuju ruangan yaitu sekretaris


Setelah mommy Keluar akhirnya Rizal bisa bernafas lega karena dirinya sudah tidak lagi dipukuli tidaknya walaupun jika nanti akan kembali dipukuli dirinya beristirahat untuk tidak lebih parah dari sebelumnya atau pada saat ini


" Mas Mas Rizal Mommy Kenapa sih Mengapa tiba-tiba datang langsung memukulmu tanya Azizah dengan heran padahal sudah terlihat dan sudah jelas diceritakan oleh bumi karena Azizah yang mengerjakan dua tugas dan belum lagi tugas dirinya yang sangat banyak dari tugas kantor itu sama saja dirinya telah mengerjakan 3 tugas sekaligus walaupun sebenarnya tugas Salah satu tugas itu telah diminta oleh Aldi dan dalam pengerjaan Aldi


" tidak apa-apa ya sudah kau bisa tidak membantuku untuk menyembuhkan setidaknya menghilangkan rasa nyeri ini tanya Rizal kepada Azizah seketika Azizah pun langsung pergi mencari kotak P3K dan akhirnya dia pun menemukannya


Setelah itu dirinya pun mulai mengobati Rizal dengan Rizal yang sedikit meringis karena kesakitan sebenarnya dirinya bisa saja melawan namun


Namun dirinya tidak ingin dicap sebagai anak durhaka memukul mommy-nya seorang ibu yang telah melahirkannya


Hingga beberapa saat Akhirnya Rizal pun sudah disembuhkan lukanya walaupun tidak sembuh seluruhnya namun tidaknya redakan nyerinya


Tak lama akhirnya Aldi datang dengan wajah yang heran pasalnya melihat Rizal dengan wajah babak belur karena pukulan-pukulan Momi yang sangat kuat


" mengapa wajah tuan seperti itu?" Tanya Aldi dengan wajah yang kebingungan asalnya memang dirinya tidak melihat Mommy Citra yang lewat dirinya hanya melihat koridor yang kosong tidak ada orang satupun ya dirinya tidak curiga sama sekali karena memang sudah biasa hal tersebut terjadi


Masalah di lantai paling atas tersebut memang hanya diisi oleh CEO asisten CEO sekretaris dan manajemen keuangan kantor besar


Yang membuat ruangan koridor tersebut hanya kosong tanpa ada orang sama sekali terkecuali jika ada beberapa orang yang datang untuk ke ruangan sekretaris itu pun hanya ruangan sekretaris sisanya mereka tidak akan berani masuk ke ruangan CEO


" habis bertengkar dengan Mommy Citra lebih tepatnya Mommy Citra yang marah kepada Mas Rizal bukan Rizal yang mengatakan serta menjelaskan namun Azizah yang menjelaskan Walaupun ada beberapa yang salah


Namun itu dapat membantu Rizal karena Rizal tidak bisa berkata-kata lagi karena pipinya sangat nyeri dan saat ini pipinya sedang dikompres oleh Azizah


...****************...


Pov kepada Rian dan Vania

__ADS_1


Keseharian Rian dan Vania sangat tidak jauh dari sekolah dan bengkel


Setelah Rian mengantar Vania untuk sekolah biasanya Rian akan berangkat ke bengkel namun pada hari itu memang hari sedang banyak sekali pelanggan yang datang untuk mengunjungi


Pelanggan datang untuk mengunjungi bengkel miliknya dan tak lama akhirnya Vania pun datang


Seperti biasa setelah Vania sekolah dirinya akan datang ke bengkel sekedar untuk membantu bantu karena dirinya berpikir siapa tahu nanti pada saat dirinya kuliah dia bisa masuk ke dalam jurusan tentang otomotif


Walaupun saat ini dirinya hanyalah seorang gadis SMA namun tetap saja dirinya sangat tertarik dengan jurusan otomotif pada saat setelah menikah dengan Ryan


Karena Rian seringkali mengajak Vania untuk ke bengkel pada saat Vania sedang libur sekolah hal tersebut membuat Vania sangat senang karena dirinya sangat bosan berada di rumah


" Kakak sudah makan siang?" Tanya Vania kepada Ryan


" belum nih Aku lapar" ucap Rian ya lupa bawa Dirinya belum makan siang


" Ya sudah aku sudah membawa makanan yang tadi aku masak Semoga Kakak mau makan ya" ucap Vania


" Iya Vania aku akan memakannya setelah aku menyelesaikan ini"ucap Rian membuat Vania langsung mendatangi Rian dan membantu Rian untuk menyelesaikannya


" tapi kan ini tanggung tinggal dikit lagi aku aja yang mengerjakannya ya tanggung loh kalau digantung nanti bingung ngerjainnya lagi" kata-kata Rian membuat Vania seketika langsung berkata


" kalau kakak tidak makan nanti aku nangis loh" ucapan Vania membuat Rian menjadi membungkam dan ketar-ketir dirinya pun langsung Segera untuk mencuci tangannya hingga bersih tanpa ada oli sedikitpun dan akhirnya dia pun mulai memakan makanan yang telah disiapkan oleh Vania


dengan lahapnya Rian memakan hingga habis makanan tersebut membuat Vania yang telah selesai membereskan tugas Rian yang belum selesai pun tersenyum manisnya


saat ini Vania belum mencuci tangannya lalu dia pun mencuci tangannya pada saat Vania mau cuci tangannya Ryan pun membatin


" sebenar nya masakan ini sangat asin namun aku akan menghargainya aku akan mendukungnya hingga akhirnya dia pandai memasak apapun aku memuji masakan ini masakan yang sangat lezat" batin Rian dengan tersenyum


saat melihat Rian tersenyum sendiri membuat Vania terheran-heran


" Kakak kenapa tersenyum seperti itu Masakannya enak tidak?" tanya Vania yang memang dirinya baru pertama kali belajar masak setelah 1 bulan pernikahannya


" Enak kok Aku bahkan suka nanti kamu lain kali masakin untuk aku lagi ya Aku akan menyukainya apapun yang kau masak asalkan kau jangan mau masak untukku batu dan kayu" kata-kata Rian membuat Vania seketika terkekeh karena kata-kata yang sangat tidak masuk akal tersebut


" Oke Kak,..... Ya kali aku masakin Kakak batu dengan kayu nanti nggak bisa dikunyah dong" Celetuk Vania dengan pura-pura ngambek cemberut lalu mereka berdua pun tertawa

__ADS_1


" aku akan selalu menghargai langkahmu aku tidak akan meninggalkanmu Kau adalah seorang wanita yang akan menjadi istri pertama dan terakhirku kau selalu mencoba untuk menjadi yang lebih baik dari sebelumnya aku sangat sangat menghormatimu" batin Rian dengan wajah yang masih tersenyum pasca tertawa


" Oh ya Kak aku ini nanti sore kita belanja bulanan ya karena sudah habis"ucap Vania dengan sedikit malu


" Iya nanti kita akan ke supermarket untuk membeli barang bulanan, parfumku juga sudah habis hehehe" kekeh Rian


.


..


.


.


..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Halo semua apakabar nih semoga baik baik aja yahh jangan lupa like komen and follow babbay semuanya hihi

__ADS_1


__ADS_2