Rizal Rajendra

Rizal Rajendra
rencana pulang


__ADS_3

hingga hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menemukan segala informasi yang dia butuhkan untuk melakukan tugas dari sang ketua


"ini adalah etian ketua nmun yang mengedit sunggu sangat pandai dalam mengedit apapun " ucap nya


"siaap yng melakukan nya?"tanya Tasya dengan suara yang kejam


"dia adalah Audie Atmaja , seorang perempuan yang memiliki seribu satu cara untuk menjatuhkan mu karena dia iri pada mu yang mendapatkan segalanya"ucap anggota itu dengan tegas


Brakkkk


"kurang ajar" bentak Tasya


"ternyata dia telah bermain main dengan putri kesayangan Rajendra" ujar Tasya dengan pelan membuat semua ketakutan


Perempuan satu ini memang berhijab namun jika sudah di usik siapapun pasti akan menunduk ketakutan karena amarah nya yang terkadang tidak terkendali yang menbuat semua orang menjadi takut oleh amukan nya


"dan 1agi bos dia menguplod di sosial media dengan capiton putri keluarga Rajendra sangat amat centil dan kegatelan" ucap anggota itu dengan sejujur jujurnya dan dengan wajah pias ketakutan


"Dia telah berani mengusik putri keluarga Rajendra sama saja telahmenyalurkan nyawanya kepada keluarga Rajendra" ujar Tasya dengan marah


...****************...


pov kepada Rian


Hari semakin menjelang sore mommy Citra pun memutuskan untuk memasak


" Rian sayang mommmy bikinin kamu makanan kesukaan kamu nih"panggil mommy kepada Rian


" Vania sayang kamu juga udh mommy buatin makanan kesukaan kamu juga lohh"ucap nya lagi


Pada saat Vania dan Rian datang


"lohhh knp mommy gk bilang kalau mommy masak?, kan tadi bisa aku bantu biar mommy juga g kecapean pas pulang dari sini" tanya Vania


"gpp loh nak sekali kali mommy hanya ingin membuatkan makanan kesukaan kalian berdua yang sangat mudah mommy buat sendiri


"tpi kan bisa aku bantu siapa tau aku juga bisa tau resep rahasia mommy untuk makanan kesukaan kak Rian"ucap Vania


"nanti mommy kasih tau y yang penting knu bikinnya dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang jangan membuatdebgan amarah yang sedang memuncak karena membuat orang yng makan tidak selera karena makanan yng tidak enak/ tidak layak dimakan"ucap mommy Citra dengan panjang lebar


Yang hanya dilihat dengan heran oleh Vania


"oke mom"ucap nya


Mereka pun makan bersama dengan khidmat tanpa ada pembicaraaan lagi

__ADS_1


...****************...


Pov kepada Iqbal yang saat ini sedang berada di caffe miliknya


Dirinya sedang menghitung pengeluaran serta penghasilan yang di dapat oleh nya pada bulan ini


"hmmm bulan ini cukup stabil semoga bulan depan lebih stabil lagi"ucap Iqbal yang berbicara dengan seorang laki laki yang menjadi maneger disana


"jika bulan depan banyak pengeluaran namun pendapatan sedikit aku tak segan segan untuk memblack list kau dari perusahaan manapun" ucap Iqbal dengan tegas


hal tersebut membuat maneger itu menjadi ketakutan atas perkataan Iqbal yang menyeramkan


"iya tuan saya berjanji tidak akan mengecewakan tuan walau, saya sendiri tidak tahu sampai kapan saya tidak mengecewakan orang lain karena perbuatan aku sendiri"ucap maneger itu dengan tunduk


"oke baik lah "ucap Iqbal


lalu dia pun keluar dan melihat ada seorang laki laki bersama adik perempuan nya menggunakan pakaian yang lusuh mereka ingin sekali masuk kedalam caffe hanya dia bisa melihat caffe ini dengan tatapan nanar


Lalu dengan cekatan Iqbal menghampiri nya


"ada yang bisa saya bantu tuan?"tanya Iqbal saat melihat seorang laki laki berumur 9 tahun dengan adik nya yang terus menerus menunjuk pada caffe ini


"ahh, tidak tuan adik saya hanya melihat caffe ini" ucap laki laki itu dengan sopan santun


"eh jangan pergi sini aku ajak kalian berdua masuk" ucap Iqbal seraya menghalangi mereka berdua untuk pergi


"tapi tuan kami tidak ingin membuat pemilik caffe ini marah karena kami makan disini"ucap laki laki itu dengan tersenyum lalu kembali menarik tangan adik nya


"eh adek "panggil Iqbal kepada gadis yang di gandeng oleh laki laki itu


"iya om?"tanya gadis kecil itu


"makan disini yuk nanti kamu bilang makanan kesukaan kamu apa nanti akan aku buatkan spesial untuk mu"ucap Iqbal dengan bersemangat serta tersenyum jarang sekali diriny tersenyum


"tapi nanti kami takut di usir oleh pemilik caffe ini"ucap Gadis kecil itu


"heyy nak caffe ini adalah milikku jadi apapun yang aku lakukan tidak akan ada yang bisa menyela , fan tidak akan ada yang bisa membantah apapun yg katakan pula"ucap Iqbal


"benarkah om?"tanya gadis itu


"ya ampun apakah aku terlihat sangat tua gadis kecil?"tanya Iqbal dengan lembut


Lalu dengan tidak sengaja gadis kecil yang berumur 5 tahun itu melepas oegangan nya dengan kakak nya dan beralih memegang pipi Iqbal dengan lembut


"seperti orang berumur 20 tahun kakak jadi aku panggil om" ucap gadis itu dengan jujur apa adanya kepada Iqbal

__ADS_1


"yasudah tidak apa apa, tapi apa kau mau makan di caffe kecilku ini?" tanya Iqbal dengan wajah memohon


"boleh kakak?"tanya gadis itu wajah nya sudah terlihat kelaparan


Lalu mau tak mau laki laki itu pun menganggukan kepalanya


"yeyy om aku mau makan tempe goreng ada gk om?" tanya gadis itu dengan polos


"bahkan ayam pun ada"ucap Iqbal dengan wajah cerianya juga


Wajah gadis itu semakin bersemangat dan mereka pun masuk dengan gadis kecil itu di gendong oleh Iqbal


Mereka berdua pun makan dengan lahap karena saking kelaparan nya mereka berdua membuat Iqbal menjadi bersedih karena keluarganya dan dirinya kebingungan menghabiskan harta mereka sedangkan di luaran sana banyak orang yang kelaparan


...****************...


pov kepada Azizah dan Rizal


Sudah lama mereka berada di Istanbul sudah sekitar 13 hari dan malam nya adalah kepulangan mereka berdua ( Rizal dan azizah) ke Indonesia tempat tinggal mereka


Siang ini


saat ini Azizah sedang merapihkan pakaian nya dengan sang suaminya di kembalikan dari lemari hotel ke 3 koper dengan ukuran yang besar


Setelah itu Azizah pun beristirahat sebentar


"dek jalan jalan yuk ke pusat kuliner buat oleh oleh juga"ajak Rizal saat melihat istrinya sudah selesai melakukan packing pakaian pakaian yang akan di bawa dan di pastikan tidak akan ada yang tertinggal


"ayoo"ucap Azizah dengan dirinya yang langsung bangun dari rebahan nya namun justru pada saat ia berdiri dirinya justru oleng dan hampir jatuh beruntung Rizal membantu


"kamu kenapa dek?"tanya Rizal dengan panik


"gpp mas cuman emng udh jadi kebiasaan aku kalau bangun dari rebah dan aku langsung berdiri, aku akan oleng dan jatuh"ucap Azizah yang langsung mendapat Plototan dari Rizal


"sudah tahu kanu seperti itu knp kamu ulangi lagi" ucap Rizal dengan lembut namun tegas


"maaf mas aku terlalu senang sampai lupa dengan diri ku yang memiliki darah rendah"ucap Azizah yang membuat Rizal gemas


Dengan reflek Rizal mencubit hidung mancung Azizah yang tidak menggunakan cadar melainkan menggunakan pakaian yang dengan lengan pendek namun menggunakan celana yang panjangnya selutut dan bagian bawah lutut yaitu bagian betis putihnya terekspos bergitu saja tanpa penutup apapun itu


"ya sudah lain kali jangan di ulang ya"ucap Rizal dengan lembut


"maaf "cicit Azizah


"ayo berangkat

__ADS_1


__ADS_2