
" bapak kedatangan saya dengan Haikal di ini ingin mencari teman Haikal yang bernama Ammar Apakah Ammar sedang berada di rumah?" pertanyaan itu membuat laki-laki paruh baya tersebut terkejut lalu dirinya pun berkata
"Ammar saat ini sedang kami suruh untuk menjual hasil rongsokan kami karena hanya sedikit dan aku juga sedang merasakan sakit pada kakiku maka dari itu mau tak mau aku pun menyuruh Ammar untuk menjual hasil rongsokan itu kepada sebuah tempat" ucapan laki-laki itu pun dibalas anggukan oleh Iqbal
" mungkin 5 menit lagi Ammar akan pulang" pikir paruh baya itu.
5 menit pun berlalu akhirnya Amar pun datang dengan karung yang kosong dirinya pun masuk ke dalam rumah
" Assalamualaikum "pada saat dirinya melihat bahwa sahabatnya telah datang yaitu Haikal dirinya pun berteriak lalu memeluk tubuh Haikal
" Kamu ke mana aja selama ini aku sendirian tahu aku tidak ada teman bermain hanya kamu berdua saja menjadi temanku dan mengapa kau tidak datang bersama Aisyah?" pertanyaan beruntun membuat Haikal pun menjadi kebingungan dirinya bingung ingin menjawab apa yang terlebih dahulu akan ia jawab
" satu-satu kek nanyanya jangan beruntun seperti itu Aku juga jadi bingung ingin menjawab yang mana" Haikal pun sedikit cemberut karena sahabatnya ini begitu berlebihan menurutnya
" hehehe ya sudah ke mana saja selama ini aku sendirian aku tidak punya teman hanya kamu saja temanku?" akhirnya mau tak mau Ammar pun mengulangi perkataannya
" Aku sekarang sudah memiliki orang tua ini dia orang tuaku daddy Iqbal dia yang mengangkatku menjadi anak angkatnya" Lalu pada saat Ammar Melihat Iqbal dirinya pun langsung menyapa
" Paman jadi paman yang sudah mengangkat mereka berdua menjadi anak paman?" pertanyaan Amar pun membuat Iqbal tersenyum dan menganggukan kepalanya tanda dirinya setuju atas perkataan Ammar
" jaga dia ya Paman kadang dia suka nakal" ucapan Ammar pun membuat Haikal cemberut padahal dirinya sama sekali tidak nakal Mengapa dinilai nakal oleh sahabatnya ini
pada saat Iqbal melihat Haikal cemberut dirinya pun sedikit terkekeh atas ucapan Amar lalu dirinya pun menimpali apa yang dikatakan oleh Ammar
" Haikal nggak nakal kok cuman suka usil aja Iqbal pun membuat Haikal semakin cemberut sebenarnya pada dasarnya dirinya adalah orang yang mudah tertawa dan orang yang suka sekali cemberut
Namun karena dirinya adalah seorang kakak seorang laki-laki yang seharusnya melindungi adiknya pun tidak ingin adiknya melihat pada saat dirinya sedang cemberut
__ADS_1
namun hanya pada saat bersama sahabatnya lah dirinya bisa meluapkan seluruh emosinya Seperti contohnya dirinya ingin cemberut dirinya ingin tertawa bersama dirinya ingin bermain atau seperti apapun itu pasti akan bersama sahabatnya jika bersama adiknya kemungkinan ada beberapa yang ditutupi seperti
emosi ingin menangis namun dirinya selalu menahan hal tersebut agar tidak terlihat pada saat di depan wajah adiknya sebenarnya bertujuan agar adiknya tidak ikut menangis karena hal tersebut
" dan kau Haikal Mengapa kau tidak datang bersama adikmu juga Aisyah biasanya kau datang ke sini bersama Aisyah baru nanti Aisyah akan bermain bersama ibuku?"tanya Ammar membuat Haikal pun tersenyum manis
" Aisyah hari ini tidak bisa ikut karena dirinya ingin bermain bersama Omanya karena sudah berjanji akan bermain pada hari Minggu dan weekend lainnya" ucapan Haikal pun hanya dibalas Oh ria oleh Ammar
" Oh ya pak kedatangan saya ke sini juga Apakah bapak ingin bekerja di suatu panti asuhan sebenarnya saya sedang membuka lowongan untuk para orang yang bisa merawat anak-anak serta menjaga anak-anak Apakah bapak ingin bekerja di sana Jika Bapak ingin bekerja Saya menerima Bapak secara langsung dan bapak bisa bekerja besok pagi?"
pertanyaan tersebut membuat wajah kedua orang tua paruh baya tersebut pun berbinar bahagia mereka bahagia karena Bisa Memiliki pekerjaan Selain mencari rongsokan Siapa tahu pekerjaan ini menambah penghasilan mereka walaupun tidak seberapa setidaknya mereka masih bisa makan dengan layak
" Saya mau kami berdua Mau untuk bekerja di sana tapi apakah saya tahu lokasi di mana Panti Asuhan tersebut?" pertanyaan laki-laki paruh baya itu membuat Iqbal pun tersenyum
" tahu kok bahkan sering kali kalian berdua ke sana Panti Asuhan permata ibu ya lokasinya berada tidak jauh dari rumah kalian ini mungkin hanya 100 meter saja dari rumah" Hal itu membuat kedua orang tua tersebut pun bahagia mereka sebenarnya ingin sekali bekerja yang memiliki penghasilan cukup untuk mereka makan
" Kami mau bekerja di sana besok kami bisa bekerja dan semoga saja kami betah di sana" ucapan lagi-lagi paruh baya itu membuat Iqbal pun mengaminkannya
" Oh iya Ayah aku keluar sebentar ya" izin Haikal dirinya pun keluar dari rumah tersebut dan mengambil sesuatu barang yang ia butuhkan lalu pada saat dirinya setelah mengambil langsung dirinya masuk dan memberikannya kepada laki-laki yaitu ayah dari sahabatnya
" Ayah aku membelikan ini untuk Ayah semoga Ayah suka Lalu pada saat laki-laki perlu bayi tersebut melihat paper bag yang dibawa oleh Haikal dirinya pun mengatakan
" Ya Allah apakah ini tidak merepotkanmu nak tanya laki-laki tersebut yang tak lain adalah laki-laki baru bahaya tersebut
" tidak apa-apa ya sekali-kali Aku ingin membelikan Ayah hadiah ini baju yang aku berikan kepada ayah ingat loh dipakai ya besok aku sudah memilihnya aku bingung milihnya" ucapan Haikal pun membuat Iqbal terkekeh
" milih pakaian apa kemarin aja Suruh nyariin pakaian yang baik saja susah mencarinya aku yang harus membantumu untuk menjadi pakaian itu" hal tersebut membuat Haikal kembali cemberut dirinya kesal kepada sang Daddy karena seringkali meledeknya
__ADS_1
" Oh ya Setelah basa-basi lama seperti ini saya ingin bertanya siapa nama bapak sebenarnya?" tanya Iqbal "Saya Iqbal bapak siapa namanya?"
" Nama saya Zafran Na Sedangkan istri saya bernama Dewi" akhirnya setelah berpanjang lebar berbicara Iqbal pun memutuskan untuk pulang karena saat ini sudah menunjukkan pukul12.00
...****************...
karena Iqbal sudah merasakan lelah entah apa mengapa dirinya merasa sangat lelah padahal biasanya dirinya tapi tidak pernah tidur siang namun mengapa dirinya justru merasa letih sekali lalu pada saat sudah sampai dirinya pun bergegas untuk masuk ke kamar dan untuk istirahat
namun setelah dirinya salat baru dirinya pun tertidur pulas hingga akhirnya Ashar mendatang dirinya baru bangun dari tidurnya
dirinya merasa lelah hingga membuat dirinya terlewat batas waktu padahal seharusnya biasanya saat ini dirinya sedang mengaji namun Entah mengapa mungkin dirinya sehabis beraktivitas yang banyak membuat dirinya merasa lebih letih dibanding hari Biasanya
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
hello everybody aku update gua BAB ya Banyak juga ya semoga kalian suka jangan lupa like comment share follow and votenya jangan lupa babay