
"tidak apa apa bu hanya saja saya belum mendapatkan calon yang cocok untuk saya" ucap Indah
"kau kan cantik body mu juga bagus mengapa sampai saat ini kay masih belum menikah?"tanya Azizah lagi
"tidak ada yang tulus bu mereka memandang ku karena aku menjadi maneger keuangan di kantor besar ini"ucap Indah dengan wajah yang bersedih
"aku yakin kau pasti akan menemukan pujaan hati mu yg menerima mu apa adanya baik buruk nya kamu akan diterima oleh laki laki yg sudah di takdir kan oleh Allah untuk menjadi suami mu kelak"ucapan Azizah membuat Indah tertegun pasalnya dirinya selalu di.paksakan untuk menikah oleh orang tuanya
Yang membuat dirinya selalu menjadi sesosok yang tertutup tanpa berkata kepada siapa pun dia hanya diam saja tak jarang dia hanya menangis di pojokan karena kedua orang tuanya hanya ingin dia menikah dengan laki laki kaya membuat diriny tidak menyukai laki laki kaya
Tiba tiba saat mereka berdua sedang berbincang ada suara ketukan
Tok.. Tok... Tok...
"masuk"ucap Azizah lalu sesosok laki laki masuk kedalam ruangan itu yang tak lain adalah aldi
"kemana perginya tuan Rizal ,nyonya?"tanya Aldi membuat Azizah pun mencibikan bibirnya kembali kesal atas perkataan Aldi yang memanggil nya dengan sebutan nyonya
"jangan memanggil ku dengan sebutan nyonya jika tidak bersama mas Rizal karena aku malas mendengar nya aku lebih baik di panggil bu oleh kalian dari pada kalian memanggil ku dengan sebutan nyonya, karena aku merasa tidak pantas untuk di panggil dengan sebutan nyonya
"Bukan kah kau adalah istrinya Tuan Rizal sudah sepastinya kami semua memanggil mu dengan sebutan nyonya?"tanya Aldi dengan heran karena baru kali ini dirinya menemukan wanita yang berbeda
Wanita yang tidak ingin dirinya di panggil dengan sebutan nyonya karena sebagian perempuan kaya mereka akan senang jika di panggil dengan sebutan nyonya
Namun Azizah berbeda dirinya merasa risih jika di panggil dengan sebutan nyonya lebih baik di panggil dengan sebutan ibu atau adek bahkan kakak
"tapi aku tidak mau pak asisten" ucap Azizah dengan menekankan kata "pak asisten"
" ok ok ya sudah Azizahh"ucap Aldi dengan sedikit merajuk karena kesal kepada istri tuan nya ini yng sangt berbeda dari wanita lain yag ingin sekali di panggil dengan sebutan nyonya ataupun nona
"nah gitu dong , gitu doang aja susah"ucap Azizah membuat Aldi hampir naik pitam jika didepan nya bukan lah perempuan sudha di pastikan orang itu akan babak belur karen ulah Aldi yang tiba tiba secara brutal menyerang
"sabar Aldi dia perempuan selain itu pula dia adalah istri dari bos mu" batin Aldi dengan wajah kesal kepada Azizah
Lalu dia pun keluar begitu saja dengan wajah kesal
Dan 10 menit kemudian Indah berpamitan untuk kembali ke ruangan nya
Tak lama akhir nya Rizal pun sampai di kantor dengan wajah kusam, dan kusut karena kesal kepada Rangga yang berfikir tidak dewasa padahal umur Rangga sudah 25 tahun yang sudah seharusnya memiliki otak dewasa dan mengalah kepada gadis masih berumur 18 dan umur nya sangat muda untuk memimpin
Pada saat melihat Azizah wajah dia pun langsung berbinar karena wajah Azizah saat ini yang tidak menggunakan cadar nya
"kenapa di lepas nanti ada Aldi atau yang lain aku g rela"ucap Rizal dengan mencium seluruh wajah Azizah mulai dari kening, mata, pipi,hidung hingga bibir nya
__ADS_1
"gak papa aku hanya ingin seperti ini saja dan Aldi mauoun yang kain sudah ku usir untuk fokus bekerja " ucap Azizah yang bergelayut manja kepada Rizal
"kamu kenapa hmm?" tanya Rizal yang tak peka
"gak papa masa aku cuman mau manja g boleh?" tanya Azizah dengan mata yang sudah berair
" kata siapa g boleh kamu boleh banget kok klo mau manja sama aku bahkan aku senang sekali jika kau bermanja kepada ku "ucap Rizal lalu Azizah pun bergelayut manja lagi dengan kepalanya di senderkan di tangan Rizal
Tiba tiba
Tok.. Tok.... Tok...
lalu dengan sekilat Rizal mengambilkan cadar Azizah dan memberikan ny kepada Azizah
Dan Azizah pun langsung menerima nya dan menggunakan nya
"masuk"ucap Rizal pada saat Azizah sedang membenarkan cadar nya
dan pintu pun terbuka terlihat ada Aldi yang baru masuk kedalam
"ada apa Aldi?"tanya Rizal dengan heran
"tuan ada meeting yang di adakan 30 menit lagi di caffe xxxx"ucap Aldi yang membuat Azizah terheran heran
"mengapa klien itu tidak konfirmasi dengan ku?" tanya Azizah dengan melirik kearah suami nya
"ohh begitu ya sudah tapi berkas belum aku siapkan" ucap Azizah
"berkas itu sudah saya siapkan nyonya"ucap Aldi yang hanya memanggi dengan sebutan nyonya di depan Rizal
"jadi mana berkas itu?" tanya Azizah dengan mengadahkan tangannya meminta berkas yang akan di bawa
"biar saya saja yg membawanya nyonya, nyonya tidak perlu membawa apa apa"ucap Aldi membuat Azizah merajuk
"kan aku sekretaris nya bukan kamu nanti kan kamu bisa bawa berkas penting lain yang harus kamu bawa" ucap Azizah dengan kesal
"eeee ya sudah kalau begitu, ini" ucap Aldi lalu memberikan berkas yang akan di bahas pada saat meeting nanti
akhirnya mereia pun berangkat
setelah sampai mereka pun memesan minuman setelah klien datang dan minuman yang di pesan telah di minum sedikit mereka semua pun langsung memilai Meeting itu
Azizah dengan tenang menerangkan segalanya dan di akhir mereka pun menyetujui kerjasama itu
__ADS_1
" terimakasih Tuan Rizal kami sangat senang sekali jika bisa bekerja sama dengan Tuan "ucap klien tersebut dengan senyuman hormat nya kepada Rizal seraya menjabat tangan Rizal
"iya sama sama semoga kerja sama ini bisa berlanjut hingga sukses"ucap Rizal dengan tegas dan wajah yang datar
setelah meeting tersebut selesai mereka pun akhirnya memutuskan langsung kembali ke kantor
Pada sast dimobil
Azizah pun bergelayut manja entah mengapa dirinya tidak ingin berpisah sedikit pun dengan Rizal
Bahkan pada saat Rizal ke markas kembali sebenar nya hati Azizah sakit dan Azizah ingin sekali menangis namun karena kedatangan Indah membuat nya melupakan tangisan nya dan bercerita panjang lebar dengan Indah membuat nya betah
Serta Azizah bisa meledeki Indah yang blum menikah di umur nya yang sudah 23 tahun walaupun dirinya heran mengapa dia bisa meledeki Indah habis habisan
Seperti membully padahal dulu nya dia hanya diam jika ada orang yang belum menikah padahal umurnya sudah 30 tahun
dengan segala kepekaan nya Rizal pun mencium kening Azizah membuat Aldi mencibikan kesal karena merasa terabaikan oleh Rizal dan Azizah
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hallo semuanya semoga kalian sehat selalu hehehe author juga lagi sakit , kit ati hehehe makasih semua yang sudah mau membaca novel ku jangan lupa like yahh jangan read doang
Aku gk maksa kalian komentar,dan follow setidaknya kalian hargai aku dengan like saja aku sudah senang kok semoga bisa berteman baik